MANAGED BY:
SABTU
31 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 22 September 2020 13:44
Kasus Suap dan Gratifikasi di Kutai Timur
Kepala Bapenda Merangkap Juru Siasat
Musyaffa

PROKAL.CO,

KASUS suap dan gratifikasi hasil operasi tangkap tangan (OTT) KPK ini tak hanya menyeret Ismunandar dan Encek UR Firgasih. Selain dua rekanan, Deky Aryanto dan Aditya Maharani Yuono yang tengah diadili di Pengadilan Tipikor Samarinda kemarin (21/9), ada tiga kepala dinas yang turut terlibat dan jadi tersangka.

Mereka adalah Musyaffa (kepala Badan Pendapatan Daerah/Bapenda Kutim nonaktif), Aswandini (kepala Dinas Pekerjaan Umum/PU Kutim nonaktif), dan Suriansyah (kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah/BPKAD Kutim nonaktif). Dari dakwaan dua rekanan itu, terurai bagaimana peran sentral Musyaffa mengatur ritme kegiatan yang bisa disunat. Berkolaborasi dengan instansi teknis yang dipimpin Aswandini dan pengatur pembayaran kegiatan oleh Suriansyah.

Dari dakwaan Aditya Maharani Yuono yang dibacakan JPU KPK Ali Fikri, Riniyanti Karnasih, dan Yoga Pratomo, Musyaffa punya tugas untuk mengatur siapa, berapa, dan bagaimana proyek ditangani tergurat jelas dalam dakwaan tersebut. Semua berangkat dari perintah Ismunandar. “Sekitar Oktober 2019, Ismunandar meminta Musyafa mencarikan uang senilai Rp 5 miliar,” ungkap jaksa membaca dakwaan terdakwa Aditya Maharani Yuono.

Dari perintah itu, Musyaffa bertemu Aditya dan memintanya untuk mengerjakan beberapa proyek di Dinas PU Kutim senilai Rp 15 miliar. Dari proyek itu, direktur PT Turangga Triditya Perkasa ini harus menyisihkan uang sebesar Rp 5 miliar sesuai permintaan Ismunandar. “Karena terdakwa tahu Musyaffa orang kepercayaan bupati. Terdakwa pun mengamini permintaan itu termasuk menyisihkan fee Rp 5 miliar,” sambungnya membaca.

Komisi itu diberikan tiga kali sepanjang Oktober hingga Desember 2019. Masing-masing Rp 1 miliar pada Oktober, Rp 1,5 miliar sebulan kemudian, dan terakhir medio Desember sebesar Rp 2,5 miliar. Selain Deky Aryanto, terdakwa Aditya jadi salah satu rekanan yang dikondisikan untuk menangani kegiatan dari anggaran sebesar Rp 250 miliar. Hasil utak-atik APBD Murni 2020 Kutim. Yang membedakan, Deky Aryanto menangani proyek penunjukan langsung di Dinas Pendidikan Kutim senilai Rp 45 miliar.

Untuk Aditya, mendapat proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim. Terdapat paket kegiatan penunjukan langsung pengadaan dan pemasangan jaringan pipa senilai Rp 3,42 miliar yang dipecah jadi 19 kegiatan dengan nilai masing-masing Rp 180 juta. Lalu, ada enam kegiatan dengan sistem lelang di Dinas PU senilai Rp 24,7 miliar. (lihat infografis)

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 30 Oktober 2020 13:59

Polisi Tangkap Muncikari Prostitusi Online di Balikpapan dan Samarinda

PROKAL.CO, SAMARINDA - Seorang muncikari prostitusi online berinisial GN (18)…

Jumat, 30 Oktober 2020 12:13
Terpapar setelah MCU Calon Kepala Daerah

Terkonfirmasi Covid-19, Dokter Spesialis THT Balikpapan Wafat

BALIKPAPAN–Covid-19 kembali merenggut tenaga medis di Balikpapan. Spesialis telinga, hidung,…

Jumat, 30 Oktober 2020 12:11

Pesisir Balikpapan Tercemar Lagi, Sering Terjadi Sepanjang Pelabuhan Semayang-Bandara Sepinggan

BALIKPAPAN–Pesisir pantai Balikpapan tercemar lagi. Kali ini terjadi di belakang…

Jumat, 30 Oktober 2020 12:10

Sumber Air IKN Tiru Australia dan Singapura

BALIKPAPAN–Ketersediaan air baku di ibu kota negara (IKN) baru masih…

Jumat, 30 Oktober 2020 10:13

51 Persen Kecewa Kinerja Presiden, 60 Persen Inginkan Reshuffle Kabinet

JAKARTA– Ketidakpuasan  publik terhadap kinerja presiden dan wakil presiden terus…

Kamis, 29 Oktober 2020 19:16

Hari ini Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Bertambah 275 OrangĀ 

PROKAL.CO, SAMARINDA - Perkembangan data terbaru hari Kamis per tanggal…

Kamis, 29 Oktober 2020 13:15

Awal November Mulai Disidang, Perkara Penyuap Ismunandar Cs, 22 Saksi sudah Dikonfrontasi

SAMARINDA–Aditya Maharani Yuono dan Deky Aryanto, dua penyuap dari perkara…

Kamis, 29 Oktober 2020 12:31

Mobil Terbang Seharga Rp 2,2 Miliar

PENANTIAN akan mobil terbang tidak lama lagi semakin menjadi nyata.…

Kamis, 29 Oktober 2020 12:28

Selain EBT, Nuklir Bisa Jadi Opsi di IKN

BALIKPAPAN - Surplus listrik di Kaltim jangan membuat PLN atau…

Kamis, 29 Oktober 2020 12:28
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tengah Pandemi

Disarankan via Daring, kalau Tatap Muka Tak Boleh Lebih 100 Jamaah

Meski di tengah pandemi yang belum kunjung berakhir, umat muslim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers