MANAGED BY:
MINGGU
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Rabu, 09 September 2020 13:49
Cara MAKI Menggaet Informasi dan Data Kasus-Kasus Besar
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman

Khusus untuk kasus-kasus yang melibatkan orang-orang ’’besar’’, MAKI mengaku mengumpulkan informasi lewat jejaring pertemanan dan relasi yang sudah lama terbangun di lingkungan institusi penegak hukum. Membangun jaringan ’’cepu’’ itu dimulai sejak 2003 atau awal-awal dirinya hijrah ke Jakarta. ’’Informanku bukan dari BIN (Badan Intelijen Negara) atau orang-orang Pejaten (sebutan markas BIN),’’ ungkap pria kelahiran Ponorogo, Jawa Timur, tersebut.

Boyamin mengaku tidak akan membuka nama orang-orang yang telah memberinya informasi dan data terkait dengan korupsi maupun penyimpangan. ’’Pelapor itu yakin ke saya, karena saya tidak mencari duit dari data itu,’’ ujarnya.

Boyamin berkomitmen membayar informasi dan kepercayaan para pelapor itu dengan mengawal kasus sampai tuntas. Lewat MAKI, Boyamin beberapa kali menggugat institusi penegak hukum melalui praperadilan karena kasus yang dilaporkannya mangkrak alias tidak ditindaklanjuti. ’’Saya menjamin sumber informasi saya itu aman,’’ papar mantan anggota DPRD Solo tersebut.

Makin lama, semakin banyak orang yang melaporkan dugaan kasus korupsi dan penyimpangan ke nomor ’’call centre’’ MAKI. Bahkan, sehari bisa 10 nomor baru yang menghubungi. Namun, tidak semua laporan dan informasi itu ’’dikawal’’ ke penegak hukum. ’’Paling banyak (yang dilaporkan) itu investasi bodong,’’ ungkapnya.

Boyamin menambahkan, selama dua bulan terakhir, dirinya tidak bisa melakukan pekerjaan utama sebagai advokat/pengacara. Sebab, dia harus mengawal urusan terkait dengan Djoko Tjandra dan Ketua KPK Firli yang sampai sekarang belum tuntas. ’’Pekerjaan utama saya jadi terbengkalai,’’ tutur jebolan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta tersebut.

Kiprah Boyamin Saiman bersama MAKI dalam upaya pemberantasan korupsi juga dibutuhkan penegak hukum dan lembaga pengawas penegak hukum. Komisi Kejaksaan (Komjak), misalnya. Mereka menilai keberadaan MAKI dibutuhkan sebagai kontrol sosial penegak hukum. ’’Memperkuat penegak hukum yang orientasinya kepada keadilan masyarakat,’’ terang Ketua Komjak Barita Simanjuntak kepada Jawa Pos kemarin.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 16 Januari 2021 11:08
Belajar Daring Menyenangkan dan Efektif lewat Metode MIKIR

Anak Berkreasi, Mampu Menyerap Ilmu Lebih Baik

Guru harus berinovasi di masa pembelajaran daring. Melalui metode MIKIR…

Rabu, 13 Januari 2021 13:21
Yang Kehilangan Orang-Orang Terkasih dalam Tragedi Sriwijaya (3-Habis)

Gedung Sudah Dipesan, Undangan Telah Disebar

Mulyadi P. Tamsir yang baru menikah November lalu mengabari sang…

Rabu, 13 Januari 2021 10:38
Yang Kehilangan Orang-Orang Terkasih dalam Tragedi Sriwijaya Air (2)

Hari Itu, Tak seperti Biasanya, Oke Lupa Mengabari Keluarga

Cita-cita mempertautkan Fadly Satrianto dan Oke Dhurrotul Jannah di maskapai…

Senin, 11 Januari 2021 13:37

Rahmania Ekananda di Mata Keluarga dan Sahabat

Nanik mencoba menelepon anaknya berkali-kali. Seharusnya saat itu sudah waktunya…

Rabu, 06 Januari 2021 11:15

Kisah Para Pelaku Pesta Miras Berujung Maut, Izin Bakar-bakar di Pos Kamling

Sebelum berpesta miras, Dadang sempat pamit pada sang ibu. Ingin…

Selasa, 05 Januari 2021 18:01
Cerita Pendistribusian Vaksin ke Berbagai Daerah

Barakuda, Petugas Bersenjata, sampai Intel Turut Berjaga

Daerah-daerah menyambut kedatangan vaksin dengan menyiapkan data calon penerima, rantai…

Selasa, 05 Januari 2021 16:47

Ketika Din Syamsuddin Kembali ke Gontor untuk Menikah

Ini pernikahan ketiga bagi Din Syamsuddin setelah resmi bercerai dengan…

Jumat, 01 Januari 2021 12:16
Kisah Para Peraih PMI Awards di Arab Saudi

Susi Bagikan Sembako, Kamal Ajarkan Teknik Bekam

Kendati berada di negeri orang, dua pekerja migran ini tetap…

Kamis, 31 Desember 2020 11:02
Cerita Sejumlah WNI di Inggris setelah Merebaknya Varian Baru Virus Korona

Batal ke London meski Sudah Pesan Tiket Kereta dan Museum

Varian baru virus korona tak cuma membuat Inggris ”dikucilkan” banyak…

Rabu, 30 Desember 2020 15:04
Kisah Batuq Bura, Destinasi Wisata yang Dibuka Saat Pandemi

Daya Tarik Tinggi, Bikin Batuq Bura Tetap Diminati di Tengah Pandemi

Salah satu sektor yang cukup terdampak pandemi covid covid pandemi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers