MANAGED BY:
JUMAT
23 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Kamis, 27 Agustus 2020 13:47
Di Tengah Pandemi Sebanyak 3,3 Juta Pekerja Keluar BPJamsostek

Didominasi Mengundurkan Diri dan PHK

ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA– Pandemi Covid-19 menggerus kepesertaan BPJamsostek. Dalam kurun Maret sampai Juli sebanyak 3,3 juta lebih pekerja keluar dari BPJamsostek. Jumlah ini mengalami kenaikan 8,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dalam kurun Maret sampai Juli, jumlah pekerja keluar dari BPJamsostek paling banyak terjadi pada Mei. Yakni mencapai 696.056 orang. Jumlah ini lebih besar dibandingkan tingkat keluar pada Mei 2019 yang tercatat ada 557.911 orang. Data pekerja yang keluar di tengah pandemi itu dipaparkan Dirut BPJamsostek Agus Susanto di Komisi IX DPR kemarin (26/8).

Agus lantas memaparkan alasan sekian banyak pekerja itu keluar dari BPJamsostek di tengah pandemi Covid-19. Sebanyak 78 persen diantaranya keluar karena alasan mengundurkan diri atau resign. Meskipun secara resmi tertulis mengundurkan diri, diduga kuat banyak yang mundur karena kondisi ekonomi perusahaan. Kemudian 20 persen karena pemutusan hubungan kerja (PHK). Sisanya sejumlah dua persen karena masuk usia pensiun.

BPJamsostek juga menghitung data per Juli 2020 jumlah tenaga kerja di Indonesia mencapai 131,03 juta orang. Dari jumlah tersebut yang berpotensi atau eligible untuk ikut BPJamsostek berjumlah 92,45 juta orang. Sedangkan jumlah pekerja yang ikut BPJamsostek berjumlah 49,73 juta orang atau sekitar 53,79 persen dari pekerja yang eligible.

Agus lantas menjelaskan dari jumlah besaran uang jaminan hari tua (JHT) yang diklaim peserta BPJamsostek. Dia mengatakan total klaim JHT sampai Juli 2020 mencapai Rp 18,1 triliun dan dibayarkan kepada 1,4 juta pekerja. ’’Pekerja yang mengambil klaim JHT ini sebagian besar adalah (pekerja di perusahaan, Red) skala usaha besar,’’ jelas Agus.

Selama masa pandemi ini, Agus mengatakan disiapkan layanan tanpa ada kontak fisik. Diantaranya adalah klaim bisa dilakukan secara online penuh. Kemudian layanan di kantor BPJamsostek juga menggunakan virtual atau telekonferensi. Jadi pekerja yang datang ke BPJamsostek berkomunikasi dengan petugas melalui layar monitor.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 23 April 2021 14:42

BI : Vaksinasi Harus Digencarkan, Jika Tidak, Bisa Mengoreksi Pertumbuhan Ekonomi 

SAMARINDA - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim Tutuk…

Jumat, 23 April 2021 11:16

Apa Kabar Masa Depan Hilirisasi Industri Sawit Kaltim..?

BEGITU banyak harapan baik yang mengemuka ketika Kalimantan Timur diputuskan…

Jumat, 23 April 2021 01:00

Bank Mandiri Berbagi Diskon di Borneo Ramadhan Festival 2021

Memeriahkan Ramadhan dan mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia guna mendorong…

Kamis, 22 April 2021 11:19

Harga Cabai Masih Mahal, Stok Pangan Masih Aman hingga Tiga Bulan

BALIKPAPAN – Selama Ramadan hingga Idulfitri, Dinas perdagangan memastikan harga…

Rabu, 21 April 2021 16:32

Harga Daging Ayam Terkerek Pakan

Harga daging ayam di beberapa daerah merangkak naik. Rata-rata harganya…

Rabu, 21 April 2021 16:31

Terus Pupuk Pertumbuhan Produk UMKM

Kontribusi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah…

Rabu, 21 April 2021 16:03

Kebutuhan Uang di Kaltim selama Ramadan Rp 2,4 Triliun

SAMARINDA - Perbankan diprediksi memerlukan Rp 2,4 triliun untuk memenuhi…

Rabu, 21 April 2021 16:02

PLN Siapkan Solar Farm di IKN

Perusahaan Listrik Negara (PLN) merencanakan proyek solar farm untuk menunjang…

Rabu, 21 April 2021 16:00

Perbankan Jangan Persulit UMKM

SAMARINDA- Pemprov Kaltim mengajak seluruh pimpinan perbankan, baik BUMN maupun…

Rabu, 21 April 2021 15:27

Mudik Ditiadakan, Bisnis Angkutan Darat Kolaps

SAMARINDA–Kebijakan pemerintah melarang mudik Lebaran pada 6–17 Mei, memukul sektor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers