MANAGED BY:
SABTU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 22 September 2020 13:43
Jangan Ada Lagi Arak-arakan Massa

PROKAL.CO,

Penerapan protokol kesehatan pandemi Covid-19 jadi atensi pada penetapan pasangan calon (paslon) Pilkada Serentak 2020, Rabu (23/9). Berkaca pada momen pendaftaran ke KPU, beberapa waktu lalu, ada potensi kerumunan massa besok. Komitmen bakal paslon dinanti untuk memberi contoh ke publik.

Kepada Kaltim Post, bakal calon wali kota Balikpapan Rahmad Mas’ud berjanji mengikuti aturan dan imbauan penyelenggara pemilu. Dia sudah mengimbau parpol pengusung, pendukung, maupun simpatisan. Hanya tim yang berkepentingan dengan tahapan pencalonan maupun pengundian nomor urut yang hadir. “Dan kita mengajak kepada semua simpatisan dan relawan, cukup menyaksikan dari media sosial saja. Tanpa mengurangi nilai tahapan itu sendiri,” katanya kemarin.

Untuk diketahui, ada tiga fase krusial yang dapat memicu pelanggaran protokol kesehatan pandemi pada Pilkada 2020. Mulai penetapan pasangan calon, pengundian nomor urut, hingga masa kampanye selama 71 hari. Untuk kegiatan kampanye mendatang, Rahmad Mas’ud yang berpasangan dengan Thohari Aziz akan mengikuti regulasi yang ditetapkan KPU. Yakni, hanya dihadiri 50 orang ketika kampanye digelar dalam ruangan dan 100 orang di luar ruangan. “Kita ikutin aja nanti. Kita belum tahu, bagaimana regulasi yang diberikan KPU. Yang jelas, kita usahakan (peserta kampanye) jangan lebih. Kalau kurang enggak apa-apa ‘kan,” katanya. Pun demikian dengan kegiatan rapat umum.

Dalam beberapa kali pilkada di Balikpapan, kampanye rapat umum biasanya diisi dengan panggung hiburan atau konser. Dengan mendatangkan artis. Rahmad Mas’ud melanjutkan, masih menunggu kebijakan dari KPU terkait dengan pelaksanaan kampanye dengan mengundang banyak peserta itu. Mengenai usulan penundaan pilkada yang mengemuka beberapa hari terakhir, pria kelahiran Balikpapan, 7 Januari 1979, ini mengaku akan mengikuti yang diputuskan pemerintah pusat nanti.

Bagi Rahmad, ditunda atau tidak pelaksanaan pilkada yang sudah sempat mengalami penundaan sebelumnya, tidak menjadi masalah. “Apa kata pimpinan akan kita dengar. Karena hanya penundaan. Bukan pembatalan. Tidak ada masalah, walaupun nanti ditunda. Kita akan tetap bekerja, berbuat apa yang bisa kita lakukan. Untuk kemaslahatan masyarakat,” janjinya. Dia melanjutkan, parpol pengusung tetap solid jika, opsi penundaan pilkada menjadi pilihan pemerintah pusat.

Di mana Golkar, PDIP, Gerindra, PKS, Demokrat, PPP, PKB, Perindo, beserta PAN sebagai parpol pendukung punya pertimbangan khusus. “Saya pikir parpol lebih rasional dan objektif. Berdasarkan survei, sebelum mereka memberikan amanah kepada calon kepala daerah yang akan diusungnya,” tandas dia.  

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 16 Januari 2021 13:29

RUU IKN Masuk Prolegnas Prioritas 2021

BALIKPAPAN–Roda pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim kembali bergerak.…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:29

PERINGATAN..!! di Balikpapan, Anak Muda Paling Banyak Terpapar Covid-19

Dari 167 kasus positif Covid-19 di Balikpapan yang dilaporkan Jumat…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:27
Ketika ’’Orang-Orang Bloomington’’-nya Budi Darma Tembus Penerbit Penguin Classics

Pertanda Baik bagi Karya Klasik Penulis Indonesia dan Asia

Budi Darma menjadi penulis pertama Indonesia yang karyanya diterbitkan Penguin…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:25

Bisa Bepergian Tanpa Rapid, Vaksin Tetap untuk Prioritas

SAMARINDA – Ribuan vaksin sudah datang ke Samarinda dan Kukar.…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:25

Kereta Peluru untuk Suhu Minus 40 Derajat

Tahun lalu, Jepang meluncurkan N700S. Yang mampu bertahan dan melindungi…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:45

Gempa Susulan 5,0 Skala Richter Kembali Terjadi di Kabupaten Majene

 Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:41

Gempa Susulan Bisa Picu Tsunami, 42 Korban Meninggal Akibat Gempa M6,2

JAKARTA- Gempa dengan magnitude M=6,2 yang melanda Kabupaten Majane pada…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:38

Akses Darat Putus, RS dan Kantor Gubernur Sulbar Ambruk

JAKARTA– Obet terkejut saat bed yang dia tempati di RS…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:19

PPKM di Balikpapan, Kinerja Mal Berpotensi Kembali Tergerus

Penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dijalankan Pemkot Balikpapan pada…

Jumat, 15 Januari 2021 15:00

Pembatasan Kegiatan Sudah Tepat, Cuma Dua Pekan, Asosiasi Perhotelan: Ini Bukan Pelarangan

PPKM tidak langsung melumpuhkan roda usaha. Melainkan membatasi interaksi. Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers