MANAGED BY:
SABTU
31 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 24 September 2020 12:25
Terpapar Covid-19 yang Punya Risiko Kematian Lebih Tinggi karena Penyakit Penyerta
Perlu Jaga Asupan Gizi, Hindari Stres dan Rutin Berolahraga
Jenazah Bupati Berau, Muharram disemayamkan di RS Pertamina Balikpapan, sebelum dikebumikan.

PROKAL.CO,

HINGGA Rabu (23/9), sudah 284 pasien positif terkonfirmasi Covid-19 meninggal di Kaltim. Termasuk beberapa tokoh. Salah satunya, Bupati Berau Muharram yang mengembuskan napas terakhirnya, Selasa (22/9) sore, di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan. Selain terpapar virus corona, putra daerah Berau itu juga memiliki penyakit penyerta. Yaitu, diabetes, penyakit jantung, dan lever.

Umumnya, kasus kematian pasien positif Covid-19 terjadi pada kelompok rentan. Seperti lanjut usia (lansia) dan mereka yang memiliki penyakit penyerta atau comorbid. Adanya penyakit penyerta ini, membuat kesehatan si pasien makin memburuk setelah terpapar virus. Beberapa penyakit penyerta yang umumnya dialami adalah hipertensi, diabetes melitus (DM), strok, hingga penyakit jantung.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kaltim Setyo Budi Basuki mengatakan, penyakit tidak menular tersebut banyak diidap masyarakat Kaltim.

"Kalau berdasarkan angka Surkesnas (Survei Kesehatan Nasional) kemarin, ya kita memang termasuk tinggi. Ya hipertensi, ya DM, strok, itu kita masuk lima besar nasional," terang Setyo Budi, kemarin (23/9). Dia menjelaskan, tingginya masyarakat Kaltim yang mengidap penyakit-penyakit tersebut, membuat risiko kematian lebih tinggi ketika terpapar Covid-19. Dibandingkan dengan mereka yang positif tetapi tidak memiliki penyakit tersebut.

Tingginya angka penyakit tidak menular di Kaltim, diakibatkan gaya hidup masyarakat. Mengonsumsi makanan tidak sehat, tidak memerhatikan asupan gizi, stres, dan jarang berolahraga.  Sehingga meningkatkan risiko mengidap penyakit-penyakit tersebut. Di antara pelbagai penyakit tidak menular itu, penyakit yang jadi pembunuh senyap banyak masyarakat adalah hipertensi. Tanpa Covid-19, hipertensi begitu berisiko pada kematian dan komplikasi lain.

Angka hipertensi di Kaltim juga cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan 2019, prevalensi hipertensi di Kaltim jadi nomor tiga di seluruh Indonesia. Kaltim memiliki skor 39,30 yang lebih tinggi dari skor nasional yaitu sebesar 34,11.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 30 Oktober 2020 13:59

Polisi Tangkap Muncikari Prostitusi Online di Balikpapan dan Samarinda

PROKAL.CO, SAMARINDA - Seorang muncikari prostitusi online berinisial GN (18)…

Jumat, 30 Oktober 2020 12:13
Terpapar setelah MCU Calon Kepala Daerah

Terkonfirmasi Covid-19, Dokter Spesialis THT Balikpapan Wafat

BALIKPAPAN–Covid-19 kembali merenggut tenaga medis di Balikpapan. Spesialis telinga, hidung,…

Jumat, 30 Oktober 2020 12:11

Pesisir Balikpapan Tercemar Lagi, Sering Terjadi Sepanjang Pelabuhan Semayang-Bandara Sepinggan

BALIKPAPAN–Pesisir pantai Balikpapan tercemar lagi. Kali ini terjadi di belakang…

Jumat, 30 Oktober 2020 12:10

Sumber Air IKN Tiru Australia dan Singapura

BALIKPAPAN–Ketersediaan air baku di ibu kota negara (IKN) baru masih…

Jumat, 30 Oktober 2020 10:13

51 Persen Kecewa Kinerja Presiden, 60 Persen Inginkan Reshuffle Kabinet

JAKARTA– Ketidakpuasan  publik terhadap kinerja presiden dan wakil presiden terus…

Kamis, 29 Oktober 2020 19:16

Hari ini Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Bertambah 275 OrangĀ 

PROKAL.CO, SAMARINDA - Perkembangan data terbaru hari Kamis per tanggal…

Kamis, 29 Oktober 2020 13:15

Awal November Mulai Disidang, Perkara Penyuap Ismunandar Cs, 22 Saksi sudah Dikonfrontasi

SAMARINDA–Aditya Maharani Yuono dan Deky Aryanto, dua penyuap dari perkara…

Kamis, 29 Oktober 2020 12:31

Mobil Terbang Seharga Rp 2,2 Miliar

PENANTIAN akan mobil terbang tidak lama lagi semakin menjadi nyata.…

Kamis, 29 Oktober 2020 12:28

Selain EBT, Nuklir Bisa Jadi Opsi di IKN

BALIKPAPAN - Surplus listrik di Kaltim jangan membuat PLN atau…

Kamis, 29 Oktober 2020 12:28
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tengah Pandemi

Disarankan via Daring, kalau Tatap Muka Tak Boleh Lebih 100 Jamaah

Meski di tengah pandemi yang belum kunjung berakhir, umat muslim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers