MANAGED BY:
SABTU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 10 Agustus 2020 11:15
Di Perbankan, Pola Kerja WFH Dipantau
ilustrasi

PROKAL.CO,

PERBANKAN juga sempat menerapkan work from home (WFH), mengikuti anjuran pemerintah. Namun, sejak 2 Juni, mereka sudah kembali masuk kerja seperti biasa. “Jadi WFH itu sampai 70 persen karyawan. Kemudian ada sekitar enam outlet saya tutup saat itu,” ungkap Pimpinan Cabang BNI Samarinda Novachristo Joseph Silangen, saat ditemui di kantornya, Jalan Sebatik, Samarinda, Jumat (7/8).

Pria yang karib disapa Ito itu menuturkan, ketentuan enam outlet yang ditutup tersebut berdasarkan lokasi. Seperti di daerah Jalan Sutomo yang satu area dengan rumah sakit rujukan Covid-19. Kemudian di lingkungan kampus, sebab kegiatan perkuliahan sistem jarak jauh.

Pola kerja WFH benar-benar dia pantau. Ada sistem yang dibangun dengan model check in wajib seluruh karyawan. Sehingga karyawan benar dalam bekerja di rumah. “Jangan sampai malah keluyuran. Setelah check in ketahuan posisi mereka di mana. Terkadang setiap siang kita telepon secara random, benar enggak lagi di rumah, memastikan,” ujarnya.

“Berkaitan dengan teknologi juga, sebagian besar karyawan kami didukung dengan smartphone. Jadi kami tidak mengalami suatu hambatan. Tetap bekerja dan bukan hanya istilah saja,” lanjut Ito. Pekerjaan tetap seperti biasa, melakukan report harian pagi dan sore.

Sekarang jam kerja seperti biasa masuk kantor. Namun dengan standar kesehatan. Seperti dicontohkan Ito dengan membuka jendela dan pintu-pintu saat istirahat siang. Sehingga sirkulasi udara tetap terjaga. Nasabah pun bergiliran masuk untuk dilayani. Sehingga kapasitas di lobby tetap sesuai anjuran dengan asas physical distancing. Teller dan customer service dilengkapi APD memadai sebab kontak langsung dengan nasabah.

Disinggung mengenai kinerja dan target, Ito mengatakan bahwa tidak ada perubahan. “Terkait penyaluran kredit sampai saat ini belum ada revisi. Juga peruntukan untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN),” ujarnya. Pihaknya fokus melaksanakan percepatan agar penyaluran kredit berjalan baik. Meski diakui Ito, di satu sisi daya beli masyarakat sedang turun karena pandemi.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 23 September 2020 16:31

Aktif Kenalkan Budaya Baca lewat TBM

AIR mukanya semringah saat awak Kaltim Post tiba di kediaman…

Kamis, 17 September 2020 14:05

Sering Beri Pelatihan, Ajak Berdaya Saing

SETAHUN setelah usahanya berdiri, Ulik Chodratillah diminta menjadi mentor. Digandeng…

Kamis, 17 September 2020 13:40

Ulik Chodratillah, Ingin Bersaing Secara Kualitas

Ulik Chodratillah Ingin Bersaing Secara Kualitas Setelah lulus kuliah, masih…

Kamis, 17 September 2020 13:25

Sensasi Manis Unik ala Aston

PUAS dengan hidangan utama, menyantap udang dan bebek. Saatnya beralih…

Kamis, 17 September 2020 13:23

Bebek Palekko dengan Bumbu Lengkap

Menu promo September Aston Samarinda Hotel & Convention Center hadir…

Senin, 07 September 2020 11:14

Bisnis Perawatan Tubuh Beromzet Ratusan Juta Perbulan

Tak pernah berhenti melihat peluang, berbagai usaha pernah dijalani Firly…

Senin, 07 September 2020 11:06

Firly Asriyana, Bangga Miliki Brand Sendiri

TAK dipungkiri, sekian tahun berjualan barang, tentu Firly Asriyana ingin…

Senin, 07 September 2020 11:01

Aneka Nasi Goreng, Hidangan Praktis Mengenyangkan

Makanan satu ini memiliki banyak penggemar. Mudah cara pembuatannya. Selain…

Senin, 07 September 2020 10:59

Unik Segar Midtown Sunrise

BANYAK kreasi hadir dalam pengolahan minuman. Salah satunya menu promo…

Jumat, 04 September 2020 13:23

Ingin Tunda Haid, Pahami Jenis Obatnya

SELAIN obat perlancar haid, ada pula kebalikannya yaitu menunda haid.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers