MANAGED BY:
SELASA
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 28 September 2020 18:49
Riset Sementara, Longsor di Selat Makassar Berdampak ke IKN
Salah satu sudut Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang daerahnya akan dijadikan IKN.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN­-Potensi tsunami di ibu kota negara (IKN) baru kembali menjadi perhatian. Hasil studi sementara peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB), menyebutkan longsor bawah laut atau gempa tektonik di Selat Makassar dapat memicu tsunami di wilayah Kaltim. Penelitian itu dipimpin oleh guru besar Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB, Prof Sri Widyantoro.

“Ini terkait BMKG juga. Bagaimanapun juga tsunami akan sampai ke Kalimantan bagian timur, jika sumbernya itu ada di Selat Makassar,” kata Widyantoro dalam webinar bertemakan "Potensi Tsunami Senyap dan Upaya Mitigasinya di Indonesia," Sabtu (26/9). Lanjut dia, penelitian melibatkan kolaborasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Informasi Geospasial (BIG) dan peneliti dari Universitas Cambridge, Inggris.

Rektor Universitas Kristen Maranatha ini menerangkan, dari riset yang masih berjalan ini, diharapkan dapat mengetahui sumber gempa yang barangkali belum dikenali. Dengan memasang ocean bottom seismometer (OBS) di Selat Makassar. Di mana ada 27 OBS yang dipasang pada Agustus 2019 lalu. Namun, hanya 12 unit yang bisa diambil hingga Agustus 2020 lalu. Sementara 15 unit lainnya dinyatakan hilang. Diduga kehabisan baterai, karena berada sekira setahun di lautan. Dengan demikian, rekomendasi sementara dari riset tersebut adalah perlu dilakukan penguatan atau penambahan instrument untuk Ina-TEWS (Tsunami Early Warning System) submarine dan sea level pada Selat Makassar.

Juga, perlu dilakukan penguatan Earthquake Early Warning System (EEWS) untuk lokasi calon IKN, yang berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Paser Utara (PPU) hingga Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). “Karena pasti akan melibatkan infrastruktur yang paling penting di sana,” pesan dia. 

Widyantoro menerangkan, semua yang dilakukan pihaknya, dengan berkolaborasi beberapa badan maupun kementerian, terkait pemindahan pusat pemerintahan negara dari Jakarta ke Kaltim sebagai langkah pencegahan. “Dengan hasil riset ini, bisa diterima sebagai masukan untuk peningkatan usaha atau mitigasi yang efektif,” ucapnya.

Menurut dia, tim peneliti merekomendasikan perlu dilakukan mikrozonasi seismik atau membuat zonasi berdasarkan perbedaan intensitas guncangan. Yang mungkin terjadi dengan menggunakan data kondisi tanah setempat. Tujuannya, memperkirakan respons lapisan tanah dan riset terkait di Kaltim. Seperti yang telah dilakukan oleh beberapa peneliti di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 20 Oktober 2020 11:12

Indonesia Mau Beli Jet Tempur F- 35...??

JAKARTA – Komisi I DPR RI merespon positif kunjungan Menteri…

Selasa, 20 Oktober 2020 10:21

Mulai Bulan Depan, 9,1 Juta Orang di Indonesia Divaksin

JAKARTA- Mulai bulan depan, alias bulan November hingga Desember 2020,…

Senin, 19 Oktober 2020 18:00

Terminal Batu Bara Curah Ditutup, Pemprov: Tak Pengaruh ke PAD

BALIKPAPAN-Pro dan kontra penutupan terminal batu bara curah di kawasan…

Senin, 19 Oktober 2020 15:58

Buruh Minta Upah Minimum 2021 Tetap Naik

 JAKARTA-- Jelang penetapan upah minimum 2021, serikat pekerja/buruh menuntut agar…

Senin, 19 Oktober 2020 15:52

Maksimalkan Industri Hilir Batu Bara

Pengusaha batu bara di Kaltim dan pemerintah daerah diminta satu…

Senin, 19 Oktober 2020 15:50
Alotnya Repatriasi Barang-Barang Bersejarah Indonesia di Belanda

Akankah Berlian Banjarmasin Kembali ke Indonesia?

Yang paling menjadi pertimbangan pemerintah sebelum mengajukan permintaan pengembalian: nilai…

Senin, 19 Oktober 2020 15:43

Nogo Siluman, Kembali Dua Abad Kemudian

DI MANA sejatinya keris Kiai Nogo Siluman? Kalau disimpan di…

Senin, 19 Oktober 2020 12:20

Kebangkitan Pariwisata Balikpapan di Era New Normal

ADA QR   OKTAVIA MEGARIA/KP AGAR PARIWISATA MENGGELIAT: Hetifah Sjaifudian…

Senin, 19 Oktober 2020 12:19

Fosil Dinosaurus Laku Rp 42,9 Miliar

FOSIL dinosaurus Allosaurus laku terjual dalam lelang di Paris, Prancis…

Senin, 19 Oktober 2020 12:11

NasDem Akhirnya Bersikap, Dukung Kolom Kosong di Pilkada Balikpapan

Setelah batal mengusung calon wali kota atau wakil wali kota,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers