MANAGED BY:
JUMAT
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 16 September 2020 12:24
Ironi Calon Tunggal di Balikpapan, Pesta Demokrasi yang Sunyi
Wali Kota Balikpapan Soal Calon Tunggal, "Cuma Sayang, Kompetisinya Tak Berjalan"
Rizal Effendi

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN–Demokrasi di Balikpapan mengalami kemunduran. Sinyalemen itu terlihat dari pemilihan wali kota (Pilwali) yang digelar Desember mendatang. Dari pembukaan hingga perpanjangan masa pendaftaran yang telah ditutup Ahad (13/9), KPU Balikpapan hanya menerima berkas satu pendaftar.

Dengan demikian, hampir dipastikan Pilkada Balikpapan 2020 diikuti calon tunggal yang akan melawan kolom kosong. Kondisi ini akhirnya direspons Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. Menurut wali kota Balikpapan dua periode ini, pesta demokrasi yang baik adalah pilkada yang diikuti lebih dari satu paslon. Sehingga ada kompetisi. Walau begitu, sambung politikus NasDem ini, pilkada dengan satu paslon juga tidak dilarang dalam aturan perundang-undangan.

“Cuma sayang. Namanya pesta demokrasi. Kompetisinya tidak berjalan. Tapi kalau secara undang-undang, satu paslon memenuhi syarat,” katanya kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (15/9). Dia melanjutkan, sejak pilkada secara langsung dilaksanakan pertama kali di Balikpapan pada 2006, baru kali ini diikuti satu bakal pasangan calon. Pada 2006, Pilwali Balikpapan diikuti empat pasangan calon. Komposisi serupa berlanjut pada Pilwali Balikpapan 2011. Bahkan diikuti pasangan independen atau non-partai. Sementara pada Pilwali Balikpapan 2015, diikuti tiga paslon.

Menurutnya, pilihan kini ada pada masyarakat. Apakah memilih paslon yang ada atau mencoblos kolom kosong. “Jadi silakan masyarakat menilai. Kita merasa sayang begitu. Karena demokrasi yang baik, ada kompetisinya. Tapi kita menghargai dan tetap harus menyukseskan pilkada ini,” ujarnya. Sebagai ketua DPD NasDem Balikpapan, dirinya akan menjelaskan kepada masyarakat, bahwa NasDem tidak berhasil memajukan bakal paslonnya bersama koalisi. Sebelumnya, NasDem bersama PPP, Perindo, PKB, dan Hanura tergabung dalam koalisi parpol pendukung bakal calon wali kota Ahmad Basir. Koalisi ini, berjumlah 10 kursi. Di mana syarat mengusung paslon adalah 9 kursi.

Namun menjelang pendaftaran ke KPU, tiga partai yang tergabung dalam koalisi, yakni PPP, Perindo, dan PKB berpindah haluan mendukung bapaslon lain. Menyisakan NasDem dan Hanura dengan jumlah 5 kursi. “Karena dinamika dukungan, tadinya sudah 10 kursi, berubah. Karena itu, kita menghormati keputusan politik ini,” ungkapnya.

Menurut Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha, keberadaan kolom kosong pada surat suara nanti, dalam rangka memberikan kesempatan kepada calon pemilih. Jika tidak suka kepada paslon yang ada, tapi ingin tetap datang ke tempat pemungutan suara (TPS). Sehingga bisa menyalurkan hak pilihnya dengan mencoblos kolom kosong. “Kalau dulu gambar calon, di bawahnya ada setuju dan tidak setuju. Itu dihapuskan. Karena kecenderungan orang salah kaprah dan bingung,” katanya dikonfirmasi Senin (14/9).

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 21 September 2020 09:52
Pilih Realistis Bukan Pragmatis

Fenomena Calon Tunggal: Antara Aksi Borong Partai hingga Kandidat Punya Kualitas

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Balikpapan dan Kutai…

Senin, 21 September 2020 09:51

Mahar Politik Bikin Pengaderan Parpol Tak Berjalan

DUA dari sembilan daerah di Kaltim hanya memiliki calon tunggal…

Senin, 21 September 2020 09:49

Mobil Terbang dari Turki

MOBIL terbang menjadi teknologi masa depan yang banyak dikembangkan beberapa…

Minggu, 20 September 2020 12:29
Korban Prostitusi Online Diperkosa Penjaga

Terbuai Janji Nikah, Rela Berikan Servis Gratis

NAJIB/KP   Bak pagar makan tanaman, penjaga menggasak korban yang…

Minggu, 20 September 2020 12:26

Hampir 4 Tahun Off, Nah....Akhir Tahun, Rumah Sakit Islam Beroperasi

SAMARINDA–Hampir empat tahun sudah bangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda…

Minggu, 20 September 2020 09:45

Langgar Protokol Kesehatan saat Mendaftar, Tiga Calon Kepala Daerah Ditegur Mendagri

BALIKPAPAN–Kontroversi kampanye di masa pandemi oleh peserta Pilkada Serentak 2020…

Sabtu, 19 September 2020 11:46

Pasien Covid-19 Dirawat di Hotel, Pemerintah Kumpulkan Hotel-Hotel Bintang 3 Sebagai Fasiltas Isolasi

JAKARTA—Pemerintah berencana akan menggunakan hotel-hotel kelas bintang 3 di seluruh…

Sabtu, 19 September 2020 11:35

Resesi Terburuk dalam Satu Dekade, Selandia Baru Optimistis Ekonomi Lekas Pulih

WELLINGTON– Selandia Baru sukses menekan angka penularan Covid-19. Hanya sedikit…

Sabtu, 19 September 2020 11:05

Picu Klaster Baru Covid-19, Tolak Kampanye Diselingi Konser, Kumpulan Massa Tak Lebih 100 Orang

SAMARINDA–Jalannya Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19 memunculkan kekhawatiran.…

Sabtu, 19 September 2020 11:00

Nestapa Nelayan Tradisional di Pesisir Kaltim, Ruang Tangkap Makin Kecil, Tersingkir Geliat Perusahaan

ABDUL Kadirkaget bukan kepalang. Ketika bangun dari tidurnya di atas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers