MANAGED BY:
SABTU
05 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 01 September 2020 13:11
MAKI: Teman Dekat Pinangki Layak Jadi Tersangka

Diduga Memfasilitasi Hadiah dari Djoko Tjandra

Jaksa Pinangki

PROKAL.CO,

JAKARTA– Desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil alih penanganan kasus jaksa Pinangki Sirna Malasari makin kuat. Bahkan, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) telah menyurati Kejaksaan Agung (Kejagung). Mereka meminta Ke-jagung membuka diri dengan melibatkan KPK.

”Agar Kejagung menerima dengan tulus dan tangan terbuka atas kehadiran KPK dalam menjalankan tugas supervisi dan koordinasi,” ungkap Koordinator MAKI Boyamin Saiman. Untuk membuktikan Kejagung tidak punya beban dalam menyidik Pinangki, Boyamin menyatakan, bila perlu KPK mengambil alih proses hukumnya. ”Harus bersedia diambil alih penanganan perkara aquo apabila KPK menghendakinya,” jelas dia. Sebagai lembaga penegak hukum yang berkonsentrasi menangani kasus korupsi, dia yakin, KPK mampu. Aturan dan ketentuan yang berlaku juga sudah membolehkan KPK mengambil alih penanganan kasus ter-sebut.

Kejagung juga bisa menghadirkan KPK untuk membantu mereka terkait alat bukti elektronik. Baik itu sadapan maupun rekaman dari operator jaringan telepon seluler. Sebab, kata Boyamin, hanya KPK yang mempunyai wewenang untuk mendapat sadapan atau rekaman provider telepon seluler untuk dijadikan alat bukti. ”Bantuan KPK terkait hasil sadapan atau rekaman dapat digunakan penyidik Kejagung,” beber dia.

Dengan begitu, mereka lebih mudah mengembangkan pengusutan kasus Pinangki. Itu penting mengingat kasus Pinangki bisa saja menyeret nama-nama lain. Dia menyebut saksi AIJ. Menurut Boyamin, saksi tersebut sudah bisa ditetapkan sebagai tersangka. Boyamin memang tidak bersedia membuka nama lengkap AIJ. Namun, penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung sudah pernah memanggil seorang saksi bernama Andi Irfan Jaya. Menurut Kejagung, saksi tersebut merupakan teman dekat Pinangki. Sedangkan informasi yang diterima MAKI, saksi itu turut memfasilitasi Pinangki mendapatkan hadiah atau janji dari Djoko Tjandra.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono menyampaikan bahwa penyidik JAM Pidsus Kejagung tidak bisa diintervensi. Apalagi terkait penetapan tersangka. Namun, dia membenarkan bahwa Andi Irfan Jaya pernah diperiksa. ”Total jumlah saksi sampai dengan hari ini (kemarin, Red) sekitar 12 orang,” ungkap Kapuspenkum Kejagung.

Kemarin, lanjut dia, pihaknya memeriksa tujuh saksi terkait kasus Pinangki. Termasuk di antaranya Djoko Tjandra yang juga sudah menjadi tersangka. Selain itu, Anita Kolopaking juga diperiksa. Pun demikian dengan sopir Pinangki. ”Tentu pemeriksaan terhadap orang-orang tadi dikaitkan dengan pasal sangkaan terhadap para tersangka,” jelasnya Yakni, penerima suap serta pemberi suap.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 04 Desember 2020 15:36

Kembali Buka, Operasional RSI Samarinda Tidak Mudah

SAMARINDA-Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda tengah bersiap buka kembali. Berbagai…

Jumat, 04 Desember 2020 15:31

Gorong-Gorong Sudah Terpasang, Perbaikan Akses Kutim-Berau Masih Berprogres

BALIKPAPAN-Jalan poros yang menghubungkan Kutim dan Berau, yang ambles Rabu…

Jumat, 04 Desember 2020 15:29
Upaya BNPT Libatkan Perempuan Kaltim Melawan Terorisme

Paham Kekerasan Mulai Menyasar Anak Usia Dini

Dalam riset Setara Institute, tentang kota toleran, Samarinda berada di…

Kamis, 03 Desember 2020 12:41

Kampus Buka, Mahasiswa Boleh Pilih Daring

JAKARTA– Mulai pertengahan Januari 2021, kampus diizinkan kembali buka. Pada…

Kamis, 03 Desember 2020 12:40

Siapkan TPS Khusus bagi Pemilih yang Demam

SEMENTARA itu, sepekan jelang pemungutan suara, logistik Pilkada Balikpapan sudah…

Kamis, 03 Desember 2020 12:39

Sebelum Pilgub, Wagub Optimistis MYC Terwujud

SAMARINDA-Proyek yang dibangun dengan skema kontrak tahun jamak atau multiyears…

Kamis, 03 Desember 2020 12:36
Melawan HIV/AIDS di Tengah Pandemi Covid-19 (3-Habis)

Singkirkan Stigma Negatif, Keputusan “Sembuh” di Tangan ODHA

Global Solidarity, Shared Responsibility menjadi tema peringatan Hari AIDS Sedunia…

Kamis, 03 Desember 2020 12:35

Akses Kutim-Berau yang Sempat Terputus, Bikin “Jalan Darurat” biar Bisa Dilintasi

BALIKPAPAN–Akses warga Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kutai Timur (Kutim),…

Kamis, 03 Desember 2020 12:25

Pemantau Boleh Masuk TPS dan Gugat ke MK, Khusus di 25 Daerah Pilkada Paslon Tunggal

JAKARTA- Kebijakan baru diambil Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait pilkada…

Kamis, 03 Desember 2020 11:10
Melawan HIV/AIDS di Tengah Pandemi Covid-19 (2)

Mudah Akses Obat, Ingatkan ODHA Tidak “Menghilang”

Dengan ARV, kualitas hidup orang dengan HIV/AIDS (ODHA) sudah sama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers