MANAGED BY:
SENIN
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 03 Agustus 2020 13:56
Nestapa Belajar Jarak Jauh
Sekolah Boleh Tatap Muka ketika Daring Sulit Dijalankan
BERSYARAT: Proses belajar tatap muka langsung sejauh ini belum bisa dijalankan. Namun, hal itu bisa terlaksana jika peserta didik benar-benar kesulitan akses pendidikan. RAMA SIHOTANG/KP

PROKAL.CO,

Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di Kota Tepian masih belum bisa dibendung. Dampaknya, segala aktivitas banyak dilakukan jarak jauh. Termasuk sistem belajar. Lantaran tak ingin muncul klaster pendidikan, Dinas Pendidikan Samarinda masih menerapkan sistem belajar dalam jaringan (daring).

 

SAMARINDA–Belajar dari kisah Dimas Ibnu Alias, pelajar sekolah menengah pertama di Rombang, Jawa Tengah, yang kesulitan belajar lewat daring. Ia bahkan tetap datang ke sekolah untuk menuntaskan belajarnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda Asli Nuryadin pun merespons. Diwawancarai belum lama ini, ASN golongan II B itu menyebut, tentu tak menginginkan adanya kisah seperti Dimas terjadi di Samarinda. “Tapi itu enggak menutup kemungkinan lho,” ungkapnya dengan nada santai. Bicara metode pendidikan saat ini, eks kepala Bapenda Samarinda itu menyebut, Covid-19 adalah waktunya untuk beraktivitas di rumah. Namun, ia tak ingin losing time terjadi begitu saja.

“Makanya dilakukan proses pembelajaran. Metode saat ini (daring) itu rekomendasi yang paling pas,” ucapnya. Namun, infrastruktur yang ada di ibu kota Kaltim dianggapnya masih sangat terbatas. Bahkan, disebut Asli, pembelajaran menggunakan gawai tidak direkomendasikan. “Belajar daring itu memang paling dimungkinkan, tapi sebenarnya kan menggunakan laptop,” tambahnya. Tidak diperkenankan menggunakan gawai, ujar Asli, hal itu lantaran melihat kejenuhan dan daya kekuatan mata anak. Memerhatikan gawai terus-terusan dengan waktu yang cukup lama dianggap bisa merusak mata.  

Semula itu harus menggunakan layar layaknya komputer atau laptop. “Tapi itu impossible kalau harus diberlakukan ke seluruh anak, tidak semua anak bisa punya komputer atau laptop,” ujarnya. Makanya dianggap tidak ada pilihan lain menggunakan handphone (HP). Namun, penggunaan HP disebutnya masih memunculkan masalah lain. “Ada yang satu handphone harus diakses dua anak. Ada juga ponsel berstandar tapi dibawa orangtua bekerja. Ada yang enggak punya akses sama sekali. “Jelas itu jadi masalah kan,” ungkapnya. Lantas bagaimana solusinya?

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers