MANAGED BY:
SELASA
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 26 September 2020 13:00
Waswas Lonjakan Kredit Macet
ilustrasi

PROKAL.CO,

Risiko kredit perbankan di Balikpapan pada triwulan II 2020 mengalami kenaikan signifikan. Sektor angkutan tercatat menyumbang peningkatan non-performing loan (NPL) paling tinggi.

BALIKPAPAN–Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Balikpapan Bimo Epyanto mengatakan, pada masa pandemi Covid-19, NPL pada triwulan II menjadi sebesar 7,90 persen atau di atas threshold 5 persen. Berdasarkan sektor ekonomi, risiko kredit tertinggi terjadi pada sektor angkutan dengan angka NPL sebesar 29,12 persen atau meningkat tajam dibandingkan triwulan sebelumnya yang hanya sebesar 1,96 persen.

Sementara itu, NPL sektor perdagangan melonjak dari 5,06 persen menjadi 16,45 persen. “Adanya kebijakan pembatasan perpindahan penduduk antar-wilayah turut mendorong penurunan kinerja sektor angkutan terutama penutupan bandara dan pelabuhan yang sempat dilakukan pemerintah dan otoritas terkait sebagai langkah antisipasi mengurangi jumlah pemudik selama pandemi,” ucapnya, Jumat (25/9).

Di samping itu, penurunan kinerja di sektor perdagangan merupakan dampak kebijakan pengetatan sosial. Pendapatan pelaku usaha turun sehingga melemahkan kemampuan bayar utangnya. “Di sisi lain, risiko likuiditas perbankan yang tecermin dari rasio Loans to Deposit Ratio (LDR) relatif membaik dari 100,98 persen menjadi 94,22 persen pada triwulan II 2020,” tuturnya.

Sementara itu, rasio Current Account Saving Account (CASA) meningkat yang menunjukkan komposisi dana murah (giro dan tabungan) perbankan di Balikpapan mencapai 66,82 persen, naik dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 66,75 persen.

Menurut dia, penurunan kinerja usaha pada berbagai sektor ekonomi selama adanya pandemi Covid-19 berdampak terhadap penurunan kemampuan membayar pinjaman para pelaku usaha termasuk UMKM. Kondisi tersebut, mendorong perbankan melakukan program restrukturisasi kredit yang mengacu Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No.11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Counter Cyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 yang berlaku per Maret 2020 hingga Maret 2021.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 20 Oktober 2020 11:12

Indonesia Mau Beli Jet Tempur F- 35...??

JAKARTA – Komisi I DPR RI merespon positif kunjungan Menteri…

Selasa, 20 Oktober 2020 10:21

Mulai Bulan Depan, 9,1 Juta Orang di Indonesia Divaksin

JAKARTA- Mulai bulan depan, alias bulan November hingga Desember 2020,…

Senin, 19 Oktober 2020 18:00

Terminal Batu Bara Curah Ditutup, Pemprov: Tak Pengaruh ke PAD

BALIKPAPAN-Pro dan kontra penutupan terminal batu bara curah di kawasan…

Senin, 19 Oktober 2020 15:58

Buruh Minta Upah Minimum 2021 Tetap Naik

 JAKARTA-- Jelang penetapan upah minimum 2021, serikat pekerja/buruh menuntut agar…

Senin, 19 Oktober 2020 15:52

Maksimalkan Industri Hilir Batu Bara

Pengusaha batu bara di Kaltim dan pemerintah daerah diminta satu…

Senin, 19 Oktober 2020 15:50
Alotnya Repatriasi Barang-Barang Bersejarah Indonesia di Belanda

Akankah Berlian Banjarmasin Kembali ke Indonesia?

Yang paling menjadi pertimbangan pemerintah sebelum mengajukan permintaan pengembalian: nilai…

Senin, 19 Oktober 2020 15:43

Nogo Siluman, Kembali Dua Abad Kemudian

DI MANA sejatinya keris Kiai Nogo Siluman? Kalau disimpan di…

Senin, 19 Oktober 2020 12:20

Kebangkitan Pariwisata Balikpapan di Era New Normal

ADA QR   OKTAVIA MEGARIA/KP AGAR PARIWISATA MENGGELIAT: Hetifah Sjaifudian…

Senin, 19 Oktober 2020 12:19

Fosil Dinosaurus Laku Rp 42,9 Miliar

FOSIL dinosaurus Allosaurus laku terjual dalam lelang di Paris, Prancis…

Senin, 19 Oktober 2020 12:11

NasDem Akhirnya Bersikap, Dukung Kolom Kosong di Pilkada Balikpapan

Setelah batal mengusung calon wali kota atau wakil wali kota,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers