MANAGED BY:
SENIN
06 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 28 September 2020 18:49
Riset Sementara, Longsor di Selat Makassar Berdampak ke IKN
Salah satu sudut Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang daerahnya akan dijadikan IKN.

BALIKPAPAN­-Potensi tsunami di ibu kota negara (IKN) baru kembali menjadi perhatian. Hasil studi sementara peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB), menyebutkan longsor bawah laut atau gempa tektonik di Selat Makassar dapat memicu tsunami di wilayah Kaltim. Penelitian itu dipimpin oleh guru besar Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB, Prof Sri Widyantoro.

“Ini terkait BMKG juga. Bagaimanapun juga tsunami akan sampai ke Kalimantan bagian timur, jika sumbernya itu ada di Selat Makassar,” kata Widyantoro dalam webinar bertemakan "Potensi Tsunami Senyap dan Upaya Mitigasinya di Indonesia," Sabtu (26/9). Lanjut dia, penelitian melibatkan kolaborasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Informasi Geospasial (BIG) dan peneliti dari Universitas Cambridge, Inggris.

Rektor Universitas Kristen Maranatha ini menerangkan, dari riset yang masih berjalan ini, diharapkan dapat mengetahui sumber gempa yang barangkali belum dikenali. Dengan memasang ocean bottom seismometer (OBS) di Selat Makassar. Di mana ada 27 OBS yang dipasang pada Agustus 2019 lalu. Namun, hanya 12 unit yang bisa diambil hingga Agustus 2020 lalu. Sementara 15 unit lainnya dinyatakan hilang. Diduga kehabisan baterai, karena berada sekira setahun di lautan. Dengan demikian, rekomendasi sementara dari riset tersebut adalah perlu dilakukan penguatan atau penambahan instrument untuk Ina-TEWS (Tsunami Early Warning System) submarine dan sea level pada Selat Makassar.

Juga, perlu dilakukan penguatan Earthquake Early Warning System (EEWS) untuk lokasi calon IKN, yang berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Paser Utara (PPU) hingga Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). “Karena pasti akan melibatkan infrastruktur yang paling penting di sana,” pesan dia. 

Widyantoro menerangkan, semua yang dilakukan pihaknya, dengan berkolaborasi beberapa badan maupun kementerian, terkait pemindahan pusat pemerintahan negara dari Jakarta ke Kaltim sebagai langkah pencegahan. “Dengan hasil riset ini, bisa diterima sebagai masukan untuk peningkatan usaha atau mitigasi yang efektif,” ucapnya.

Menurut dia, tim peneliti merekomendasikan perlu dilakukan mikrozonasi seismik atau membuat zonasi berdasarkan perbedaan intensitas guncangan. Yang mungkin terjadi dengan menggunakan data kondisi tanah setempat. Tujuannya, memperkirakan respons lapisan tanah dan riset terkait di Kaltim. Seperti yang telah dilakukan oleh beberapa peneliti di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya.

Terpisah, Muhamad Sadly selaku deputi Bidang Geofisika BMKG mengatakan, semua masukan dan riset yang terbaru terkait dengan gempa bumi dan tsunami diperlukan untuk memperkuat Ina TEWS BMKG. “Siapa pun yang bisa berkontribusi untuk mengembangkan dan memajukan sistem peringatan dini kita, kita terbuka bersama-sama,” katanya. Sebelumnya, BMKG menyebutkan, potensi tsunami berada di wilayah pesisir pantai Kalimantan di bagian selatan membentang sampai utara Kalimantan. Yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Sesuai peta yang dikeluarkan BMKG, potensi tsunami masih memungkinkan terjadi mulai pesisir Banjarmasin (Kalsel), lalu memanjang ke Balikpapan (Kaltim), Palangka raya (Kalteng) dan berakhir di Tarakan (Kaltara).

“Kapan, di mana, dan seberapa besarnya serta ketepatan waktunya belum bisa diprediksikan,” sambung Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Balikpapan Mudjianto.  Dia melanjutkan, selama tidak ada peringatan dini tsunami dari BMKG, tidak ada potensi tsunami, sehingga masyarakat diimbau tetap tenang. Tsunami bisa terjadi di Selat Makassar baik pantai barat Sulawesi atau pantai timur Kalimantan akibat gempa tektonik. Selain itu, bisa akibat longsoran dasar laut. “Tetapi jika terjadi gempa berpotensi tsunami, BMKG akan memberikan peringatan dini tsunami atau warning tsunami,” imbuh dia. (kip/riz/k16)

 


BACA JUGA

Minggu, 05 Desember 2021 16:47

Awal Tahun, Sekolah Tatap Muka Direncanakan Serentak

SAMARINDA-Pembelajaran tatap muka (PTM) untuk SMA sederajat direncanakan dilakukan Januari…

Minggu, 05 Desember 2021 16:44

Pemindahan IKN Tak Berdampak Putusan MK

Omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja yang dinyatakan inkonstitusional seolah-olah membela…

Minggu, 05 Desember 2021 11:57

13 Warga Meninggal Akibat Letusan Gunung Semeru

Sebanyak 13 warga dilaporkan meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru…

Sabtu, 04 Desember 2021 20:38

Jembatan Mahakam IV Ditutup Mulai Besok Hingga Sepekan ke Depan

SAMARINDA - Sejak Sabtu 4 Desember 2021 beredar pengumuman terkait…

Sabtu, 04 Desember 2021 11:51
Permintaan Batu Bara yang Tinggi Diprediksi Berlangsung hingga 2022

Ekspor Kaltim Terbesar Kedua di Indonesia

Tingginya permintaan batu bara punya dampak penting bagi Kaltim. Salah…

Jumat, 03 Desember 2021 21:06

Pembelajaran Tatap Muka akan Digelar 100 Persen di Januari 2022

SAMARINDA - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim…

Jumat, 03 Desember 2021 12:00
Tak Ada Dalam Data KSOP, Disinyalir Gunakan Izin Perusahaan Lain

Bongkar Muat Bara Bara di Pelabuhan Ilegal

BALIKPAPAN-Tingginya harga batu bara akhir-akhir ini membuat aktivitas bongkar muat…

Jumat, 03 Desember 2021 11:56
Penundaan Berlarut Pembayaran Lahan Seksi 5 Tol Balsam

Polemik Ganti Rugi Lahan Tol, Warga Ancang-Ancang Laporkan Dugaan Malaadministrasi

BALIKPAPAN–Para pemilik lahan di RT 37, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan…

Jumat, 03 Desember 2021 11:55

Empat Ribu Ahli Waris Korban Covid-19 Terima Santunan, Per Orang Diberi Rp 10 Juta

SAMARINDA-Pemprov Kaltim memastikan anggaran biaya tak terduga (BTT) pada 2022…

Jumat, 03 Desember 2021 09:58

Tumpang Tindih Lahan Seksi 5 Tol Balsam yang Belum Tuntas hingga Saat Ini, BPN Seharusnya Menjadi Mediator

Masyarakat yang memiliki hak atas lahannya yang terdampak pembangunan jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers