MANAGED BY:
SENIN
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Rabu, 12 Agustus 2020 11:46
Rusia Klaim Miliki Vaksin Covid-19

Ahli Farmasi Minta Data Riil Uji Klinis

ilustrasi

PROKAL.CO,

MOSKOW–Presiden Rusia Vladimir Putin membuat pengumuman Selasa (11/8). Vaksin Covid-19 yang dibuat negaranya sudah siap digunakan. Dia meyakinkan bahwa vaksin itu aman, efektif, serta telah melalui semua tes yang dibutuhkan. Putrinya bahkan sudah mencobanya. ’’Dia ambil bagian dalam eksperimen (pembuatan vaksin, Red),’’ terangnya sebagaimana dikutip AP.

Putin memaparkan, putrinya sempat panas tinggi hingga 38 derajat Celsius. Dia lalu diinjeksi dengan vaksin yang dikembangkan Gamaleya Institute tersebut. Setelah satu suntikan, esoknya suhu tubuhnya turun hingga 37 derajat Celsius. Pascainjeksi kedua, suhu tubuhnya sempat naik sedikit. Namun, setelah itu dia sembuh total. ’’Dia merasa sehat dan memiliki antibodi dalam jumlah yang tinggi,’’ tegas Putin.

Dia tidak mengungkap putrinya yang mana yang mendapatkan suntikan vaksin tersebut. Mariya ataukah Katerina.

Versi Putin, vaksin buatan Rusia itu bisa memberikan imunitas jangka panjang terhadap virus korona penyebab Covid-19 dan tidak memiliki efek samping. Menjadi negara pertama yang memiliki vaksin Covid-19 merupakan kebanggaan tersendiri bagi Putin. Kabar itu mampu mendongkrak popularitasnya yang kini menurun.

Kementerian Kesehatan Rusia memaparkan, vaksin yang mereka produksi bisa memberikan perlindungan terhadap virus SARS-CoV-2 selama lebih dari dua tahun. Vaksinasi dilakukan secara sukarela. Namun, pekerja medis, guru, dan kelompok berisiko lainnya bakal menjadi urutan pertama yang menerima injeksi. ’’Vaksinasi terhadap para dokter paling cepat bisa dimulai bulan ini,’’ terang Wakil Perdana Menteri Rusia Tatyana Golikova.

Paparan Putin dan jajarannya belum mampu meyakinkan dunia internasional. Banyak yang skeptis dengan vaksin buatan Negeri Beruang Merah tersebut. Sebab, vaksin yang pengembangannya didanai Badan Investasi Langsung Rusia itu baru melakukan uji klinis fase III pekan lalu. Normalnya, fase tahap ketiga itu berlangsung selama berbulan-bulan dan melibatkan ribuan orang sebagai relawan.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 14 September 2020 12:25

Kroni Trump Intervensi Laporan Covid-19

WASHINGTON DC– Borok dari rezim Presiden AS Donald Trump kembali…

Senin, 14 September 2020 11:53

Distribusi Vaksin Jadi Tantangan Tersendiri

VAKSIN Covid-19 sudah hampir jadi. Produksi masal juga bukan masalah…

Kamis, 10 September 2020 00:40

Julian Assange Kembali Jalani Sidang Ekstradisi

LONDON– Pengadilan Kriminal Pusat London, Inggris, disatroni massa kemarin (7/9).…

Kamis, 10 September 2020 00:37
Gadis 12 Tahun yang Ditahan Polisi Hongkong

Tolak Bayar Denda, Pilih Jalur Hukum

HONGKONG – Namanya Pamela. Usianya baru 12 tahun. Namun, gadis…

Rabu, 09 September 2020 14:15

Arab Saudi Tutup Kasus Khashoggi, Dakwaan Dirahasiakan, Tak Ada Vonis Mati

RIYADH– Pengadilan Arab Saudi akhirnya mengetok putusan terhadap terdakwa pembunuhan…

Rabu, 09 September 2020 12:20

Michelle Obama Bagi-Bagi Tip Cinta

DARI nyaris 28 tahun pernikahannya dengan Barack Obama, Michelle Obama…

Selasa, 08 September 2020 10:57

Xi Jinping Tanggapi Keras Sikap Agresif Amerika

BEIJING – Amerika Serikat terus memojokkan Tiongkok dalam semua kebijakan.…

Senin, 07 September 2020 14:25

Tak Tahan Dirundung Ayah, ARMY Turki Akhiri Hidup

Tagar #RestInPeace menjadi trending topic di Twitter Indonesia pada Sabtu…

Senin, 07 September 2020 14:16

Kaavan, Gajah Paling Kesepian Itu Akhirnya Bakal Dapat Teman

ISLAMABAD- Kaavan akan pindah. Gajah yang selama 35 tahun terakhir…

Senin, 07 September 2020 13:47

WHO Sindir Rusia soal Vaksin yang Belum Aman

VAKSIN virus corona yang ditemukan Rusia diklaim menghasilkan respons antibodi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers