MANAGED BY:
SELASA
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 28 September 2020 18:50
Peti Mati Ramah Lingkungan

PROKAL.CO,

PERUSAHAAN rintisan Belanda bernama Loop menciptakan peti mati yang bisa terurai secara alami. Peti tersebut terbuat dari jamur miselium. Sehingga diklaim bisa mengubah tubuh manusia yang membusuk menjadi nutrisi utama bagi tanaman.

Miselium diklaim sebagai pendaur ulang alam. Tidak hanya menetralkan racun dan menyediakan makanan segar untuk semua yang tumbuh di atas tanah. Serat miselium bisa digunakan untuk membuat apa saja mulai makanan, pakaian, kemasan, hingga peti mati.

Dikutip dari The Guardian kemarin (27/9), biodesigner Universitas Teknik Delft, Belanda Hendrikx mengatakan, proses di mana tubuh manusia dalam peti mati tradisional menjadi kompos sering memakan waktu satu dekade atau lebih. Hal itu akibat pengaruh kayu dan logam pada peti mati, serta pakaian sintetis yang diketahui sulit hancur.

Sementara peti mati miselium akan diserap kembali ke dalam tanah dalam waktu satu bulan atau enam minggu. Selain itu, secara aktif berkontribusi pada dekomposisi penuh tubuh yang dikandungnya dan memperkaya kualitas tanah di sekitarnya dalam jangka waktu dua hingga tiga tahun.

Bekerja sama dengan dua koperasi pemakaman di Den Haag, startup tersebut telah menghasilkan 10 peti mati dengan biaya masing-masing sekitar Rp 21,8 juta. Namun, harga itu bisa menurun secara signifikan jika produksi meningkat.

Melansir laman resmi Universitas Delf, miselium biasanya tumbuh di bawah tanah dalam struktur akar kompleks pohon, tumbuhan, dan jamur. Miselium adalah organisme hidup yang bisa menetralkan semua jenis zat beracun dan memberi nutrisi pada semua yang tumbuh di atas tanah.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 20 Oktober 2020 11:12

Indonesia Mau Beli Jet Tempur F- 35...??

JAKARTA – Komisi I DPR RI merespon positif kunjungan Menteri…

Selasa, 20 Oktober 2020 10:21

Mulai Bulan Depan, 9,1 Juta Orang di Indonesia Divaksin

JAKARTA- Mulai bulan depan, alias bulan November hingga Desember 2020,…

Senin, 19 Oktober 2020 18:00

Terminal Batu Bara Curah Ditutup, Pemprov: Tak Pengaruh ke PAD

BALIKPAPAN-Pro dan kontra penutupan terminal batu bara curah di kawasan…

Senin, 19 Oktober 2020 15:58

Buruh Minta Upah Minimum 2021 Tetap Naik

 JAKARTA-- Jelang penetapan upah minimum 2021, serikat pekerja/buruh menuntut agar…

Senin, 19 Oktober 2020 15:52

Maksimalkan Industri Hilir Batu Bara

Pengusaha batu bara di Kaltim dan pemerintah daerah diminta satu…

Senin, 19 Oktober 2020 15:50
Alotnya Repatriasi Barang-Barang Bersejarah Indonesia di Belanda

Akankah Berlian Banjarmasin Kembali ke Indonesia?

Yang paling menjadi pertimbangan pemerintah sebelum mengajukan permintaan pengembalian: nilai…

Senin, 19 Oktober 2020 15:43

Nogo Siluman, Kembali Dua Abad Kemudian

DI MANA sejatinya keris Kiai Nogo Siluman? Kalau disimpan di…

Senin, 19 Oktober 2020 12:20

Kebangkitan Pariwisata Balikpapan di Era New Normal

ADA QR   OKTAVIA MEGARIA/KP AGAR PARIWISATA MENGGELIAT: Hetifah Sjaifudian…

Senin, 19 Oktober 2020 12:19

Fosil Dinosaurus Laku Rp 42,9 Miliar

FOSIL dinosaurus Allosaurus laku terjual dalam lelang di Paris, Prancis…

Senin, 19 Oktober 2020 12:11

NasDem Akhirnya Bersikap, Dukung Kolom Kosong di Pilkada Balikpapan

Setelah batal mengusung calon wali kota atau wakil wali kota,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers