MANAGED BY:
SABTU
31 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Rabu, 09 September 2020 14:15
Arab Saudi Tutup Kasus Khashoggi, Dakwaan Dirahasiakan, Tak Ada Vonis Mati
Jamal Khashoggi

PROKAL.CO,

RIYADH– Pengadilan Arab Saudi akhirnya mengetok putusan terhadap terdakwa pembunuhan Jamal Khashoggi Senin lalu (7/9). Mereka yang terbukti terlibat mendapatkan hukuman 7–20 tahun penjara. Putusan tersebut membuat banyak pihak naik pitam.

’’'Ini adalah babak terakhir dari parodi hukum di Arab Saudi. Dan sudah terbukti bahwa pihak kerajaan tak pernah berniat memberi Jamal Khashoggi keadilan,'’’ ujar Pelapor Khusus PBB untuk Pembunuhan Ekstrayudisial Agnes Callamard kepada CNN.

Investigator PBB itu marah karena Kerajaan Arab Saudi seakan menutup telinga terhadap masukan dari luar. Tuntutan agar proses sidang dilakukan dengan adil dan terbuka tak pernah digubris.

Saudy Press Agency, kantor berita kerajaan, hanya merilis delapan orang dinyatakan terbukti membunuh Khashoggi. Lima orang bakal dihukum 20 tahun penjara. Kemudian, dua terdakwa dihukum 7 tahun penjara. Terdakwa terakhir dihukum 10 tahun penjara.

Pemerintah tak merilis siapa saja yang menerima hukuman tersebut. Atau detail mengenai dakwaan dan peran mereka. ’’Dengan kata lain, kejaksaan (Arab Saudi, Red) ingin mengubur kasus ini selamanya. Tanpa menjawab pertanyaan penting seperti di mana jenazah Khashoggi?’’ ujar Khalil Jahshan, pakar Arab Center di AS sekaligus teman akrab Khashoggi, kepada Al Jazeera.

Jelas saja keluarga dan publik internasional geram dengan proses hukum yang dilakukan pemerintah Arab Saudi. Penulis opini Washington Post itu terbunuh di Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Turki pada Oktober 2018. Namun, rezim Raja Salman terus membantah di tengah banyaknya alat bukti.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 30 Oktober 2020 11:17

Kandidat Pemimpin WTO Ditolak AS

JENEWA– Masalah kepemimpinan World Trade Organization (WTO) masih belum menemukan…

Jumat, 30 Oktober 2020 10:55

Imbas Lonjakan Kasus Covid-19, Prancis dan Jerman Lockdown Lagi

PARIS– Prancis dan Jerman mengambil keputusan sulit. Dua negara dengan…

Jumat, 30 Oktober 2020 10:10

Prayuth Tolak Mundur sebagai PM, Ingin Lanjutkan Amandemen Konstitusi

BANGKOK– Mundur bukanlah pilihan. Itu sama saja dengan melarikan diri…

Jumat, 30 Oktober 2020 10:05

TikTok Ekspansi Eropa dan Asia

BEIJING– Pengelola platform media sosial video TikTok terus menentang tekanan…

Rabu, 28 Oktober 2020 16:38

Didukung Suara Mayoritas Senat, Amy Barrett Disumpah Hakim Agung

WASHINGTON DC– Senin (26/10) Presiden AS Donald Trump telah membuat…

Rabu, 28 Oktober 2020 10:06

Terkait Naiknya Sebaran Covid-19 di LA, Lakers Jadi Kambing Hitam

LOS ANGELES – Persebaran Covid-19 kembali pesat beberapa minggu terakhir…

Selasa, 27 Oktober 2020 14:14

Produk Prancis Diboikot, Presiden Macron Dikecam

PARIS– Di sejumlah negara di Timur Tengah, produk-produk Prancis menghilang…

Selasa, 27 Oktober 2020 12:02

Molave Hantam Filipina, 12 Nelayan Hilang

MANILA– Badai kembali menerjang Filipina. Ribuan penduduk terpaksa mengungsi akibat…

Selasa, 27 Oktober 2020 11:59

Desakan Muhyiddin Mundur Menguat

KUALA LUMPUR- Muhyiddin Yassin berada dalam tekanan. Banyak pihak yang…

Senin, 26 Oktober 2020 13:54

Habis-habisan Kejar Target Suara, Sehari, Trump Datangi Tiga Swing State

WASHINGTON DC– Presiden AS Donald Trump terlihat berupaya mati-matian. Menjelang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers