MANAGED BY:
SABTU
24 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Rabu, 09 September 2020 12:09
Menag Pastikan Penceramah Bisa Berdakwah Meski Tak Punya Sertifikat
Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menjamin bahwa para penceramah tetap bisa berdakwah meskipun tidak memiliki sertifikat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com )

PROKAL.CO,

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menjamin bahwa para penceramah tetap bisa berdakwah meskipun tidak memiliki sertifikat. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI.

Fachrul menegaskan bahwa program Penceramah Bersertifikat bersifat voluntary atau sukarela. Karenanya, program ini tidak memiliki konsekuensi, apa lagi menyebabkan pelarangan dakwah bagi penceramah.

“Pasti tidak akan terjadi (penghentian dakwah, Red) karena tidak memiliki sertifikat. Tapi kalau ada penghentian karena ada konten ceramah mungkin saja. Tapi tidak akan pernah ada petunjuk lanjutan untuk menghentikan ceramah karena tidak memiliki sertifikat,” kata dia, Selasa (8/9).

Menag menyampaikan, dengan jaminan ini, maka tidak perlu ada ketakutan atau pun kekhawatiran terhadap program penceramah bersertifikat. “Jadi tidak ada yang perlu ditakutkan dengan program ini. Niat program ini malah bagus, karena ingin meningkatkan wawasan kebangsaan bagi penceramah,” tegasnya.

Oleh karenanya, Kemenag juga melibatkan lembaga terkait dalam program yang ditujukan bagi penceramah seluruh agama dan dikemas dalam bentuk pelatihan ini. “Kita akan melibatkan majelis agama, untuk agama Islam kita libatkan MUI. Sementara untuk agama lain, nanti ada dari majelis agamanya masing-masing,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk menyampaikan materi tentang empat pilar. Kemudian, BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) untuk menyampaikan perkembangan terkini kondisi secara nasional.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 23 Juli 2021 11:29
Beber Praktik Premanisme dan Kecurangan Lewat Kades

PHP Pilgub Kalsel, MK Minta Lampiran Bukti Detail

JAKARTAs – Sidang perdana gugatan Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) jilid…

Jumat, 23 Juli 2021 11:25

TWK Pegawai KPK Cacat Prosedur, Ombudsman Minta Presiden Ambil Alih Kewenangan PPK KPK

JAKARTA- Polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK menjadi aparatur…

Jumat, 23 Juli 2021 11:11

Akhirnya, Pemerintah Larang TKA Masuk

Pada kesempatan yang sama, Menkumham Yasonna Laoly menambahkan, pemerintah akhirnya…

Jumat, 23 Juli 2021 11:09

Tersangka Penembak Laskar FPI Tak Juga Diserahkan, Ini Alasan Polri

Bareskrim Polri tak kunjung melakukan pelimpahan berkas perkara tahap 2…

Jumat, 23 Juli 2021 10:18

Desak Pemerintah Jalankan Kewajiban Konstitusional, Beri Pengakuan Penuh Masyarakat Hukum Adat Laman Kinipan

Aliansi Akademisi untuk Kinipan menggelar konferensi pers dengan tajuk "Dari…

Kamis, 22 Juli 2021 11:20

Pegawai KPK Tolak Diklat Bela Negara

JAKARTA - Polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK kembali…

Kamis, 22 Juli 2021 10:46
KPPOD Usul Sanksi Potong Gaji Kepala Daerah

Mendagri Gerah Pencairan Bansos Masih Rendah

JAKARTA– Bantuan sosial (bansos) menjadi salah satu sumber masyarakat untuk…

Kamis, 22 Juli 2021 10:13

Aturan Dikorbankan, Presiden Terbitkan Aturan Baru, Rektor UI Boleh Rangkap Jadi Komisaris BUMN

JAKARTA- Aturan hukum akhirnya dikorbankan dalam polemik rangkap jabatan Rektor…

Kamis, 22 Juli 2021 10:10
Integrasi Dokumen Kesehatan untuk Syarat Perjalanan Udara

Penerbangan Jakarta-Bali Tak Perlu Isi e-HAC

Kini validasi syarat terbang bagi calon penumpang pesawat tak lagi…

Rabu, 21 Juli 2021 10:56

Kasus Positif Turun Hampir 40 Persen, Pemerintah Bisa Tentukan Kriteria Pelonggaran

JAKARTA- Pertambahan 56.757 kasus positif harian pada tanggal 15 Juli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers