MANAGED BY:
JUMAT
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Jumat, 07 Agustus 2020 09:56
Di Kabupaten Ini, Semua Armada Angkut Sampah Bermasalah
Alat angkut sampah yang tidak memadai ternyata benar-benar menjadi biang penumpukan sampah di beberapa tempat penampungan sementara (TPS).

PROKAL.CO,

SANGATTA–Alat angkut sampah yang tidak memadai ternyata benar-benar menjadi biang penumpukan sampah di beberapa tempat penampungan sementara (TPS).

Selain truk untuk membawa sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) terbatas dan sering rusak, motor sampah mengalami masalah serupa. Itu menyebabkan pengangkutan sampah di gang-gang jadi lambat.

Menanggapi permasalahan tersebut, Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan mengatakan, pengadaan motor sampah harus dianggarkan minimal 1 persen dari anggaran yang dikelola organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. "DLH (Dinas Lingkungan Hidup) harus menganggarkan. Armada harus ditambah," ungkapnya. Dia tak menampik, dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) belum diterbitkan. Sehingga pada November atau Desember mendatang baru dapat direalisasikan. "Termasuk armada lainnya, kalo bisa diakomodasi di APBD Perubahan," tambahnya.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kutim Novel Tyty Paembonan sependapat. Dia sering melihat motor pengangkut sampah sudah tidak layak. Dia menyayangkan, sudah berdiri 20 tahun sebagai kabupaten, tidak dapat mengatasi masalah tersebut.

“Warga sudah dipungut biaya untuk pengelolaan sampah, tetapi produksi sampah berlebih malah tidak dapat terkontrol pembuangannya. Pemerintahan harus melengkapi semua fasilitas armada hingga ke TPA," jelasnya.

Bahkan, pemerintah harus menyediakan anggaran lebih untuk perlengkapan pelindung diri bagi petugas yang memungut sampah. Pasalnya, penyakit leptospirosi yang merupakan bakteri dari air seni hewan seperti tikus, bisa menjangkiti petugas kebersihan. Jika terkena penyakit itu, air seninya berwarna kemerahan. Itu akan menjadi ancaman bagi para pengangkut sampah yang rentan dengan penyakit itu. "Makanya mereka juga perlu dilengkapi fasilitas pakaian dan sarung tangan pelindung," tutupnya. (dq/dra/k16)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers