MANAGED BY:
SELASA
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 11 September 2020 10:00
Masih Boleh Menumpuk Kontainer
DISPENSASI: Aktivitas di area peti kemas Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, beberapa waktu lalu. PUGUH SUJIATMIKO/JAWA POS

PROKAL.CO,

SURABAYA– Persebaran virus SARS-CoV-2 yang belum bisa dikendalikan berpengaruh besar terhadap aktivitas bisnis di pelabuhan. Karena itu, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperpanjang masa dispensasi tumpukan kargo di pelabuhan. Itulah upaya untuk meringankan beban para pelaku usaha.

Beberapa waktu lalu, Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (Asdeki) mengeluhkan perpanjangan batas waktu penumpukan barang di lapangan penumpukan terminal peti kemas. Perpanjangan itu tertuang dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Nomor 37 Tahun 2020. Surat tersebut merupakan pembaruan dari Surat Edaran 20/2020.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Arif Toha menyatakan, kebijakan itu sudah tepat. Surat edaran tersebut terbit untuk memfasilitasi para pelaku usaha yang bisnisnya surut akibat pandemi. Misalnya, pengurangan kegiatan yang mengakibatkan layanan administrasi tertunda.

”Ketika kontainer sudah bongkar di lini 1 hingga batas maksimal, ternyata surat belum sampai karena harus mengikuti pengiriman melalui penerbangan hari selanjutnya,” ungkap Arif kemarin (10/9). Dengan begitu, dispensasi tersebut merupakan bentuk fasilitas dalam upaya menekan biaya logistik di pelabuhan.

Masa perpanjangan penumpukan kontainer di lini 1 sesuai surat edaran yang baru tidak berubah dengan edaran sebelumnya. ”Jadi, hanya bertambah dua hari dari regulasi yang ada,” ujarnya.

Merujuk pada Permen Perhubungan Nomor 116 Tahun 2016, untuk menekan dwelling time di pelabuhan, masa penumpukan di terminal atau lini 1 dibatasi maksimal tiga hari. Lalu, dengan keluarnya surat edaran, masa penumpukan menjadi maksimal lima hari.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 20 Oktober 2020 12:11

Menkeu Tolak Usulan Relaksasi Pajak Mobil Baru

JAKARTA - Usai harap-harap cemas menunggu jawaban, kini industri otomotif…

Senin, 19 Oktober 2020 15:57

Otomotif Beri Kontribusi Signifikan

 Meski menjadi salah satu sektor yang terdampak pandemi, kinerja industri…

Senin, 19 Oktober 2020 15:56

Wait and See Pajak Nol Persen, Pelaku Industri dan Konsumen Nanti Wacana Relaksasi

Industri otomotif menjadi salah satu sektor yang terpukul akibat pandemi…

Senin, 19 Oktober 2020 15:53

BLT Diklaim Ideal Kerek Daya Beli

SAMARINDA- Bantuan langsung tunai (BLT) tetap dianggap ideal untuk mendorong…

Senin, 19 Oktober 2020 15:52

Pembebasan Pajak Kendaraan Baru Dinanti

BALIKPAPAN- Pelaku usaha di bidang otomotif menanti jawaban Kementerian Keuangan…

Sabtu, 17 Oktober 2020 13:02

Serapan Semua Segmen Properti Terdampak Pandemi

JAKARTA- Penyerapan produk properti cenderung melambat di masa pandemi. Sebagian…

Sabtu, 17 Oktober 2020 12:58

Daya Beli Masyarakat Masih Rendah

BALIKPAPAN–Daya beli masyarakat Kaltim hingga kini belum mampu bangkit. Musababnya,…

Sabtu, 17 Oktober 2020 12:33

Pandemi, Go-Send Siap Kirim Dokumen Kependudukan

BALIKPAPAN menjadi pionir lahirnya program pengantaran dokumen kependudukan melalui Go-Send…

Sabtu, 17 Oktober 2020 07:58

Undian Simpeda Bankaltimtara 2020, Bentuk Apresiasi kepada Nasabah

Sabtu, 17 Oktober dilaksanakan puncak Undian Simpeda Bankaltimtara 2020 wilayah…

Jumat, 16 Oktober 2020 14:15

Miniatur Pesawat Melanglang Dunia

Perajin merampungkan pembuatan miniatur pesawat di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers