MANAGED BY:
JUMAT
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 04 Agustus 2020 12:29
Belajar Daring Cukup 15 Menit

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Proses belajar jarak jauh masih jadi dilema. Selain infrastruktur yang tidak maksimal, lama waktu belajar turut menuai sorotan. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda Asli Nuryadin menuturkan, orangtua memang ada yang mengeluh. Namun, harus dipikirkan skema penanganan masalahnya. Mau tidak mau, lanjut Asli, suasana belajar di rumah menjadi yang harus dilakukan saat ini. “Kan belajar di sekolah sedang macet. Jadi yang dominan untuk belajar adalah di rumah,” ujarnya. Menurut Asli, saat ini hanya publik harus sabar sembari berdoa. Asli tak menampik, ada kerinduan sekolah bisa kembali normal. Namun, hal itu masih belum memungkinkan.

Disinggung masalah belajar daring, pembelian kuota bisa diberikan sekolah. Namun, Asli berharap, orang-orang yang mampu bisa saling membantu di tengah pandemi untuk mengurangi beban saat belajar. “Pasti ada rekan yang memiliki kecukupan,” sambungnya. Tak dimungkiri, biaya belajar lebih bengkak saat sistem daring. Pihaknya turut mengedukasi guru. Belajar dalam jaringan itu tak melulu lewat aplikasi tatap muka.

“Bisa dicari model belajar yang menyenangkan. Tidak perlu lama-lama. Sekitar 15 menit saja,” ungkapnya. Jika dalam sehari ada tiga pelajaran, artinya butuh waktu 45 menit. Kalau sebelumnya ada yang setengah jam, harus bisa dipangkas. “Modelnya bisa pakai video pendek atau power point. Jadi, materinya bisa diperoleh duluan. Jadi, saat pertemuan lewat daring, bisa dipertanyakan. Yang terpenting itu anak berada di rumah dulu dengan belajar santai,” ungkapnya. “Kan enggak logis anak kelas I atau II ikut daring lama,” tambahnya.

Perangkat yang terbatas, jika dituntut sempurna disebut Asli tak mungkin. Guru pun masih ada yang kesulitan dengan metode pembelajaran daring. Namun, Asli mengingatkan, tetap harus mendongkrak. “Enggak ada guru yang semuanya bisa, tapi diingatkan ke kepala sekolah, untuk bisa membimbing anak-anak,” ujarnya. (dra2/k8)


BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers