MANAGED BY:
SABTU
31 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 10 Agustus 2020 11:17
Diet Nabati, Solusi Tubuh Melar saat WFH
ANEKA WARNA: Sangat sederhana dan simpel dalam mengolah makanan nabati. Gunakan berbagai bahan aneka warna supaya kandungan gizi semakin lengkap.

PROKAL.CO,

SELAMA memberlakukan sistem kerja di rumah (WFH), banyak pekerja yang mengeluh karena badan jadi kurang gerak. Aktivitas banyak di rumah dan lebih sering duduk. “Banyak yang curhat, bagaimana nih celana biasanya longgar sekarang sesak. Bertanya bagaimana caranya mau turunkan berat badan,” ujar Darvina, konsultan gizi dan diet vegan asal Balikpapan.

Selama pandemi, perempuan yang akrab disapa Vina ini menerima beberapa curhatan kaum perempuan dan ibu-ibu saat yang mengeluh berat badan bertambah selama WFH. Dia menyimpulkan jika kurangnya aktivitas ditambah sembarang konsumsi jadi pemicu. Sebab saat WFH, otomatis mengerjakannya sambil ngemil. Sehingga apa saja makanan yang ada di depan mata, itu yang masuk ke mulut.

Walhasil, makanan yang masuk ke tubuh jadi tidak terkontrol dan tanpa disadari, pakaian menjadi lebih sesak. “Camilan di rumah bisa jadi karena banyak mengandung gula dan minyak. Itu kan kalori, kalau masuk terus dan menumpuk dan tidak ada gerak, otomatis berat badan jadi naik,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (6/8).

Sebenarnya ada banyak opsi camilan sehat rendah kalori. Khususnya diet dengan pola konsumsi nabati. Semua yang bersumber dari sayur dan buah. Dia mengatakan jika pola diet nabati cepat menurunkan berat badan. Sebab, pada makanan nabati yang dikonsumsi kebanyakan minim kalori. Sehingga tubuh tetap kenyang, namun kalori yang masuk sesuai kebutuhan tubuh.

“Memang butuh waktu untuk menyiapkan. Tapi banyak kok resep mudah untuk diet nabati. Misal kacang-kacangan yang dibentuk jadi granola, dibikin banyak dan jadi stok,” ujarnya.

Ada pula resep salad yang juga jadi pengganti baik untuk camilan Anda. Namun, Vina menegaskan salad yang baik adalah yang minim mayones. Lebih baik lagi jika mayonesnya juga nabati, terbuat dari sari kedelai tanpa telur. “Bukan salad buah manis yang dari susu, itu kan gula,” tukasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 29 Oktober 2020 10:48

Sugesti Diri Obat Ampuh Lawan Covid 19 Ala DPD RI Mawarni

SANGATTA - Tidak panik, begitulah kunci Aji Mirni Mawarni ketika…

Senin, 26 Oktober 2020 16:15

Tie Dye Digandrungi, Puff Sleeve Diminati

FESYEN jadi salah satu yang tak pernah mati. Selalu ada…

Senin, 26 Oktober 2020 14:32

Ingin Bermanfaat bagi Orang Lain

BERADA di posisinya sekarang, diakui Felicia Fife, bukan hal mudah.…

Senin, 26 Oktober 2020 14:30

Aisyah Naomisachie, Berkarya lewat Film

BERKARYA bukan hal mudah. Banyak cara dilakukan mengikuti kesukaan masing-masing.…

Senin, 26 Oktober 2020 14:21

Nikmati Peran sebagai Caster

KEBERADAAN player wanita dalam komunitas e-sports memang masih minim. Di…

Senin, 19 Oktober 2020 17:28
Fashionable dengan Batik

Tonjolkan Corak Etnik Kaltim, Sisipkan Nuansa Jawa

Batik jadi budaya khas Indonesia yang telah dikenal hingga mancanegara.…

Senin, 19 Oktober 2020 17:06

Pesona Air Terjun Narkata

Takkan mudah untuk menjamah keindahannya yang bak surga. Perlu upaya…

Senin, 19 Oktober 2020 09:45

Spesial Seafood, Asam Manis Pedas Bumbu Nusantara

Bosan dengan olahan ayam? Ingin coba menu baru? Maka menu…

Senin, 19 Oktober 2020 09:42

Super Green dan Kudapan Labu

HINGGA akhir tahun, promo minuman di Aston Samarinda Hotel &…

Senin, 19 Oktober 2020 09:34
Kenalkan daerah lewat Buku untuk Tingkatkan Literasi

Bangga Karya Sampai Amerika

Budaya membaca buku semakin berkurang. Jangankan untuk membeli, yang gratisan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers