MANAGED BY:
JUMAT
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 13 Agustus 2020 12:59
Bahaya Klaster Baru di Sekolah, Pemerintah Diminta Tegas
Fachrul mengakui di tengah pandemi seperti saat ini, dunia pendidikan mengalami perubahan signifikan. Pada kondisi normal guru memantau pembelajaran secara langsung di kelas. Tetapi saat ini guru harus memanfaatkan teknologi informasi untuk memantau pembelajaran para siswanya.

PROKAL.CO,

JAKARTA– Baru beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Munculnya klaster baru Covid-19 di sejumlah sekolah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) belum banyak komentar. Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kemendikbud Evy Mulyani mengatakan jika ada satuan pendidikan terindikasi dalam kondisi tidak aman makan pemda wajib menutup kembali satuan pendidikan itu.

Termasuk juga apabila ada daerah yang tingkat risiko penularan Covid-19 nya berubah menjadi berbahaya, lembaga pendidikan juga harus ditutup. Misalnya dari semula hijau menjadi orange atau merah. Atau dari yang semula kuning menjadi orange atau merah.

Seperti diketahui pemerintah membuat kelonggaran pembukaan sekolah tatap muka. Sebelumnya sekolah yang boleh menjalankan pembelajaran tatap muka hanya di zona hijau. Tetapi kemudian dilonggarkan sehingga boleh dilakukan di daerah dengan status zona kuning.

’’Implementasi dan evaluasi pembelajaran tatap muka adalah tanggung jawab pemerintah daerah,’’ katanya kemarin (12/8). Evy menuturkan dalam menjalankan evaluasi itu pemda didukung oleh pemerintah pusat. Dia berharap Dinas pendidikan dan dinas kesehatan di daerah bersama kepala satuan pendidikan berkoordinasi terus dengan satuan tugas percepatan penanganan Covid-19 di daerah masing-masing.

Seruan supaya satuan pendidikan tidak menjadi klaster baru Covid-19 juga disampaikan oleh Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi. ’’Memang kita membuka kesempatan (belajar tatap muka, Red) saat ini. Bahwa setiap sekolah punya pilihan,’’ katanya saat membuka program Gerakan Pemberdayaan Komunitas Guru Madrasah (Garda Kagum) di Jakarta kemarin (12/8).

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 21 September 2020 09:52
Pilih Realistis Bukan Pragmatis

Fenomena Calon Tunggal: Antara Aksi Borong Partai hingga Kandidat Punya Kualitas

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Balikpapan dan Kutai…

Senin, 21 September 2020 09:51

Mahar Politik Bikin Pengaderan Parpol Tak Berjalan

DUA dari sembilan daerah di Kaltim hanya memiliki calon tunggal…

Senin, 21 September 2020 09:49

Mobil Terbang dari Turki

MOBIL terbang menjadi teknologi masa depan yang banyak dikembangkan beberapa…

Minggu, 20 September 2020 12:29
Korban Prostitusi Online Diperkosa Penjaga

Terbuai Janji Nikah, Rela Berikan Servis Gratis

NAJIB/KP   Bak pagar makan tanaman, penjaga menggasak korban yang…

Minggu, 20 September 2020 12:26

Hampir 4 Tahun Off, Nah....Akhir Tahun, Rumah Sakit Islam Beroperasi

SAMARINDA–Hampir empat tahun sudah bangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda…

Minggu, 20 September 2020 09:45

Langgar Protokol Kesehatan saat Mendaftar, Tiga Calon Kepala Daerah Ditegur Mendagri

BALIKPAPAN–Kontroversi kampanye di masa pandemi oleh peserta Pilkada Serentak 2020…

Sabtu, 19 September 2020 11:46

Pasien Covid-19 Dirawat di Hotel, Pemerintah Kumpulkan Hotel-Hotel Bintang 3 Sebagai Fasiltas Isolasi

JAKARTA—Pemerintah berencana akan menggunakan hotel-hotel kelas bintang 3 di seluruh…

Sabtu, 19 September 2020 11:35

Resesi Terburuk dalam Satu Dekade, Selandia Baru Optimistis Ekonomi Lekas Pulih

WELLINGTON– Selandia Baru sukses menekan angka penularan Covid-19. Hanya sedikit…

Sabtu, 19 September 2020 11:05

Picu Klaster Baru Covid-19, Tolak Kampanye Diselingi Konser, Kumpulan Massa Tak Lebih 100 Orang

SAMARINDA–Jalannya Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19 memunculkan kekhawatiran.…

Sabtu, 19 September 2020 11:00

Nestapa Nelayan Tradisional di Pesisir Kaltim, Ruang Tangkap Makin Kecil, Tersingkir Geliat Perusahaan

ABDUL Kadirkaget bukan kepalang. Ketika bangun dari tidurnya di atas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers