MANAGED BY:
JUMAT
30 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 24 September 2020 12:47
Perekonomian Indonesia Akan Pulih 2023, Jika.....

Asal Ada Vaksin dan Disiplin Protokol Kesehatan

Kapan perekonomian nasional pulih masih menjadi tanda tanya besar. Sampai vaksin ditemukan dan kasus Covid-19 tidak bertambah lagi, perekonomian belum akan pulih. Karena itu, sampai sekitar dua tahun ke depan, perekonomian nasional masih sangat menantang.

PROKAL.CO,

JAKARTA– Kapan perekonomian nasional pulih masih menjadi tanda tanya besar. Sampai vaksin ditemukan dan kasus Covid-19 tidak bertambah lagi, perekonomian belum akan pulih. Karena itu, sampai sekitar dua tahun ke depan, perekonomian nasional masih sangat menantang.

Sekretaris Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Raden Pardede menyatakan bahwa perekonomian diproyeksikan pulih pada 2023. ’’Pada 2023 nanti, kita harus punya target. Kita harus kembali tumbuh seperti pre-Covid,’’ ujarnya dalam diskusi Arah Kebijakan Pemerintah: Keseimbangan Antara Kesehatan dan Ekonomi kemarin (23/9).

Raden menambahkan, meski akan tetap minus, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2020 jauh lebih baik ketimbang kuartal sebelumnya. Pada kuartal II lalu, pertumbuhan ekonomi tercatat minus 5,32 persen. Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2020 terkontraksi minus 2,9 persen hingga 1 persen.

Purchasing managers index (PMI) manufaktur juga telah kembali pada level 50,8 per Agustus 2020. Hal itu juga dibarengi dengan data konsumsi rumah tangga dan penjualan ritel yang membaik.

’’Kita harus punya optimisme. Kita harus kerja keras dan itu sebenarnya ajakan KPCPEN. Jangan berlama-lama menangisi kesedihan akibat Covid,’’ urai Raden. Dia menyatakan, dengan kerja keras dan optimisme, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV akan lebih baik daripada kuartal III.

Dari sisi sektor keuangan, indeks harga saham gabungan (IHSG) kini juga telah berada di kisaran level 5.000. Nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp 14.000 per dolar AS atau USD. Padahal, Maret lalu nilai tukar melemah hingga level Rp 16.500 per USD.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 29 Oktober 2020 19:16

Hari ini Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Bertambah 275 Orang 

PROKAL.CO, SAMARINDA - Perkembangan data terbaru hari Kamis per tanggal…

Kamis, 29 Oktober 2020 13:15

Awal November Mulai Disidang, Perkara Penyuap Ismunandar Cs, 22 Saksi sudah Dikonfrontasi

SAMARINDA–Aditya Maharani Yuono dan Deky Aryanto, dua penyuap dari perkara…

Kamis, 29 Oktober 2020 12:31

Mobil Terbang Seharga Rp 2,2 Miliar

PENANTIAN akan mobil terbang tidak lama lagi semakin menjadi nyata.…

Kamis, 29 Oktober 2020 12:28

Selain EBT, Nuklir Bisa Jadi Opsi di IKN

BALIKPAPAN - Surplus listrik di Kaltim jangan membuat PLN atau…

Kamis, 29 Oktober 2020 12:28
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tengah Pandemi

Disarankan via Daring, kalau Tatap Muka Tak Boleh Lebih 100 Jamaah

Meski di tengah pandemi yang belum kunjung berakhir, umat muslim…

Rabu, 28 Oktober 2020 16:51

Ciptakan Inkubator Pengusaha Muda

92 tahun lalu, dalam Kongres Pemuda II pada 28 Oktober…

Rabu, 28 Oktober 2020 16:50

Autodidak Belajar Fotografi, Layani Klien hingga Luar Negeri

SEJAK 2007, Agi Putra Aspian memang menyukai dunia fotografi. Semua…

Rabu, 28 Oktober 2020 16:48

Ratusan Ribu Pemuda Kaltim Belum Nikmati UMP

BALIKPAPAN–Belum semua pemuda di Kaltim mengantongi pendapatan setara upah minimum…

Rabu, 28 Oktober 2020 16:46

Berkas Perkara Rampung, KPK Periksa 69 Orang, Ismunandar Cs Segera Diadili

Selama proses penyidikan, KPK meminta keterangan puluhan PNS Kutim hingga…

Rabu, 28 Oktober 2020 16:45

Pasang Baru, PLN Beri Diskon Pengusaha

BALIKPAPAN-Berbagai kebijakan dilakukan pemerintah di sektor kelistrikan. Terutama untuk meringankan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers