MANAGED BY:
SABTU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 11 September 2020 11:21
Seputar Cerita di Balik Masa Pandemi (2)
Sempat Dijauhi Tetangga, Pilih Mandi di Luar Rumah agar Aman
TETAP SEMANGAT: Warga di sekitar Jalan Serayu, Samarinda Utara, lokasi pemakaman pasien Covid-19 menjadi bagian penting dalam tim pemulasaran. RAMA SIHOTANG/KP

PROKAL.CO,

Dering telepon kerap terdengar di handphone Waryo. Panggilan dari petugas tim pemulasaran, memberikan kabar untuk disiapkan liang lahat. Meski jarum jam menunjukkan waktu istirahat, tim penggali makam mau tak mau harus bersiap lebih dahulu di Taman Pemakaman Raudlatul Jannah.

 

RASA letih dan pegal menjadi hal yang selalu dirasakan setelah pemakaman. Lubang berukuran 2x1 meter harus dipersiapkan sebelum jenazah tiba. Tak mudah untuk memerhatikan lubang sedalam 2 meter. Tanah pemakaman banyak bebatuan yang membuat proses penggalian lebih susah.

Belum lagi para penggali kubur harus berburu waktu. Selama sebulan terakhir, angka kematian karena Covid-19 di Kota Tepian cukup tinggi. Tak jarang penggalian makam hingga lepas tengah malam. "Beberapa waktu lalu juga hampir kalang kabut, karena lokasi banyak batu laterit, jadi ya setengah mati juga. Untungnya kami kemarin ada siapkan stok," kata Waryo, penggali makam di Taman Pemakaman Raudlatul Jannah.

Untuk menyiasati terjadinya penumpukan, Waryo bersama lima rekannya membuat stok lebih dulu. Setiap orang ditargetkan menyelesaikan satu lubang. Begitu juga jika stok lubang sudah digunakan, tim pemakaman harus kembali menyiapkan cadangan liang lahat. "Kami pernah sisa satu dan ada yang meninggal malam. Jadi harus gali satu lagi buat stok. Harus jadi itu," terang pria yang juga ketua RT 20, Kelurahan Tanah Merah.

Bukan hanya menggali kubur. Waryo dan rekannya juga turut membantu tim evakuasi Satgas Covid-19 saat pemakaman. Termasuk yang mengangkat peti mati ke liang lahat. Lengkap menggunakan baju hazmat dan masker. "Ya kami ikut makamkan. Meski malam ya tetap ikut. Kalau capek sudah pasti, tapi kami sehat saja kok," imbuhnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers