MANAGED BY:
SENIN
28 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

HIBURAN

Jumat, 11 September 2020 12:21
Black Widow Junjung #MeToo

PROKAL.CO,

Aksi Natasha Romanoff alias Black Widow (Scarlett Johansson) telah lama dinanti. Black Widow banyak diidolakan karena mencerminkan sosok perempuan tangguh. Terlebih, film solo Black Widow itu bakal mengandung unsur feminisme. Begitulah yang dikatakan Johansson.

Dalam wawancara dengan Empire, Johansson mengatakan bahwa itu bakal merefleksikan gerakan #MeToo dan Time’s Up. Seperti yang diketahui, #MeToo adalah gerakan perlawanan terhadap kekerasan dan pelecehan seksual. Gerakan itu mulai populer di Hollywood sejak kasus pelecehan seksual yang dilakukan Harvey Weinstein mencuat pada Oktober 2017.

Saat itu, banyak korban pelecehan seksual yang buka suara dengan menggunakan tagar #MeToo di media sosial. Sedangkan Time’s Up adalah gerakan perlawanan seksual yang digalakkan oleh para selebriti Hollywood atas respons terhadap kasus Weinstein dan #MeToo. Gerakan itu dibuat pada 1 Januari 2018.

’’Aku pikir film ini, secara khusus, sangat merefleksikan apa yang terjadi sehubungan dengan #MeToo dan Time’s Up,’’ kata Johansson. Aktris kelahiran New York City, 22 November 1984, itu menunjuk sutradara Black Widow, Cate Shortland, sebagai orang yang paling aware terhadap isu tersebut dalam film ini. ’’Sangat penting baginya membuat film tentang perempuan yang membantu perempuan lain, perempuan yang mendorong perempuan lain keluar dari situasi yang sangat sulit,’’ tegasnya.

Film solo Black Widow merupakan kisah prekuel yang terjadi antara Captain America: Civil War (2016) dan Avengers: Infinity War (2018). Film tersebut bakal menampilkan asal-usul Natasha, termasuk keluarga Rusia nonbiologisnya. Natasha akan berusaha menghancurkan Red Room. Itu merupakan sebuah organisasi yang melatihnya sebagai prajurit pembunuh.

Bersama Yelena Belova (Florence Pugh), Alexei Shostakov (David Harbour), dan Melina Vostokoff (Rachel Weisz), Natasha akan berhadapan dengan Taskmaster sebagai villain utama. ’’Seseorang bertanya kepadaku apakah Natasha seorang feminis. Tentu saja dia feminis, sudah jelas. Itu pertanyaan yang cukup konyol,’’ imbuh Johansson.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 28 September 2020 18:10

Vanessa Angel Akui Kehidupannya Berubah Setelah Menikah

Sejak menikah hingga memiliki anak, Vanessa Angel merasakan perubahan signifikan…

Senin, 28 September 2020 18:09

Pamer Hadiah Taylor Swift

GIGI HADID sedang bahagia dengan kelahiran bayi perempuan yang menggemaskan.…

Senin, 28 September 2020 18:08

Musik Indonesia yang Susah Abadi, Imbas Minim Dokumentasi

Verba volant, scripta manent. Petuah bijak dalam bahasa Latin yang…

Senin, 28 September 2020 18:07

Ubah Sendiri Suasana Rumah

JAKARTA—Haruka Nakagawa eks JKT48 lebih banyak berada di rumah seiring…

Sabtu, 26 September 2020 11:16

BCL Galang Dana lewat Konser

Bunga Citra Lestari (BCL) menyiapkan sebuah konser amal. Konser virtual…

Jumat, 25 September 2020 13:20

Bayi Perempuan Gigi Hadid-Zayn Malik

Bayi superstar yang dinantikan jutaan fans akhirnya lahir ke dunia.…

Kamis, 24 September 2020 12:39

Video Call dengan Oppa

Penyanyi Rossa lagi-lagi bikin para SM-Stan (penggemar artis-artis SM Entertainment)…

Kamis, 24 September 2020 12:38

Dory Diganti agar Bisa Berkarir Lebih Tinggi

Nama musisi Dory Harsa lagi-lagi menjadi perhatian publik. Setelah diisukan…

Kamis, 24 September 2020 12:36

Sembuh, Elvy Malah Digosipkan Meninggal

Usai sudah masa-masa berat Ratu Dangdut Elvy Sukaesih, 69. Setelah…

Kamis, 24 September 2020 10:05

Tak Ditahan Usai Jadi Tersangka

Banyak pihak menduga Lia Ladysta akan langsung ditahan usai diperiksa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers