MANAGED BY:
JUMAT
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 04 Agustus 2020 12:32
Penyebab Longsor Masih “Abu-Abu”
RAWAN: Longsor dua titik berdekatan di Jalan Pattimura, Samarinda Seberang, hingga kemarin penyebabnya belum jelas dan masih dianggap rawan. RAMA SIHOTANG/KP

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Hampir dua pekan setelah longsor terjadi di Jalan Pattimura, RT 17, Kelurahan Mangkupalas, Samarinda Seberang terjadi, ada dua titik timbunan yang merambah ke badan jalan. Hingga kemarin (3/8), timbunan tanah masih menutup ruas jalan penghubung Kecamatan Palaran-Samarinda Seberang.

Aktivitas pertambangan yang tak lagi beroperasi di kawasan tersebut disebut-sebut jadi faktor pemicu terjadi longsoran. Hal itu disampaikan Lurah Mangkupalas Muhammad Noor belum lama ini. Namun, kegiatan pertambangan sudah cukup lama tak lagi berkegiatan di daerah tersebut. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda berupaya untuk meminta bentuk pertanggungjawaban dari pihak pemegang izin usaha pertambangan (IUP) yang kini tidak lagi menambang.

Harian ini mencoba menelusuri pemegang IUP di kawasan tersebut ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim. Kepala Bidang (Kabid) ESDM Azwar Bursa tak menampik jika sebelumnya ada aktivitas pertambangan di kawasan rawan longsor itu. "Kita ketahui memang ada longsoran. Sekitar 10 tahun lalu jalur tersebut digunakan untuk jalan angkut batu bara," kata Azwar.

Emas hitam diangkut dari kawasan pertambangan hingga ke stockpile di sisi seberang bukit longsor. Tak hanya satu perusahaan yang menggunakan. Dari kurun 2010–2016, ada dua perusahaan yang menggunakan bukit tersebut sebagai perlintasan emas hitam. Untuk diketahui, lahan tersebut milik PT Samarinda Golden Prima (SGP) dan digunakan hingga 2010. "Pada saat itu batu bara diangkut PT SGP, Pak Abun (Heri Susanto) lah yang punya," bebernya. "Setelah tidak aktif lagi, maka pelabuhan disewakan ke perusahaan pemegang PKP2B, PT Insani Bara Perkasa (IBP)," tambahnya.

PT IBP menggunakan lahan yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Palaran itu 2011–2016. Penggunaannya berstatus sewa lahan. "Batu bara diangkut dari tambangnya IBP yang di Palaran untuk dibawa ke stockpile, itu aktivitas terakhir di sana," terangnya. Ditanya soal pemilik lahan dan pemegang IUP, Azwar belum bisa menerangkan secara langsung. Dia meminta inspektur tambang untuk memastikan izin dan pemilik konsesi lahan.

Ditemui terpisah, Direktur General Affair PT IBP Musdalifah Adam membenarkan PT IBP pernah menyewa lahan tersebut untuk kepentingan jalur pengangkutan emas hitam. Termasuk stockpile yang berada di tepi Sungai Mahakam, sisi Samarinda Seberang. Penyewaan lahan atas kesepakatan warga sekitar dan perusahaan yang sebelumnya mengantongi IUP di kawasan tersebut.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers