MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Kamis, 24 September 2020 15:16
Penembak John Lennon Minta Maaf pada Yoko Ono
John Lennon. (DAILYMAIL)

PROKAL.CO,

Pembunuh John Lennon, Mark Chapman mengakui perbuatannya. Dia nekat melakukan aksinya demi kebanggaan dirinya sendiri. Hal itu terungkap di transkrip sidang dewan pembebasan bersyarat yang berlangsung pada bulan lalu. Rekaman sidang tersebut dirilis pihak berwenang pada Senin (21/9).

Agenda hearing itu merupakan yang kedua belas, setelah dewan pembebasan bersyarat menolak 11 kali pembebasan bersyarat yang diajukan sebelumnya. Chapman mengaku terobsesi akan popularitas Lennon.

”Saya membunuhnya… karena dia sangat, sangat, sangat terkenal dan tak ada alasan lainnya. Saat itu, saya sangat, sangat, sangat amat menginginkan kejayaan diri. Sangat egois,” ucap pria berumur 65 tahun itu sebagaimana dikutip Billboard.

Chapman mengakui tragedi yang terjadi nyaris empat dekade lalu itu sangat mengerikan. John Lennon meninggal setelah ditembak pada 8 Desember 1980 di luar apartemen Upper West Side, Manhattan. Saat itu, gitaris The Beatles tersebut baru saja kembali ke apartemen bersama sang istri, Yoko Ono. Sebelum tragedi tersebut terjadi, Lennon sempat melaksanakan penandatanganan album Double Fantasy.

Chapman mengikuti acara tersebut. ”Sejujurnya, dia sangat baik di hari itu,” ucapnya. Dia mengaku menyesal dan tak henti memikirkan dampak tragedi tersebut pada Ono. ”Saya ingin menekankan lagi bahwa itu sebuah tindakan yang superegois. Saya meminta maaf untuk semua luka yang saya buat untuknya (Ono, Red). Saya memikirkannya sepanjang waktu,” katanya.

Pria yang menerima putusan hukuman pidana 20 tahun hingga seumur hidup itu menyatakan tidak keberatan jika dewan tidak mengurangi masa hukumannya. ”Saya berhak atas hukuman mati. Saat Anda dengan sadar merencanakan pembunuhan seseorang dan melakukannya sendiri, jelas hukuman mati yang pantas,” kata Chapman.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 27 Oktober 2020 14:14

Produk Prancis Diboikot, Presiden Macron Dikecam

PARIS– Di sejumlah negara di Timur Tengah, produk-produk Prancis menghilang…

Selasa, 27 Oktober 2020 12:02

Molave Hantam Filipina, 12 Nelayan Hilang

MANILA– Badai kembali menerjang Filipina. Ribuan penduduk terpaksa mengungsi akibat…

Selasa, 27 Oktober 2020 11:59

Desakan Muhyiddin Mundur Menguat

KUALA LUMPUR- Muhyiddin Yassin berada dalam tekanan. Banyak pihak yang…

Senin, 26 Oktober 2020 13:54

Habis-habisan Kejar Target Suara, Sehari, Trump Datangi Tiga Swing State

WASHINGTON DC– Presiden AS Donald Trump terlihat berupaya mati-matian. Menjelang…

Senin, 26 Oktober 2020 12:42

Tokoh Paling Berpengaruh Samsung Meninggal

Kematian konglomerat Korea Selatan (Korsel) Lee Kun-hee Minggu (25/10) menarik…

Jumat, 23 Oktober 2020 15:49

Obama Tampil Orasi demi Biden, Kritik Balik Kinerja Trump

WASHINGTON DC– Soal kampanye Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS)…

Jumat, 23 Oktober 2020 15:47

Dekrit Dicabut, Aksi Demo di Thailand Tetap Berlanjut

BANGKOK– Demo di Thailand belum surut. Namun, Perdana Menteri (PM)…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:31

Putra Mahkota Saudi Digugat Tunangan Mendiang Jamal Khashoggi

WASHINGTON DC– Hatice Cengiz belum menyerah. Selasa (20/10), bersama kelompok…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:29

Thailand Mulai Bungkam Media, Siarkan Demo, Dianggap Informasi Palsu

BANGKOK– Pemerintah Thailand terus berusaha menekan gelombang protes prodemokrasi. Kali…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:06

Mobil Rp 25 M Jadi Tercepat di Dunia

 KOENIGSEGG Agera RS merupakan mobil produksi paling cepat yang tercatat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers