MANAGED BY:
RABU
28 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Senin, 24 Agustus 2020 10:53
Drama di Tikungan Terakhir, Bahayanya Orang Ketiga

Victory Perdana Miguel Oliveira

Miguel Oliviera (paling kiri) menyalip 2 rider di depannya, di tikungan terakhir.

PROKAL.CO,

SPIELBERG– Sejarah tercipta pada balapan ke-900 di GP Styria tadi malam. Bukan jagoan Ducati Andrea Dovizioso, pembalap KTM Pol Espargaro, atau Jack Miller dari Pramac Ducati yang finis terdepan. Namun, rider KTM Tech3 Miguel Oliveira yang menggoreskan tinta sejarah tersebut.

Dia berhasil memenangi balapan pertamanya sekaligus menjadi pembalap pertama Portugal yang berhasil memenangi race di kelas premier. Balapan tadi malam memang berlangsung ketat hingga tikungan terakhir. Duel ketat antara Espargaro dan Miller tersaji sejak tikungan ketiga pada lap pemungkas. Oliveira yang menguntit di belakang keduanya menemukan celah untuk menyalip di tikungan terakhir. Atau, setelah Miller memaksa Espargaro melebar. ’’Aku begitu emosional. Aku ingin bicara banyak, tapi aku nggak bisa berkata-kata,” papar rider 25 tahun tersebut.

’’Hari ini menjadi sejarah buatku dan negaraku (Portugal, Red),” lanjutnya. Kemenangan tadi malam juga sangat berarti buat Tech3. Itu merupakan kemenangan perdana buat tim satelit KTM asal Prancis tersebut. Apalagi, Oliveira akan dipromosikan ke tim utama KTM mulai musim depan.

Espargaro mengakui sengitnya persaingan pada race tadi malam. ’’Itulah balapan, siapa pun bisa memenanginya,” terang rider asal Spanyol tersebut.

Seperti halnya balapan pertama di Red Bull Ring, Austria, pekan lalu, race kemarin menyajikan drama. Red flag kembali dikibarkan dan membuat balapan restart ulang. Penyebabnya, Maverick Vinales yang mengalami masalah pengereman sepanjang balapan memutuskan menjatuhkan diri pada tikungan pertama lap ke-17.

Dia melepaskan M1 tunggangannya ketika melaju kencang di kisaran 209 km/jam. Lalu, menghantam tembok angin yang mengakibatkan motor Vinales terbakar. Nahas bagi Joan Mir, dia kehilangan momentum untuk mempertahankan posisi terdepan saat restart ulang pasca-red flag dikibarkan. Jagoan Suzuki itu hanya mampu finis keempat.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 28 Oktober 2020 16:34

Membuktikan Psywar di Teater Impian

MANCHESTER – Ucapan nyelekit dilontarkan Angelino setelah RB Leipzig (RBL)…

Rabu, 28 Oktober 2020 10:14

Nasib Pemain Tukar Guling, Arthur Selalu Tertahan, Mire Baru Sekali Starter

PERTEMUAN Juve versus Barca di Liga Champions dini hari nanti…

Rabu, 28 Oktober 2020 10:11

Khabib Raih Rp 89,5 M di Duel Terakhir

DAGESTAN– Khabib Nurmagomedov menutup karirnya dengan sempurna. Tak hanya pensiun…

Selasa, 27 Oktober 2020 14:18

Tidak Lagi Memikirkan La Commanderie

MARSEILLE– Winger Manchester City Riyad Mahrez tidak pernah berdomisili di…

Selasa, 27 Oktober 2020 14:17

Kans Debut Eropa Sane dan Gnabry

MOSKOW– Apa yang berbeda dengan Bayern Muenchen setelah sukses mengangkat…

Selasa, 27 Oktober 2020 14:08
Borussia Moenchengladbach vs Real Madrid

Penantian Si Kaki Kaca

MOENCHENGLADBACH – Arjen Robben mulai mendapat julukan pemain berkaki kaca…

Selasa, 27 Oktober 2020 14:06

Belum Ada Sinyal Subsidi Segera Cair

JAKARTA– Nahas benar nasib klub Liga 1 dan Liga 2.…

Selasa, 27 Oktober 2020 12:26

Instruksikan Jaga Kebugaran

MANDEKNYA kompetisi akibat pandemi Covid-19 memang menimbulkan kekecewaan. Namun, di…

Selasa, 27 Oktober 2020 12:25

Belum Terbiasa Tekanan Besar

TERUEL-Asa meraih podium perdana membuncah ketika rider LCR Honda Takaaki…

Selasa, 27 Oktober 2020 12:06
Bisa Melebihi 100 Victory

Hamilton setelah Torehkan Rekor Kemenangan Terbanyak

PORTIMAO– Lewis Hamilton menabalkan dominasinya di pentas F1. Minggu malam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers