MANAGED BY:
RABU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Kamis, 10 September 2020 11:42
Pengalaman Melawan Covid-19

 Kesehatan lahir dan bathin dapat terpenuhi apabila kita dapat memanjakan “imin” dengan perlakuan yang sangat istimewa. Sebab keseimbangan dalam memperlakukan imin, iman, dan imun akan memiliki dampak yang luar biasa dalam melaksanakan amanah sebagai abdun dan kholifatul fil ard. Bagaimana kiat untuk memanjakan imin agar memiliki dampak yang signifikan dalam penyembuhan dari Covid-19 antara lain:

 Olah pikir, olah hati dan olah iman.   Saat menjalani isolasi mandiri kita dituntut untuk membebaskan pikiran-pikiran yang membuat stres ataupun panik, karena akan berpengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh. Maka dalam masa isolasi mandiri pikiran kita harus berpikir positif, jangan berburuk sangka, kepasrahan terhadap Allah terkait dengan ujian yang diberikan, mengingat hal-hal yang menyenangkan, meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah, bahwa nikmat yang diberikan sudah terlalu banyak terkadang kita lupa untuk mensyukurinya. Hati juga harus diupayakan untuk riang gembira, jangan bersedih dan jangan berkecil hati, kita harus yakin bahwa penyakit pasti akan sembuh dan ada obatnya sebagaimana hadis Rasulullah dari,“Apabila Allah menurunkan penyakit, Dia pasti menurunkan obatnya.” (HR. Bukhari).

 Kedua, olah lisan dan olah jiwa.Saat isolasi kita harus memiliki jadwal yang sudah tersusun dengan baik, agar waktu kita dapat termanfaatkan dengan baik. Sebaiknya pada saat sakit dan sulit, menjadi momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah. Zikir setiap saat, mengetuk pintu langit dengan doa, salat maktubah dan salat sunnah, membaca Alquran dan membaca salawat yang dianjurkan oleh ulama salafussholih.

Biasanya apabila kita sehat dan banyak kesibukan, terkadang kita lupa bahkan abai terhadap ritual-ritual yang sebenarnya itu menjadi penguat secara bathiniyah untuk keselamatan dan kesehatan keluarga. sejatinya ruh itu memerlukan makanan seperti tubuh, makanan ruh antara lain dari zikir, amalan kebaikan, doa, salat, membaca Alquran dan ibadah lainnya yang akan menimbulkan ketenangan bathin sehingga dapat berpengaruh secara signifikan terhadap kekuatan imun dan iman kita. 

Olah raga. Dalam menjalani isolasi kita juga dituntut untuk olah raga yang teratur sehingga dapat mengeluarkan keringat, berjemur di bawah terik matahari dan aktivitas fisik lainnya yang akan dapat membakar kalori dan memperlancar sirkulasi darah. Olah raga diperlukan paling tidak selama 30 – 60 menit setiap pagi dan sore hari. 

Olah rasa. Pelajaran yang berharga saat kita menjalani isolasi mandiri adalah mengolah perasaan kita, bahwa saat mendapatkan ujian yang sangat berat bagaimana perasaan kita untuk mengembalikan segala persoalan kepada kehendak Allah dan introspeksi diri kita tentang dosa-dosa yang pernah kita lakukan. Di sisi lain juga bagaimana kita harus memiliki perasaan yang sensitif terhadap lingkungan, teman, saudara seiman dan saudara sebangsa dan sesama manusia agar memilki kepedulian yang tinggi apabila tertimpa musibah ataupun nasib yang kurang beruntung.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 16 Oktober 2020 13:39

Melihat Isi Kepala Calon Pemimpin Daerah

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Rabu, 14 Oktober 2020 11:17

Pandemi Belum Usai, Masalah Baru Dimulai

Oleh: Putri Indar Dewi Mahasiswi Prodi KPI IAIN Samarinda  …

Senin, 12 Oktober 2020 11:50

Klaim Presiden Jokowi yang menyebut Omnibus Law RUU Cipta Kerja Mendukung Upaya Pemberantasan Korupsi, Adalah Pernyataan yang Menyesatkan Publik

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut Omnnibus Law RUU Cipta…

Senin, 12 Oktober 2020 09:51

Dua Jalan Membatalkan UU Cipnaker

Rancangan Undang Undang (RUU) Cipnaker telah disahkan dalam rapat Paripurna…

Jumat, 09 Oktober 2020 11:20

Pemimpin yang Tidak Mencium Bau Surga

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Jumat, 09 Oktober 2020 10:42

Politik Empati

Oleh: Syamsuddin Pegiat JAKFI Nusantara Kota Samarinda   PUT yourself…

Sabtu, 26 September 2020 13:01

Tantangan Literasi Data di Era Normal Baru

Oleh: Siswandi Kasi Statistik Distribusi BPS Kutai Timur   PRESIDEN…

Kamis, 24 September 2020 11:30

Pengalaman Melawan Covid-19

R i s w a d i (Sekretaris Pengurus Wilayah…

Selasa, 22 September 2020 17:27

Peran Pemuda Menjaga Titik Waras Sebuah Demokrasi

Oleh: Rahman Baidawi, SKM Generasi Muda Paser     Kontestasi…

Sabtu, 19 September 2020 10:59

Belajar dari Syekh Ali Jaber

Oleh Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda  …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers