MANAGED BY:
RABU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 18 Juli 2020 12:57
Pertumbuhan Kasus Tinggi, Tingkat Kesembuhan Membaik

Wapres : Jangan Ada Lagi Yang Anggap Enteng

ilustrasi

Pada bagian lain, Judha turut menyinggung kasus WNI anggota Jamaah Tabligh di India. Dia menyampaikan, bahwa 436 WNI Jamaah Tabligh yang tersangkut kasus hukum di India karena melanggar aturan PSBB di sana telah menjalani sidang. Masa sidang tersebut digelar pada 14-16 Juli 2020 lalu. Dalam sidang tersebut, lanjut dia, sebagian besar dakwaan yang ditujukan diantaranya meliputi pelanggaran visa, pelanggaran aturan karantina, dan pelanggaran aturan kebencanaan.

"Mayoritas mereka mengajukan plea bargain atau mengaku bersalag tapi tanpa disertai niat," paparnya.

Jika merujuk pada kasus hukum serupa di negara lain, biasanya hakim akan memvonis mereka untuk membayar denda. Besarannya Rs 5ribu-10 ribu atau sekitar Rp 975 ribu- Rp 1,9 juta per orang.

Selain itu, menurut dia, KBRI New Delhi juga tengah berupaya mengeluarkan WNI Jamaah Tabligh yang mendapatkan status bail atau boleh keluar penjara dengan jaminan. Menurut catatan, ada 53 orang telah dikeluarkan dan ditempatkan di tempat yang lebih baik.

Judha menuturkan, seluruhnya bakal dibantu kepulangannya setelah proses hukum selesai. Mereka dipulangkan dengan cara repatriasi mandiri atau membayar sendiri biaya kepulangannya. Seperti diberitakan sebelumnya, ada sekitar 751 WNI anggota jamaah tabligh di India yang terdeteksi melakukan pelanggaran selama masa lockdown. Mereka diketahui mengikuti perkumpulan mengikuti kegiatan akbar di sana. Sampai akhirnya, terjadi klaster penularan baru. Seluruh WNI pun diwajibkan mengikuti masa karantina di pos-pos yang disiapkan oleh pemerintah India selama 14 hari. Hingga proses hukum dijalankan.

 

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 21 Oktober 2020 16:31

Jepang Beri Pinjaman ke Indonesia Rp 6,932 Triliun

BOGOR– Pundi-pundi keuangan negara untuk menangani dampak wabah Covid-19 kembali…

Rabu, 21 Oktober 2020 13:01

20 Juta Dosis Vaksin Siap Bulan Desember, Diutamakan Tenaga Kesehatan

JAKARTA-Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemerintah akan…

Rabu, 21 Oktober 2020 12:59
DPR Siap Kaji Bersama Pemerintah dan Penyelenggara

Pilkada Berpotensi Perparah Penyebaran Covid-19

JAKARTA- Pelaksanaan Pilkada 2020 yang digelar di tengah pandemi COVID-19…

Rabu, 21 Oktober 2020 12:55

Umrah di Tengah Pandemi, Biaya Melonjak Sampai 50 Persen

JAKARTA – Kenaikan harga paket umrah di tengah pandemi Covid-19…

Rabu, 21 Oktober 2020 12:52

Jokowi Semakin Berjarak dengan Rakyat

KEPEMIMPINAN Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin genap setahun sejak dilantik pada…

Selasa, 20 Oktober 2020 21:00
Industri Tambang di Omnibus Law dan Dampaknya bagi Kaltim

Petani Terancam Makin Tersingkir, Hutan-Hutan Kian Gundul

Ketergantungan Kaltim terhadap industri ekstraktif menyimpan masalah serius. Ribuan lubang…

Selasa, 20 Oktober 2020 17:43

Ian Singleton, Konservasionis Orang Utan, Penerima Order of the British Empire

Puluhan tahun dihabiskannya di hutan-hutan Sumatera untuk melakukan penelitian dan…

Selasa, 20 Oktober 2020 17:27

Presiden Minta Soal Vaksin Jangan Tergesa-Gesa

JAKARTA– Urusan vaksinasi Covid-19 menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Dia…

Selasa, 20 Oktober 2020 12:35

Biaya Kampanye di Pilkada Samarinda Maksimal Rp 14 Miliar

SAMARINDA–Pemilihan kepala daerah (pilkada) digelar dengan biaya yang tak sedikit.…

Selasa, 20 Oktober 2020 12:34

Berkantor di Mobil Mewah

PANDEMI Covid-19 mendorong berbagai kebiasaan baru seperti bekerja dari rumah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers