MANAGED BY:
SELASA
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 28 September 2020 17:57
Penjaga Rumah Aman Tak Boleh Sembarangan
Tersangka Persetubuhan Diusulkan Dikeluarkan dari Forkomda
Hadijah

PROKAL.CO,

TANA PASER-Ulah tersangka persetubuhan terhadap anak di bawah umur, RCS (25), telah mencoreng nama lembaganya. Yakni, Forum Komunikasi Daerah Partisipasi Masyarakat untuk Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (Forkompda PMPPA) Usuk Bulau Paser. Lembaga di bawah Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Paser, mengusulkan agar RCS dikeluarkan dari keanggotaan forum. "Kita tidak ingin di keanggotaan ada tersangkut pidana," kata Kepala DPPKBP3A Paser Hadijah, belum lama ini.

Hadijah menegaskan Forkomda tidak pernah menugaskan RCS untuk menjaga lima anak di bawah umur yang tinggal di Rumah Singgah Pasien (RSP) milik Yayasan Paser Peduli itu. Hingga akhirnya RCS melakukan tindak pidana yaitu persetubuhan ke salah satu anak. Kebetulan lima anak tersebut sementara tinggal di RSP karena menjadi saksi di kasus prostitusi online, sembari menunggu jadwal sidang, dititipkan di sana karena dari Kalimantan Selatan (Kalsel).

Selain itu sejak dibentuknya Forkomda Usuk Bulau ini pada awal tahun, Hadijah menegaskan tidak pernah ada anggaran masuk ke lembaga tersebut dari instansinya. Ditanya apakah DPPKBP3A tidak memiliki rumah aman sendiri, selama ini memang tidak punya. Ke depan memang harus punya, entah itu di bawah dinasnya ataupun Dinas Sosial.   

 "Termasuk sumber daya manusianya yang menjaga. Itu tidak bisa sembarang petugasnya, apalagi banyak kasus terhadap anak selama ini," tutur Hadijah. Kata dia, saat ini banyak aset bangunan pemkab yang kosong, salah satunya, bisa digunakan untuk rumah aman khusus anak atau perempuan.

Sehingga kasus di RSP tidak terulang lagi. Kini lima anak di bawah umur kasus prostitusi dan persetubuhan itu sudah mengikuti sekali sidang di Pengadilan Negeri Tanah Grogot pada 22 September lalu. Dan pada 25 September lalu, Dinas Sosial Paser telah menganggarkan mereka untuk ke Dinas Sosial Pemprov Kalsel di Banjarmasin. Karena telah diperbolehkan jaksa untuk pulang setelah mengikuti sekali sidang.

Diketahui, kasus persetubuhan yang dilakukan RCS terungkap pertengahan bulan ini. Korbannya merupakan pelaku prostitusi online di bawah umur yang sekira dua bulan diungkap Jatanras Polda Kaltim di Paser. "Tersangka (RSC) merupakan orang yang ditugaskan menjaga para korban prostitusi ini, namun justru dia menyetubuhi," kata Eko Susanto, Senin (14/9), seperti diberitakan sebelumnya. Para pelaku prostitusi yang berjumlah lima orang itu, semuanya di bawah umur dan berstatus saksi. Satu di antaranya kini tengah hamil tiga bulan sebelumnya saat masih menjadi pelaku prostitusi, lalu malah disetubuhi oleh tersangka RCS (25). 

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Oktober 2020 17:14

Awalnya Proses Pembayaran Lancar, Setelah Itu....

BELUM lama ini, sejumlah korban penipuan yang mayoritas ibu-ibu membuat…

Selasa, 20 Oktober 2020 17:13
Berkedok Arisan, Kerugian Korban Mencapai Rp 5 M

Perempuan Tersangka Investasi Bodong Ditahan

Masih saja ada yang berani melakukan praktik penipuan berkedok investasi…

Selasa, 20 Oktober 2020 10:15

Pjs Bupati Kutai Barat Tekankan Netralitas ASN

SENDAWAR - Netralitas aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Kutai…

Selasa, 20 Oktober 2020 10:12

Pemkab Kutim Utamakan Pemulihan Ekonomi

SANGATTA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 Kutai…

Selasa, 20 Oktober 2020 10:11

Usahakan Semua Masyarakat Berau Dapat Vaksin

TANJUNG REDEB – Terkait program yang akan dilakukan Presiden Joko…

Selasa, 20 Oktober 2020 10:11

Tuntut Perusahaan Perbaiki, Warga Tutup Jalan

Senin (19/10), beberapa kelompok masyarakat Kampung Tasuk melakukan penutupan jalan…

Selasa, 20 Oktober 2020 10:09

Hotel Alih Fungsi, Sementara Jadi Tempat Isolasi, Siapkan Dana Tambahan

Semakin mengkhawatirkan, meningkatnya angka Covid-19 di Kutim membuat pemkab harus…

Selasa, 20 Oktober 2020 09:48

KPU Kukar Dorong Peningkatan Partisipasi Pemilih, Target 77 Persen

TENGGARONG - Upaya KPU Kukar melakukan peningkatan partisipasi pemilih di…

Senin, 19 Oktober 2020 16:25

Asosiasi Kurir Keluhkan Retribusi Parkir

TANA PASER - Asosiasi Kurir Paser (AKP) menyampaikan keluhannya terkait…

Senin, 19 Oktober 2020 16:23

657 Orang Terjaring Yustisi

PENAJAM-Pengetatan protokol kesehatan terus dilakukan tim gabungan. Razia di tempat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers