MANAGED BY:
JUMAT
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 14 September 2020 12:31
Pemilih Muda Capai 30 Persen, Sekolah Rawan Jadi Tempat Berpolitik

PROKAL.CO,

JAKARTA- Jumlah pemilih muda yang cukup banyak menjadi sasaran calon kepala daerah. Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menemukan adanya pencatatan nomor siswa jenjang SMA dan SMK yang diserahkan ke calon kepala daerah.

FSGI mengkhawatirkan adanya upaya-upaya sistematis calon kepala daerah yang menggunakan sekolah untuk meraih suara para siswa yang menjadi pemilih pemula. Sekjen FSGI Heru Purnomo menyatakan indikator itu sudah mulai terlihat dari adanya permintaan jajaran dinas pendidikan di sejumlah daerah berupa nomor handphone siswa yang menjadi pemilih pemula. Permintaan nomor hp pemilih pemula bersamaan waktunya,memanfaatkan momen permintaan input nomor hp siswa ke dalam Dapodik Kemendikbud untuk memperoleh bantuan kuota internet peserta didik.

”FSGI mendapatkan laporan adanya perintah pencatatan no HP alumni di jenjuang pendidikan SMA/SMK dan diserahkan pada calon kepala daerah,” ujarnya. Lebih lanjut Heru mengatakan tindakan tersebut ini tidak ada kaitannya dengan kewajiban Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Dia mengkhawatirkan permintaan tersebut erat kaitannya dengan kepentingan pribadi calon tertentu. ”Pemilih pemula adalah target bagi banyak calon kepala daerah karena jumlahnya hampir 30 persen dari total pemilih,” imbuhnya. 

Selain adanya permintaan nomor handphone sejumlah siswa dan alumni di berbagai sekolah yang secara sistematis dilakukan oleh para calon kepala daerah di berbagai daerah, FSGI juga memperoleh temuan adanya SE bersama antara Gubenur dengan ketua organisasi profesi di salah satu provinsi. Heru menilai adanya konflik kepentingan dari munculnya Surat Edaran (SE) Bersama Gubenur Bengkulu dengan Ketua Pengurus PGRI Provinsi Bengkulu Nomor: 420/73/Dikbu/2020 dan Nomor 077/Org/PGRI-Prov-Bkl/XXII/2020 tentang Organisasi Profesi Guru Di Provinsi Bengkulu, yang mengatur kewajiban menggunakan seragam PGRI bagi semua guru. 

Atas temuan tersebut, Heru menyatakan bahwa FSGI memikiki berbagai rekomendasi. Menurutnya, Kementerian Dalam Negeri seharusnya dapat membuat surat edaran kepada daerah-daerah yang menyelenggarakan pemilihaan kepala daerah agar tidak melibatkan guru dalam proses kampanye dan dukungan suara. Sementara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPan-RB) menurut Heru harus mengeluarkan edaran yang isinya melarang seluruh pegawai negeri sipil terlibat dalam kegiatan kampanye. ”Karena guru ASN jumlahnya juga cukup besar di seluruh daerah,” tuturnya. 

Heru menambahkan FSGI mendorong Bawaslu daerah proaktif mencegah sekolah dan siswa dimanfaatkan untuk kepentingan politik calon kepala daerah yang inkuben. Menurutnya sangat sulit berharap para guru dan sekolah melaporkan ke Bawaslu. ”Mereka umumnya takut akan konsekuensi dari laporan jika si calon kepala daerah memenangkan pemilihan,”bebernya. (lyn)

loading...

BACA JUGA

Senin, 21 September 2020 09:52
Pilih Realistis Bukan Pragmatis

Fenomena Calon Tunggal: Antara Aksi Borong Partai hingga Kandidat Punya Kualitas

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Balikpapan dan Kutai…

Senin, 21 September 2020 09:51

Mahar Politik Bikin Pengaderan Parpol Tak Berjalan

DUA dari sembilan daerah di Kaltim hanya memiliki calon tunggal…

Senin, 21 September 2020 09:49

Mobil Terbang dari Turki

MOBIL terbang menjadi teknologi masa depan yang banyak dikembangkan beberapa…

Minggu, 20 September 2020 12:29
Korban Prostitusi Online Diperkosa Penjaga

Terbuai Janji Nikah, Rela Berikan Servis Gratis

NAJIB/KP   Bak pagar makan tanaman, penjaga menggasak korban yang…

Minggu, 20 September 2020 12:26

Hampir 4 Tahun Off, Nah....Akhir Tahun, Rumah Sakit Islam Beroperasi

SAMARINDA–Hampir empat tahun sudah bangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda…

Minggu, 20 September 2020 09:45

Langgar Protokol Kesehatan saat Mendaftar, Tiga Calon Kepala Daerah Ditegur Mendagri

BALIKPAPAN–Kontroversi kampanye di masa pandemi oleh peserta Pilkada Serentak 2020…

Sabtu, 19 September 2020 11:46

Pasien Covid-19 Dirawat di Hotel, Pemerintah Kumpulkan Hotel-Hotel Bintang 3 Sebagai Fasiltas Isolasi

JAKARTA—Pemerintah berencana akan menggunakan hotel-hotel kelas bintang 3 di seluruh…

Sabtu, 19 September 2020 11:35

Resesi Terburuk dalam Satu Dekade, Selandia Baru Optimistis Ekonomi Lekas Pulih

WELLINGTON– Selandia Baru sukses menekan angka penularan Covid-19. Hanya sedikit…

Sabtu, 19 September 2020 11:05

Picu Klaster Baru Covid-19, Tolak Kampanye Diselingi Konser, Kumpulan Massa Tak Lebih 100 Orang

SAMARINDA–Jalannya Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19 memunculkan kekhawatiran.…

Sabtu, 19 September 2020 11:00

Nestapa Nelayan Tradisional di Pesisir Kaltim, Ruang Tangkap Makin Kecil, Tersingkir Geliat Perusahaan

ABDUL Kadirkaget bukan kepalang. Ketika bangun dari tidurnya di atas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers