MANAGED BY:
SABTU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

HIBURAN

Selasa, 04 Agustus 2020 11:50
Anji dan Hadi Pranoto Dilaporkan ke Polisi
Anji

PROKAL.CO,

JAKARTA– Konten YouTube musisi Anji yang melakukan wawancara dengan Profesor Hadi Pranoto berjudul Bisa Kembali Normal? Obat Covid-19 Sudah Ditemukan !! (Part 1) menuai kontroversi. Video tersebut dianggap menyesatkan karena telah menyampaikan berita bodong alias hoaks.

Selaku pemilik akun dan narasumber yang memberikan statemen, keduanya dilaporkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya kemarin sore (3/8). Dia membawa barang bukti hasil transkrip full video yang kini sudah di-take down YouTube itu.

Dia memperkarakan beberapa hal. Pertama, keterangan Hadi yang menyebut bahwa dirinya memiliki teknologi digital tes rapid dengan biaya Rp 10 ribu–Rp 20 ribu. Padahal, sebagaimana diketahui, harga untuk melakukan tes rapid di rumah sakit mencapai ratusan ribu rupiah. Bahkan jutaan rupiah untuk tes swab. ’’Jangan sampai publik percaya, merasa dibohongi dan diperas oleh rumah sakit. Ini meresahkan,’’ ucapnya. Terlebih, terungkap fakta bahwa Hadi tidak terdaftar sebagai salah satu pakar mikrobiologi.

Hadi juga menyatakan telah menemukan obat Covid-19 dan menyembuhkan banyak pasien yang terpapar. Kenyataannya, sampai saat ini belum ada obat untuk Covid-19. Kendati begitu, dia mengatakan, apabila ucapannya benar, Hadi perlu diapresiasi.

Sebaliknya, jika terbukti berbohong dan motifnya hanya untuk keuntungan komersial, pihak kepolisian perlu menindaklanjuti masalah itu. Juga saat mantan vokalis band Drive tersebut memberikan statemen bahwa tubuhnya terasa sehat setelah meminum obat herbal yang dibuat Hadi dan dianggap sebagai obat Covid-19. Menurut dia, ucapan Anji itu terkesan menggiring opini publik. ’’Ini kan kontraprodukif dengan apa yang dianjurkan pemerintah tentang jaga jarak dan sebagainya,’’ kata Muannas.

Terkait kasus itu, Hadi dituntut dengan pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Penyebar Berita Hoaks atau Kabar Bohong dengan ancaman pidana 10 tahun. Lalu, Anji dijerat pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan ancaman pidana di atas 5 tahun.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:59

Perankan Suzzanna Lagi

JAKARTA– Luna Maya, 36, harus siap jika kelak image-nya lekat…

Jumat, 31 Januari 2020 11:45

Kepuasan Mengajar Yoga

Empat tahun terakhir, artis Wanda Hamidah, 42, aktif menjadi pengajar…

Jumat, 31 Januari 2020 11:29

Berakhir Sudah Cinta Segi Tiga Doel-Sarah-Zaenab

Kasdullah alias Doel akhirnya menjatuhkan pilihan setelah bertahun-tahun membuat penonton…

Kamis, 30 Januari 2020 14:48
Rilisan Teaser Trailer F9: The Fast Saga

Dom Fokus Asuh Anak

LOS ANGELES– Dominic Toretto atau biasa disapa Dom (Vin Diesel)…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Siapkan Kejutan Pembangkit Semangat

SEBAGAI suami, Sonny Septian berusaha melakukan yang terbaik untuk istrinya,…

Kamis, 30 Januari 2020 14:45

Saling Curhat Gebetan

KEDEKATAN penyanyi Brisia Jodie dan Arsy Widianto bukan sebatas rekan…

Kamis, 30 Januari 2020 14:43

Berteman sama Siapa pun

RUMOR hubungan spesial antara artis Luna Maya dan DJ asal…

Kamis, 30 Januari 2020 12:32

Pakai Masker di Keramaian

Luna Maya kini jadi lebih berhati-hati setelah membaca pemberitaan media…

Rabu, 29 Januari 2020 13:04

Tidak Bermaksud Rasis

PEDANGDUT Iis Dahlia lagi-lagi menjadi perbincangan di media sosial setelah…

Rabu, 29 Januari 2020 12:32

Bu Guru Geografi

ARTIS Tasya Kamila, 27, menjadi guru di salah satu aplikasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers