MANAGED BY:
JUMAT
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 22 September 2020 13:43
Jangan Ada Lagi Arak-arakan Massa

PROKAL.CO,

Penerapan protokol kesehatan pandemi Covid-19 jadi atensi pada penetapan pasangan calon (paslon) Pilkada Serentak 2020, Rabu (23/9). Berkaca pada momen pendaftaran ke KPU, beberapa waktu lalu, ada potensi kerumunan massa besok. Komitmen bakal paslon dinanti untuk memberi contoh ke publik.

Kepada Kaltim Post, bakal calon wali kota Balikpapan Rahmad Mas’ud berjanji mengikuti aturan dan imbauan penyelenggara pemilu. Dia sudah mengimbau parpol pengusung, pendukung, maupun simpatisan. Hanya tim yang berkepentingan dengan tahapan pencalonan maupun pengundian nomor urut yang hadir. “Dan kita mengajak kepada semua simpatisan dan relawan, cukup menyaksikan dari media sosial saja. Tanpa mengurangi nilai tahapan itu sendiri,” katanya kemarin.

Untuk diketahui, ada tiga fase krusial yang dapat memicu pelanggaran protokol kesehatan pandemi pada Pilkada 2020. Mulai penetapan pasangan calon, pengundian nomor urut, hingga masa kampanye selama 71 hari. Untuk kegiatan kampanye mendatang, Rahmad Mas’ud yang berpasangan dengan Thohari Aziz akan mengikuti regulasi yang ditetapkan KPU. Yakni, hanya dihadiri 50 orang ketika kampanye digelar dalam ruangan dan 100 orang di luar ruangan. “Kita ikutin aja nanti. Kita belum tahu, bagaimana regulasi yang diberikan KPU. Yang jelas, kita usahakan (peserta kampanye) jangan lebih. Kalau kurang enggak apa-apa ‘kan,” katanya. Pun demikian dengan kegiatan rapat umum.

Dalam beberapa kali pilkada di Balikpapan, kampanye rapat umum biasanya diisi dengan panggung hiburan atau konser. Dengan mendatangkan artis. Rahmad Mas’ud melanjutkan, masih menunggu kebijakan dari KPU terkait dengan pelaksanaan kampanye dengan mengundang banyak peserta itu. Mengenai usulan penundaan pilkada yang mengemuka beberapa hari terakhir, pria kelahiran Balikpapan, 7 Januari 1979, ini mengaku akan mengikuti yang diputuskan pemerintah pusat nanti.

Bagi Rahmad, ditunda atau tidak pelaksanaan pilkada yang sudah sempat mengalami penundaan sebelumnya, tidak menjadi masalah. “Apa kata pimpinan akan kita dengar. Karena hanya penundaan. Bukan pembatalan. Tidak ada masalah, walaupun nanti ditunda. Kita akan tetap bekerja, berbuat apa yang bisa kita lakukan. Untuk kemaslahatan masyarakat,” janjinya. Dia melanjutkan, parpol pengusung tetap solid jika, opsi penundaan pilkada menjadi pilihan pemerintah pusat.

Di mana Golkar, PDIP, Gerindra, PKS, Demokrat, PPP, PKB, Perindo, beserta PAN sebagai parpol pendukung punya pertimbangan khusus. “Saya pikir parpol lebih rasional dan objektif. Berdasarkan survei, sebelum mereka memberikan amanah kepada calon kepala daerah yang akan diusungnya,” tandas dia.  

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Oktober 2020 10:35

Pembangunan Tol Samarinda Bontang, Gubernur Isran : Ada 4 BUMN yang Diberikan Tugas

PROKAL.CO, SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengungkapkan ada…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:03

Royalti Tambang Hilang, Gubernur Tak Tuntut Pusat, Yakin Ada Kebijakan Lain

Kontribusi Kaltim untuk negara dari sektor pertambangan batu bara saat…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:02

Daerah Bersiap Hadapi Libur Panjang, Waspadai Peningkatan Kasus Covid-19

JAKARTA–Libur panjang pada akhir bulan ini dikhawatirkan akan meningkatkan kasus…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:01

Presiden Segera Teken UU Ciptaker

LINGKARAN petinggi istana akhirnya bersuara tentang perkembangan pengesahan Undang-Undang Cipta…

Kamis, 22 Oktober 2020 16:59

Korupsi, Ahli Waris Tanggung Kerugian Negara

SAMARINDA–Pemulihan kerugian negara tak dapat terpisahkan dalam pemberantasan korupsi. Menyeret…

Kamis, 22 Oktober 2020 16:44

Pengujian Lancar, Vaksin Siap Januari

Saat ini, proses uji klinis vaksin Covid-19 masih berlangsung. PT…

Kamis, 22 Oktober 2020 16:22

Kaltim Dapat 2,25 Juta Vaksin Covid-19, Khusus Umur 18 Sampai 59 Tahun

PROKAL.CO, SAMARINDA - Provinsi Kalimantan Timur mendapat jatah 2,25 juta…

Kamis, 22 Oktober 2020 11:08

Kemenag Siapkan Naskah Khutbah Jumat untuk Para Khatib Se Indonesia

JAKARTA– Kementerian Agama (Kemenag) kembali mengeluarkan kebijakan yang memicu beragam…

Kamis, 22 Oktober 2020 09:51

Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dinkes Kaltim Minta Kabupaten Kota Mulai Mendata

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas…

Kamis, 22 Oktober 2020 09:26

Soal DBH Kaltim, Gubernur Belum Mau Tuntut Lebih ke Pusat, Kata Dia "Belum Saatnya"

PROKAL.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor saat ini enggan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers