MANAGED BY:
JUMAT
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Rabu, 05 Agustus 2020 13:06
Suu Kyi Incar Periode Kedua
Aung San Suu Kyi

PROKAL.CO,

YANGON– Aung San Suu Kyi melambaikan tangan ke para pendukungnya di Yangon. Kemarin (4/8) penasihat negara Myanmar itu menyerahkan berkas pencalonan dirinya dalam pemilu 8 November mendatang. Sebelumnya, kabar maju atau tidaknya Suu Kyi masih simpang siur.

’’Ibu Suu, semoga sehat,’’ teriak para pendukung Suu Kyi yang rata-rata memakai masker warna merah. Masker itu menjadi penanda dukungan mereka kepada partai National League for Democracy (NLD) yang digawangi Suu Kyi. Bendera partai tersebut didominasi warna merah.

Dilansir Myanmar Times, pada pemilu nanti penduduk memilih kandidat yang duduk di majelis rendah dan tinggi. Anggota parlemen yang terpilih nanti mulai bekerja pada Februari 2021. Merekalah yang akan memilih presiden untuk membentuk pemerintahan. Presiden dan pemerintah mulai bekerja pada April 2021.

Kalau toh menang sekali lagi, NLD tetap tidak bisa berkuasa sepenuhnya. Sebab, berdasar konstitusi di Myanmar, 25 persen kursi di majelis rendah dan tinggi parlemen harus diserahkan kepada militer. Satu di antara dua wakil presiden, menteri dalam negeri, menteri pertahanan, dan menteri urusan perbatasan ditunjuk kepala junta militer. Artinya, siapa pun yang berkuasa nanti berbagi kekuasaannya dengan militer.

Karena aturan perundang-undangan yang dibuat militer itu pulalah, Suu Kyi tidak bisa menjadi presiden. Ketika partainya menang besar dalam pemilu lalu, dia harus menunjuk tangan kanannya, Win Myint, sebagai presiden boneka. Keputusan Win Myint sejatinya dibuat Suu Kyi.

Nama Suu Kyi sempat dielu-elukan ketika memperjuangkan demokrasi di Myanmar. Dia bahkan meraih Nobel Perdamaian pada 1991 dan berbagai penghargaan lainnya. Namun, satu per satu penghargaan itu dicabut dan Suu Kyi dikecam karena bungkam saat junta militer membantai penduduk Rohingya. Padahal, saat itu dia sudah berkuasa sebagai penasihat negara.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 14 September 2020 12:25

Kroni Trump Intervensi Laporan Covid-19

WASHINGTON DC– Borok dari rezim Presiden AS Donald Trump kembali…

Senin, 14 September 2020 11:53

Distribusi Vaksin Jadi Tantangan Tersendiri

VAKSIN Covid-19 sudah hampir jadi. Produksi masal juga bukan masalah…

Kamis, 10 September 2020 00:40

Julian Assange Kembali Jalani Sidang Ekstradisi

LONDON– Pengadilan Kriminal Pusat London, Inggris, disatroni massa kemarin (7/9).…

Kamis, 10 September 2020 00:37
Gadis 12 Tahun yang Ditahan Polisi Hongkong

Tolak Bayar Denda, Pilih Jalur Hukum

HONGKONG – Namanya Pamela. Usianya baru 12 tahun. Namun, gadis…

Rabu, 09 September 2020 14:15

Arab Saudi Tutup Kasus Khashoggi, Dakwaan Dirahasiakan, Tak Ada Vonis Mati

RIYADH– Pengadilan Arab Saudi akhirnya mengetok putusan terhadap terdakwa pembunuhan…

Rabu, 09 September 2020 12:20

Michelle Obama Bagi-Bagi Tip Cinta

DARI nyaris 28 tahun pernikahannya dengan Barack Obama, Michelle Obama…

Selasa, 08 September 2020 10:57

Xi Jinping Tanggapi Keras Sikap Agresif Amerika

BEIJING – Amerika Serikat terus memojokkan Tiongkok dalam semua kebijakan.…

Senin, 07 September 2020 14:25

Tak Tahan Dirundung Ayah, ARMY Turki Akhiri Hidup

Tagar #RestInPeace menjadi trending topic di Twitter Indonesia pada Sabtu…

Senin, 07 September 2020 14:16

Kaavan, Gajah Paling Kesepian Itu Akhirnya Bakal Dapat Teman

ISLAMABAD- Kaavan akan pindah. Gajah yang selama 35 tahun terakhir…

Senin, 07 September 2020 13:47

WHO Sindir Rusia soal Vaksin yang Belum Aman

VAKSIN virus corona yang ditemukan Rusia diklaim menghasilkan respons antibodi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers