MANAGED BY:
SENIN
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Rabu, 05 Agustus 2020 12:08
Ketat untuk Masyarakat, Longgar di Perbatasan
SEMUA WAJIB PATUH: Pemilik tempat usaha jika tak menerapkan protokol juga bersiap untuk menerima sanksi.

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Tindakan tegas kini sedang disiapkan Pemkot Samarinda untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, akan diberikan sanksi. Mulai sanksi sosial hingga denda.

Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin menerangkan, peraturan wali kota (perwali) yang mengatur sanksi tersebut kini masih diharmonisasi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Sanksi yang diterapkan bisa berupa denda ke perorangan. Maksimal Rp 250 ribu.

"Bukan perorangan saja yang dapat sanksi. Yang punya usaha tidak memberlakukan juga denda Rp 2,5 juta," ungkap Sugeng. Namun, untuk realisasinya belum bisa diberlakukan dalam waktu dekat. Sanksi bisa diterapkan sekitar satu hingga dua minggu ke depan. "Biasa sampai tiga bulan. Tapi kalau ini kan darurat, biasa cepat aja. Nanti tanya ke Pak Asisten 1 ya, karena dia yang ngawal," sambungnya.

Ditanya soal upaya lain, seperti pemasangan rambu protokol kesehatan sebelum menerapkan sanksi tersebut, Sugeng belum mengetahui secara pasti. Pihaknya masih menunggu usulan perwali yang kini dibahas Kemenkumham. Jika nantinya usulan tersebut telah kembali ke meja wali kota Samarinda, baru sanksi dan penerapannya dibahas secara keseluruhan. "Nanti setelah usulan perwali baru dibahas keseluruhan biar enak, kalau separuh-separuh nanti ambigu," ucapnya.

Sayang, penerapan sanksi baru sebatas untuk masyarakat yang sedang beraktivitas di tempat umum. Sedangkan upaya pengetatan pintu masuk Kota Tepian belum ada kembali dibahas. Padahal, Samarinda yang kini berstatus transmisi lokal juga dikepung daerah yang juga berstatus serupa.

Pria yang juga menjabat Plt kepala BPBD Samarinda itu menerangkan, soal pengetatan pintu masuk belum masuk pembahasan. Publik masih bebas keluar-masuk tanpa pemeriksaan di pintu masuk Ibu Kota Kaltim.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers