MANAGED BY:
SENIN
10 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 16 Juli 2020 14:51
Harusnya Red Notice Tak Bisa Dicabut

PROKAL.CO,

JAKARTA- Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mempertanyakan soal adanya kabar pencabutan red notice terhadap Djoko Tjandra yang menjadi buronan mereka. Menurut Burhanuddin, seharusnya selama yang bersangkutan belum tertangkap dan diproses hukum, maka red notice masih berlaku.

"Red notice itu kan tidak ada cabut-mencabut. Selamanya tetap aktif sampai buronan ketangkap," tegasnya kemarin (15/7). Namun, dia juga heran ternyata pencabutan red notice itu ada. Pihak Kejagung khususnya dari bidang intel bakal terus berkoordinasi dengan Polri dan Interpol untuk menelusuri keberadaan Djoko Tjandra. "Tapi nyatanya ya begitulah (ada pencabutan). Sudah koordinasi (dengan Polri) dan tentunya kita bergerak," imbuh Burhanuddin. 

Djoko Tjandra sendiri telah mengajukan peninjauan kembali (PK) terhadap vonis penjara dua tahun yang dijatuhkan padanya 2009 lalu. PK itu didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 8 Juni lalu, kemudian telah dijadwalkan untuk sidang hingga dua kali. Yakni pada 27 Juni dan 3 Juli. Namun pada kedua agenda sidang tersebut, Djoko tidak hadir. 

Padahal sesuai Surat Edaran MA 1/2012, pemohon PK wajib hadir. Jika pada sidang selanjutnya dia absen juga, maka otomatis permohonan PK Djoko batal. Anggota tim kuasa hukum Djoko, Alfrianti Alimuddin menyatakan bahwa sidang selanjutnya digelar pekan depan. Namun, tidak ada kepastian apakah Djoko akan hadir atau tidak. 

"Sidang selanjutnya tanggal 20 Juli," jelas Alfrianti kemarin. Pihak kuasa hukum sendiri menyatakan bakal mengupayakan kehadiran Djoko agar PK-nya bisa diproses. Meski demikian, kuasa hukum Djoko yang lain yakni Andi Putra Kusuma sempat menyatakan pada panggilan sidang kedua bahwa jika PK batal, maka yang bersangkutan bisa mengajukan lagi. 

Kejagung Harus Tunjukan Keseriusan Pengejaran Jochan

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 07 Agustus 2020 09:45

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Dorong SMSI Mencerdaskan Bangsa

JAKARTA- Bimbingan teknis untuk penguatan news room SMSI yang dilaksanakan…

Kamis, 06 Agustus 2020 11:45

Protokol Covid-19 di Pesantren, Paling Sulit Terapkan Jaga Jarak

JAKARTA– Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan hasil pemantauan penerapan protokol kesehatan…

Kamis, 06 Agustus 2020 10:23

Pelanggar Protokol Kesehatan Pasti Disanksi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo akhirnya mengeluarkan Inpres terkait sanksi…

Rabu, 05 Agustus 2020 12:21

Presiden Jokowi Tambah Cucu

ANGGOTA keluarga Presiden Joko Widodo kembali bertambah. Putri kedua presiden,…

Selasa, 04 Agustus 2020 11:08

Kejagung Tegaskan Status Djoko Tjandra Terpidana

JAKARTA– Dorongan agar Polri menggunakan Undang Undang Nomor 20 Tahun…

Senin, 03 Agustus 2020 12:00

Rahmad Pribadi Dinobatkan Sebagai Top Leader on CSR Top Commitment 2020

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menerima…

Senin, 03 Agustus 2020 11:52

Solusi Pembelajaran Jarak Jauh, Perlu Produksi Gawai untuk Siswa

JAKARTA- Pembelajaran jarak jauh (PJJ) sudah berjalan beberapa bulan. Banyak…

Senin, 03 Agustus 2020 11:26

Menko Polhukam Minta Usut Dugaan Suap Surat Jalan Djoko Tjandra

JAKARTA – Terpidana kasus korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali…

Senin, 03 Agustus 2020 10:50

DMI Dan SMSI Dorong Belajar Daring Fungsikan Masjid Hadapi Covid-19

Masjid sebagai sarana ibadah dan sosial, merupakan sarana vital di…

Sabtu, 01 Agustus 2020 11:27

Lima Bapaslon Perseorangan Gugat KPU, Ajukan Sengketa ke Bawaslu

JAKARTA- Sejumlah bakal pasangan calon (Bapaslon) kepala daerah jalur perseorangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers