MANAGED BY:
SENIN
26 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Selasa, 04 Agustus 2020 11:54
Koper Kesmatim Berjuang Mengembalikan Hak Warga Eks Provinsi Timor Timur
Para pengurus Koper Kesmatim

Selain mempertaruhkan nyawa, mereka rela meninggalkan harta benda dan aset masa depan di Timor Leste. Ada rumah, tanah, atau kendaraan. ”Menjadi WNI itu pilihan yang sulit. Tapi, kami melakukannya,” tuturnya.

Pada 30 Agustus tahun ini genap 21 tahun Timor Timur lepas dari Indonesia. Meski terentang selama dua dekade, warga yang pernah mendiami wilayah yang menjadi bagian provinsi ke-27 Indonesia itu tidak bisa melupakan momen-momen pahit tersebut. Termasuk salah satunya Imaculada Concecao de Sousa Mariano.

Saat kerusuhan dan perang berkecamuk, dia masih kelas III sekolah dasar. ”Hari-hari itu sangat menakutkan. Benar-benar mencekam,” tutur Imaculada.

Dia ingat benar, kala itu tiada hari tanpa kerusuhan dan kerusuhaan. Suara tembakan peluru dari kedua pihak berdesingan. Umumnya terjadi pada malam hari. Suasana tambah mencekam karena listrik padam di seantero ibu kota Dili. ”Penjarahan maupun pembakaran pasar hampir terjadi tiap malam,” kenangnya.

Insiden itu benar-benar membekas hingga kini. ”Tidak bisa saya lupakan,” tutur perempuan yang kini tinggal di Jogjakarta tersebut.

Situasi saat itu benar-benar sulit. Selain bertaruh nyawa, mereka harus rela meninggalkan harta benda yang nilainya tidak sedikit. Bahkan, ada yang rela berpisah dari kerabat dan famili karena berbeda pilihan warga negara. Ada yang prointegrasi dan ada yang memilih menjadi bagian dari Timor Leste. ”Tidak jarang saya lihat (waktu itu, Red) pengungsi hanya bawa pakaian yang melekat di badan,” tutur perempuan yang kini berusia 31 tahun tersebut.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 26 Oktober 2020 14:18

Febri Diansyah dan Rencana Membangun Kantor Hukum Antikorupsi

Para advokat dengan komitmen antikorupsi kuat yang kelak mengisi kantor…

Minggu, 25 Oktober 2020 13:40

Berbagi Pengalaman Penyintas Covid-19, Support Keluarga Luar Biasa Ditambah Doa dan Olahraga

 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie menggelar webinar…

Jumat, 23 Oktober 2020 16:04

Pertemuan Saudara Kembar setelah Terpisah Lebih dari Dua Dekade

Bagi Trena, Treni adalah saudara kembar yang selama ini cuma…

Jumat, 23 Oktober 2020 14:00
Ketika Seluruh Elemen Masyarakat Menyatukan Tekad dengan Deklarasi Damai

Jaga Kondusivitas Daerah, Kapolda Serukan Jangan Terprovokasi

Tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak telah bergulir. Di sisi…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:32

Gerakan Rakyat Bantu Rakyat untuk Para Buruh Gendong Perempuan di Jogja

  Mereka memasak dan membagikan ratusan nasi bungkus ke para…

Rabu, 21 Oktober 2020 16:37

Tangis Dua Kakek Tersangka Jebakan Tikus Beraliran Listrik, Saya Tahu kalau Dilarang, Kapolres : Piye Pak, Nyesal Ngga...?

Malam nahas di tepi sawah itu menewaskan bapak, ibu, dan…

Senin, 19 Oktober 2020 16:55

Mengunjungi Taman Baca Multatuli di Pedalaman Lebak

Lebih sepuluh tahun berlalu sejak Taman Baca Multatuli didirikan Ubaidilah…

Senin, 19 Oktober 2020 09:36
Dedi Rohmad Wijaya

Nyambi Usaha saat Pandemi

DEDI Rohmad Wijaya, pria 24 tahun itu tengah mengasah kemampuan…

Sabtu, 17 Oktober 2020 13:21
Muna Masyari, Peraih Anugerah Sutasoma 2020

Pelanggan Jahitannya Mengira Laptop Itu untuk Desain Baju

Jangankan tetangga, suaminya juga tak paham dengan dunia tulis-menulis yang…

Sabtu, 17 Oktober 2020 13:20

Alisha Gita, Pembuat Desain Enamel Pin yang Mampu Tembus Pasar Luar Negeri

Desain yang digores Alisha ini terpampang indah dalam enamel pin.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers