MANAGED BY:
MINGGU
27 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 04 Agustus 2020 11:08
Kejagung Tegaskan Status Djoko Tjandra Terpidana
Djoko Tjandra

PROKAL.CO,

JAKARTA– Dorongan agar Polri menggunakan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam kasus yang menyeret Brigjen Pol Prasetyo Utomo terus bermunculan. Tidak hanya DPR, aktivis antikorupsi juga menyuarakan hal serupa. Mereka berharap aparat kepolisian mengembangkan kasus tersebut karena dugaan dinilai suap sudah tampak.  

Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM) Oce Madril menyampaikan bahwa praktik suap, gratifikasi, atau pemerasan sangat terbuka dalam kasus surat jalan untuk Djoko Tjandra. ”Menurut saya memang harus dikembangkan ke dugaan terjadinya transaksi koruptif,” kata dia kepada Jawa Pos kemarin (3/8). Bukan hanya aparat kepolisian, Oce menilai petugas di instansi lain juga harus dikejar. 

Menurut dia, Djoko bisa kabur dari kejaran aparat penegak hukum lantaran banyak oknum yang terlibat dan membantu. Bukan tidak mungkin, ada pejabat dengan posisi lebih tinggi dari Prasetyo yang terlibat. Misalnya, kata Oce, bila ada perintah yang membuat Prasetyo menerbitkan surat jalan untuk Djoko. Karena itu, dia menilai undang-undang tipikor perlu dipakai dalam pengembangan penyidikan kasus Prasetyo. 

Bila tidak, aparat kepolisian bakal kesulitan mengungkap dugaan keterlibatan pihak-pihak lain. ”Menurut saya (undang-undang tipikor) bisa digunakan,” kata Oce. Pukat UGM, lanjut dia, menduga ada aliran dana atau fasilitas tertentu yang diberikan Djoko Tjandra kepada oknum-oknum yang turut membantu pelariannya. ”Tentu itu harus menjadi concern penegak hukum untuk mengembangkan perkaranya ke arah sana,” imbuhnya. 

Oce memastikan, Pukat UGM menjadi salah satu pihak yang ikut mengikuti perkembangan penanganan kasus itu. Sebagaimana disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD, seluruh masyarakat dipersilakan memeloti penanganan kasus tersebut. Dia ingin tidak ada yang ditutup-tutupi dari penyidikan terhadap Prasetyo maupun pengembangan kasusnya. 

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menyampaikan, instansinya sudah memeriksa Djoko Tjandra pada 31 Juli. ”Pemeriksaan sebagai saksi oleh penyidik, terkait kasus surat palsu yang melibatkan BJP PU (Prasetyo),” kata dia kepada awak media. Dalam kesempatan itu, Djoko Tjandra juga menyampaikan sudah menunjuk Otto Hasibuan sebagai kuasa hukum. Namun, sampai kemarin Polri belum menerima surat kuasa tersebut. 

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 14 September 2020 12:10

PSBB Jakarta Lebih Longgar, Kegiatan Nonesensial Boleh Beroperasi dengan Kapasitas 25 Persen

JAKARTA– Masa transisi menuju new normal di Jakarta akhirnya selesai.…

Senin, 14 September 2020 11:46

Maju Mundur PSBB Total, Tarik-Ulur Antara Kesehatan atau Ekonomi

 Dengan rasio tes rendah, penanganan pandemic Covid-19 di Indonesia seperti…

Senin, 14 September 2020 11:11

Wakil Ketua DPR RI Kutuk Penikaman Syekh Ali Jaber

JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolkam Azis Syamsuddin mengutuk…

Sabtu, 12 September 2020 12:31

KPU Larang Paslon Iklan di Media Sosial, Hanya Boleh di Media Massa

JAKARTA - Pasangan calon Pilkada diminta untuk tidak melakukan iklan…

Kamis, 10 September 2020 13:06

Zoom, Twitter, Shopee Dkk Kena Pajak 10 Persen

JAKARTA– Pemerintah kembali menunjuk 12 perusahaan untuk memungut Pajak Pertambahan…

Kamis, 10 September 2020 01:28

Di Jakarta, Setiap Hari Rata-Rata Seribu Orang Tertular Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memutuskan mengakhiri masa Pembatasan…

Rabu, 09 September 2020 13:59
Nyatakan Masih On The Track, KPK Belum Bisa Ambil Alih Kasus Pinangki

Sangkal Jaksa Agung Terlibat Urusan Fatwa MA

JAKARTA – Ketika Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memimpin agenda di…

Rabu, 09 September 2020 12:39

WFO, ASN Kerja Berdasarkan Kategori Zonasi Risiko Wilayah

JAKARTA– Pemerintah kembali mengatur sistem kerja pada aparatur sipil negara…

Rabu, 09 September 2020 12:11

Suap Djoko Tjandra Juga Diduga Mengalir ke Adik Jaksa Pinangki

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami dugaan aliran suap ke adik…

Rabu, 09 September 2020 12:09

Menag Pastikan Penceramah Bisa Berdakwah Meski Tak Punya Sertifikat

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menjamin bahwa para penceramah tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers