MANAGED BY:
SABTU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Selasa, 15 September 2020 13:28
PSG 0 vs OM 1
Ring Tinju Parc des Princes
Laga PSG vs OM berlangsung panas.

PROKAL.CO,

PARIS – ’’PSG-OM bukan laga utama, ini hanyalah bayi Marseille,’’ begitulah bunyi tulisan pada spanduk yang dipasang Ultras Paris Collective, fans garis keras Paris Saint-Germain (PSG), sebelum Le Classique kontra Olympique de Marseille di Parc des Princes, Paris, kemarin WIB (14/9).

Bayi, karena OM (akronim Olympique de Marseille) tak pernah mengalahkan PSG dalam sembilan musim. Tepatnya sejak 27 November 2011. Nah, provokasi dalam spanduk itulah yang benar-benar merefleksikan panasnya laga klasik terpanas Ligue 1 itu dengan sejarah negatif bagi Les Parisien, julukan PSG.

“Si Bayi” akhirnya mampu mempermalukan tulisan Ultras PSG setelah Florian Thauvin menjebol gawang Sergio Rico saat menit ke-31. Tak hanya kekalahan pertama atas OM sembilan musim terakhir, ini juga kali pertama juara bertahan Ligue 1 tersebut tumbang dalam dua journee beruntun 36 tahun terakhir!

Yang paling memalukan, baik PSG ataupun OM menjadikan Parc des Princes ini menjadi bak ring tinju. Drama pada menit-menit akhir tersebut berujung dengan lima kartu merah dan 14 kartu kuning, rekor kartu merah terbanyak sepanjang era modern Ligue 1. ’’Aku bak menghadiri parodi sepakbola yang meninggalkan reputasi buruk bagi kedua klub. Benar-benar memalukan!’’ kritik kolumnis sepak bola Prancis Pierre Menes, kepada Canal+.

Meski sudah panas sejak awal, baku hantam berawal dari pelanggaran striker OM Dario Benedetto kepada gelandang PSG Leandro Paredes pada menit kelima injury time. Insiden duo pemain Argentino itu merembet ke pemain kedua klub. Bek kiri PSG Layvin Kurzawa dan bek kiri OM Jordan Amavi bahkan saling adu pukul dan adu tendang.

Di tengah keributan itu, Neymar sempat memukul kepala bagian belakang bek tengah Alvaro Gonzalez. Wasit Jerome Bisard tak melihatnya. Tapi, setelah dia melihat tayangan Video Assistant Referee (VAR), Bisard menghadiahi kartu kuning kedua ke Neymar. Pemain termahal dunia itu sempat mengadu hakim garis bahwa tindakannya karena mendapat hinaan rasial dari Gonzalez. Selain Neymar, Benedetto, Paredes, Kurzawa, dan Amavi juga dikartu merah. Besok, Komite Disiplin FFF akan menginvestigasi kasus tersebut.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers