MANAGED BY:
SELASA
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 03 Agustus 2020 11:47
Dilema Belajar Online, Guru dan Orangtua Dituntut Saling Sesuaikan Kondisi
MANDIRI: Siswa harus terbiasa memahami materi yang diberikan oleh guru secara mandiri. Jika belum paham, video bisa diputar berkali-kali sebelum mengajukan pertanyaan.

PROKAL.CO,

Pandemi virus corona memaksa masyarakat beraktivitas lain dari biasanya. Imbauan jaga jarak, hingga jaga kebersihan dengan masker dan cuci tangan dianjurkan. Lembaga pendidikan pun menerapkan kegiatan belajar daring (dalam jaringan). Seiring berjalannya metode tersebut, banyak ditemui keluhan. Baik dari orangtua murid dan guru.

BELAJAR secara daring menghadirkan polemik. Ada yang mendukung karena khawatir buah hati terpapar virus corona, namun sebagian orangtua mengeluh karena harus menjadi “guru” dadakan buat anak mereka. Apalagi yang baru mengenyam bangku pendidikan, musti mendampingi berjam-jam di depan telepon pintar. 

“Ada tiga model supporting pendidikan, normalnya dari pemerintah, masyarakat lalu keluarga. Yang dua sekarang macet, peran besar sekarang ada di keluarga. Dengan kondisi darurat begini, diterapkan belajar dengan menggunakan teknologi informasi dan jaringan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Samarinda Asli Nuryadin, tengah pekan lalu.

Definisi jaringan disebutkan Asli ada beberapa tingkatan lagi. Idealnya anak harus punya layar di rumah, baik komputer atau laptop yang terhubung dengan jaringan. Namun, kondisi orangtua tidak semua memungkinkan. Digunakanlah smartphone yang lebih akrab dengan masyarakat. Namun juga memiliki kekurangan, layarnya yang kecil tentu tidak diperuntukkan jangka lama.

“Jangan terlalu lama juga menatap layar handphone karena tidak baik untuk kesehatan mata anak juga,” sebutnya. Berbagai kendala ditemui di lapangan. Seperti mereka yang sudah stabil dengan fasilitas handphone memadai dan kuota internet. Ada pula yang memiliki perangkat namun tak ada kuota, hingga tak memiliki keduanya.

Dengan kondisi pandemi, diberlakukan pula kurikulum darurat. Sebab, tidak bisa seperti biasanya. Kendala lain juga disebutkan Asli seperti orangtua yang hanya memiliki satu perangkat namun memiliki lebih dari satu anak yang bersekolah.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 17 September 2020 14:05

Sering Beri Pelatihan, Ajak Berdaya Saing

SETAHUN setelah usahanya berdiri, Ulik Chodratillah diminta menjadi mentor. Digandeng…

Kamis, 17 September 2020 13:40

Ulik Chodratillah, Ingin Bersaing Secara Kualitas

Ulik Chodratillah Ingin Bersaing Secara Kualitas Setelah lulus kuliah, masih…

Kamis, 17 September 2020 13:25

Sensasi Manis Unik ala Aston

PUAS dengan hidangan utama, menyantap udang dan bebek. Saatnya beralih…

Kamis, 17 September 2020 13:23

Bebek Palekko dengan Bumbu Lengkap

Menu promo September Aston Samarinda Hotel & Convention Center hadir…

Senin, 07 September 2020 11:14

Bisnis Perawatan Tubuh Beromzet Ratusan Juta Perbulan

Tak pernah berhenti melihat peluang, berbagai usaha pernah dijalani Firly…

Senin, 07 September 2020 11:06

Firly Asriyana, Bangga Miliki Brand Sendiri

TAK dipungkiri, sekian tahun berjualan barang, tentu Firly Asriyana ingin…

Senin, 07 September 2020 11:01

Aneka Nasi Goreng, Hidangan Praktis Mengenyangkan

Makanan satu ini memiliki banyak penggemar. Mudah cara pembuatannya. Selain…

Senin, 07 September 2020 10:59

Unik Segar Midtown Sunrise

BANYAK kreasi hadir dalam pengolahan minuman. Salah satunya menu promo…

Jumat, 04 September 2020 13:23

Ingin Tunda Haid, Pahami Jenis Obatnya

SELAIN obat perlancar haid, ada pula kebalikannya yaitu menunda haid.…

Jumat, 04 September 2020 13:22

Gangguan Haid, Atasi dengan Obat Penyubur

Haid merupakan siklus alami perempuan yang sudah melewati masa pubertas.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers