MANAGED BY:
SABTU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 14 September 2020 12:14
Tuntut Formula Baru DBH Migas, Pemkot Balikpapan Diminta Realistis

Ekonom: Uang IKN Lebih Besar

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN-Momentum pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim dimanfaatkan Pemkot Balikpapan untuk mengusulkan formulasi baru dana bagi hasil (DBH) minyak dan gas (migas). Sebagai kota penyangga, Balikpapan mengusulkan besaran pembagian DBH migas disamakan seperti daerah otonomi khusus (otsus). Yakni Papua dan Aceh yang menerima hingga 70 persen.

Sejak lima tahun lalu, Pemkot Balikpapan sudah mengusulkan formulasi pembagian DBH tersebut. Lalu usulan tersebut disuarakan lagi menyusul keputusan Presiden Joko Widodo yang memindahkan pusat pemerintahan dari DKI Jakarta ke Kaltim, Agustus 2019. Akan tetapi, pemerintah pusat belum memberikan respons atas usulan tersebut.

“Itu (DBH setara daerah otsus untuk Kaltim) baru usulan yang disampaikan oleh bapak wali kota (Rizal Effendi). Saat awal-awal sosialisasi IKN oleh Kementerian PPN (Perencanaan Pembangunan Nasional)/Bappenas. Namun sampai saat ini belum ada pembahasan khusus,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Balikpapan Agus Budi Prasetyo kepada Kaltim Post pekan lalu.

Wali Kota Balikpapan Rizal menambahkan, aspirasi tersebut sudah lama disuarakannya. Jauh sebelum pemerintah pusat merencanakan memindahkan IKN ke Kaltim. Dirinya dulu berkolaborasi dengan Awang Faroek Ishak ketika masih menjabat Gubernur Kaltim. Namun, keputusan presiden yang memindahkan IKN ke Kaltim membuka kembali peluang mengusulkan hal tersebut.

“Makanya kami minta lagi. Supaya DBH Kaltim disamakan daerah otsus,” ucapnya. Berdasarkan regulasi, Papua mendapatkan DBH migas sebesar 70 persen. Demikian juga Aceh. Sementara Kaltim menerima 15,5 persen DBH sektor minyak bumi dan 30,5 persen untuk sektor gas bumi. Adapun pemerintah pusat mendapat porsi 84,5 persen untuk minyak bumi dan 69,5 persen di sektor gas bumi.

“Harusnya Kaltim disamakan dengan Papua dan Aceh. Jadi formulasi DBH itu harusnya diubah,” kata politikus NasDem ini.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:33

Realisasi Pajak Batu Bara Minus 36 Persen

SAMARINDA-Dominasi pertambangan baru bara terhadap perekonomian Kaltim bukan hal baru.…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:32

Vaksin Tak Langsung Dongkrak Ekonomi Kaltim

SAMARINDA-Vaksin rencananya didistribusikan secepatnya. Namun, langkah ini dinilai tak akan…

Sabtu, 24 Oktober 2020 11:14
Dari Duel Akbar UFC 254

Hapus Keraguan, Ujian Terbesar Khabib

Duel UFC 254 Khabib Nurmagomedov vs Justin Gaethje bakal berlangsung…

Jumat, 23 Oktober 2020 22:00

Kaltim Kebagian Jatah 2,25 Juta Vaksin Covid-19, IDI: Vaksinasi Harus Hati-Hati

SAMARINIDA - Pemerintah menargetkan bulan depan sudah bisa memulai vaksinasi…

Jumat, 23 Oktober 2020 21:00

Hilirisasi Batu Bara Berat, Kata Pengusaha Ngga Menguntungkan..!!

Hilirisasi dianggap penting bagi negara untuk meningkatkan nilai tambah batu…

Jumat, 23 Oktober 2020 21:00

Banjir dan Covid-19 Prioritas Belanja Pemprov Kaltim 2021

SAMARINDA­–Angka APBD Kaltim 2021 mendekati final. Utak-atik komposisi belanja dan…

Jumat, 23 Oktober 2020 13:59

Jaga Inflasi Jangan Terlalu Rendah, Serapan PEN dari Pemda Masih Minim

JAKARTA – Pemerintah jungkir balik untuk menjaga daya beli masyarakat…

Jumat, 23 Oktober 2020 10:35

Pembangunan Tol Samarinda Bontang, Gubernur Isran : Ada 4 BUMN yang Diberikan Tugas

PROKAL.CO, SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengungkapkan ada…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:03

Royalti Tambang Hilang, Gubernur Tak Tuntut Pusat, Yakin Ada Kebijakan Lain

Kontribusi Kaltim untuk negara dari sektor pertambangan batu bara saat…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:02

Daerah Bersiap Hadapi Libur Panjang, Waspadai Peningkatan Kasus Covid-19

JAKARTA–Libur panjang pada akhir bulan ini dikhawatirkan akan meningkatkan kasus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers