MANAGED BY:
SENIN
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 21 September 2020 09:51
Mahar Politik Bikin Pengaderan Parpol Tak Berjalan
ilustrasi

PROKAL.CO,

DUA dari sembilan daerah di Kaltim hanya memiliki calon tunggal di Pilkada Serentak 2020. Tanpa kontestan lain, pasangan calon (paslon) akan menghadapi kolom kosong.

Pengamat dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda Sonny Sudiar menyebut, sejumlah faktor penyebab munculnya calon tunggal kandidat pemimpin daerah. “Terutama dari sisi kekuatan pasangan calon itu,” jelas Sonny.

Kekuatan itu dapat diukur ketika paslon bisa berhasil memborong dukungan partai. Dan biasanya kondisi itu akan terjadi jika calon pemimpin daerah tersebut berstatus petahana. “Kemungkinan untuk munculnya calon tunggal cukup besar jika petahana maju kembali,” ucapnya.

Hal itu pun terbukti. Di Balikpapan dan Kutai Kartanegara (Kukar). Dua daerah dengan calon tunggal peserta pilkada. Yakni, Rahmad Mas’ud sebagai bakal calon wali kota yang masih menjabat wakil wali kota Balikpapan. Sementara itu, Edi Damansyah yang saat ini berstatus bupati Kukar kembali mencalonkan diri sebagai bupati Kukar periode 2020–2024. “Ini merupakan tanggung jawab partai politik,” ujarnya.

Dia menyebut, sejumlah partai politik (parpol) bersikap pragmatis. Karena melihat banyaknya dukungan mengalir ke calon tunggal. Membuat partai politik yang tidak percaya diri mengusung calon sendiri, ramai-ramai memberikan dukungan ke calon tunggal. “Karena pragmatis politik parpol itu, ketika dia mengusung maka inginnya menang,” sebutnya.

Meski begitu, menurut dia, calon tunggal yang muncul di Balikpapan dan Kukar tidak akan mengurangi kualitas demokrasi yang diimplementasikan dalam Pilkada Serentak 2020. Karena sesuai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, pemilih masih mendapatkan hak pilih untuk tidak memilih calon tunggal. “Maka dibuat kolom kosong dan itu sah,” katanya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 25 Januari 2021 11:30

Pasien Sembuh Capai 798.810 Orang, Kaltim Urutan Kelima

Perkembangan harian penanganan Covid-19 per 24 Januari 2021, jumlah pasien…

Senin, 25 Januari 2021 11:06

Ancaman Krisis Gizi di Tengah Pandemi, Abaikan Pola Asuh Sebabkan Kematian

Pandemi Covid-19 berdampak ke berbagai hal. Salah satu yang menjadi…

Senin, 25 Januari 2021 11:03

Kasus Gizi Buruk di Kaltim, Jangan Kendurkan Pelaksanaan Program

KASUS gizi buruk di Kaltim seolah “tenggelam” selama 2020 akibat…

Senin, 25 Januari 2021 10:47

Ge Nose Akan Dipakai di Kereta dan Bus Mulai 5 Februari

JAKARTA–Pemerintah akan mulai menggunakan alat deteksi Covid-19 Ge Nose untuk…

Senin, 25 Januari 2021 10:22

Indonesia Menuju 1 Juta Kasus Positif Covid-19

INDONESIA diperkirakan bakal mencapai angka 1 juta kasus positif Covid-19…

Senin, 25 Januari 2021 10:21

Ongkos Karantina Jamaah Umrah Rp 9,2 Juta

JAKARTA – Asosiasi travel umrah terus meminta pemerintah membebaskan jamaah…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:39

Kaltim Perlu 507 Nakes Lagi, Paling Banyak Petugas ICU, Mesti Berusia di Bawah 50 Tahun

SAMARINDA–Masih tingginya kasus harian positif terinfeksi Covid-19 membuat kebutuhan tenaga…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:37

KPU Sahkan Lima Kepala Daerah Terpilih, Saatnya Membuktikan Janji Kampanye

SAMARINDA–Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan pemenang Pilkada Serentak…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:36
Pam Swakarsa Program Prioritas Komjen Listyo Disorot Tajam

Pam Swakarsa Berpotensi Hidupkan Ormas Mirip FPI

JAKARTA–Pam swakarsa, program prioritas Komjen Listyo Sigit Prabowo mendapatkan sorotan……

Sabtu, 23 Januari 2021 11:59

BEJAT..!! Cekoki Obat Penenang dan Perangsang, Ayah Tiri Ini Cabuli Anaknya Sampai 4 Kali

SAMARINDA - Seorang residivis penganiayaan, inisial AS (37) mencabuli anak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers