MANAGED BY:
JUMAT
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 05 Agustus 2020 13:05
SABAR AJA..!! Perbaikan Infrastruktur Terhalang Anggaran
Anggota DPRD memeriksa keluhan warga.

PROKAL.CO,

BONTANG - Sejumlah infrastruktur fisik di Kecamatan Bontang Barat mengalami kerusakan. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat setempat. Mengingat posisi infrastruktur tersebut dianggap vital.

Ambil contoh kondisi Jalan Damai, Kelurahan Kanaan. Tepat di badan jalan, terdapat keretakan. Panjangnya ditaksir mencapai 5 meter. Ini cukup memprihatinkan. Pasalnya di bahu jalan tidak terdapat siring penyangga jalan. Setelah jalan aspal, hanya ada ruang atau tanah kosong sekira 1,5 meter. Dan setelahnya, parit yang posisinya sangat rendah.

Bila kendaraan berbobot besar terus melintas, tak mengherankan bila keretakan bisa makin menganga. Karena siring penyangga agar tanah tak bergeser tak ada. Ini semakin diperparah parit dekat Jalan Damai tidak berfungsi optimal. Air menggenang bila hujan deras mengguyur. "Kami berharap agar kondisi jalan ini diperhatikan," kata Camat Bontang Barat, Marthen Minggu, Selasa (4/8) pagi.

Titik lain yang dapat atensi adalah aliran sungai yang membentang di RT 30 Kelurahan Kanaan dan meninjau Kantor Camat Bontang Barat, yang banyak retak. Lantaran dilibas zaman. Alias sudah tua.

Ketua Komisi III, Amir Tosina mengatakan, jalur aliran sungai, harus dilakukan penurapan ulang di beberapa titik. Karena turap yang lama ada yang ambles akibat masifnya pembangunan. Juga harus ada pengerukan dan pembersihan aliran sungai. Dari pantauannya, ada pohon demikian besar tumbuh di tengah aliran sungai, sementara sungai itu juga mengalami pendangkalan. Walhasil, air dengan mudah meluber ke atas bila hujan turun dalam intensitas tinggi. "Ini juga upaya mengatasi persoalan banjir di Kanaan," tegas Amir.

 Kepala Bidang Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Karel mengatakan, rencana normalisasi sudah dilakukan sejak 2017. Namun karena keterbatasan anggaran, tak terealisasi. Sebabnya PUPRK selalu memasukkannya dalam rencana kerja. Tapi selalu tereliminasi akibat anggaran kurang. 

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers