MANAGED BY:
SABTU
08 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Kamis, 16 Juli 2020 11:05
Toko Bangunan Kok Juga Jual Obat Kuat..??
Peredaran obat keras (daftar G) dan jamu ilegal di Kaltim berhasil dibongkar jajaran Subdit III Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Kaltim. Barang bukti dan terduga pemiliknya telah diamankan di kawasan Jalan Barito, Samarinda Seberang, Senin (13/7) malam.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN-Peredaran obat keras (daftar G) dan jamu ilegal di Kaltim berhasil dibongkar jajaran Subdit III Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Kaltim. Barang bukti dan terduga pemiliknya telah diamankan di kawasan Jalan Barito, Samarinda Seberang, Senin (13/7) malam.

Dari barang bukti yang disita, Polda Kaltim berhasil mengamankan ribuan kotak obat keras, obat kuat, dan jamu ilegal. Polisi juga mengamankan terduga pemiliknya berinisial AR. Direktur Reskoba Polda Kaltim Kombes Budi Santosa menyebut, pengungkapan kasus itu berawal dari laporan warga kemudian dilidik selama dua pekan belakangan. “Saat ini masih dilakukan pengembangan,” ujarnya (14/7).

Informasi dihimpun, kasus itu bermula dari Sangatta, Kutai Timur. Sejumlah polisi berpakaian sipil mengamankan DN yang ditengarai memperjualbelikan obat Ampicillin tanpa resep dokter di tokonya pekan lalu. Saat diinterogasi, rupanya obat tersebut diperoleh dari inisial E yang mengaku bekerja di sebuah toko obat di Samarinda.

“Saat kami telusuri, rupanya inisial E sudah tidak bekerja lagi di toko obat tersebut,” urai mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Barat itu. Tak patah semangat, keberadaan E terus ditelusuri di kawasan Kota Tepian.

Hingga E akhirnya diamankan di sekitar Jalan Letjen S Parman, Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Senin (13/7). Kemudian penyidik meminta keterangannya secara maraton. Hasilnya, dia mengaku mendapatkan obat tersebut dari AR di salah satu toko obat di Samarinda.

“Malam itu (Senin) kami amankan AR berikut barang bukti obat daftar G, obat kuat, dan jamu,” kata jebolan Akpol 1992 itu. Sejumlah penyidik mendapati dus-dus berisi obat keras. Selain obat keras, ada obat kuat dan jamu yang ditengarai untuk vitalitas pria.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 03 Agustus 2020 13:40

Sudah 37 Rambu Masker Dipasang, Tingkat Kesadaran Warga Dinilai Membaik

BALIKPAPAN--Sebanyak 37 rambu wajib masker untuk menghindari penyebaran Covid-19 telah…

Senin, 03 Agustus 2020 13:38

Untuk Lokasi Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Asrama Haji Siapkan 218 Ranjang

Penyediaan ruang di Asrama Haji dimaksudkan untuk memudahkan mereka yang…

Senin, 03 Agustus 2020 13:37

Libur Panjang, Mangrove Center Batasi Wisatawan

BALIKPAPAN – Libur panjang selama tiga hari, menjadi peluang emas…

Senin, 03 Agustus 2020 10:05

Kisah Yayasan Kasimo, Pembuat Peti Jenazah untuk Pasien Covid-19 di Balikpapan

Menggunakan peti jenazah jadi standar wajib untuk mengubur pasien Covid-19…

Senin, 03 Agustus 2020 09:40

Subsidi Kuota Belajar Sudah Berjalan

Kasus positif Covid-19 yang semakin tinggi di Kota Minyak membuat…

Senin, 03 Agustus 2020 09:39

Anggaran Terbatas, PJU Andalkan Bankeu

BALIKPAPAN - Imbas pandemi Covid-19, organisasi perangkat daerah (OPD) harus…

Senin, 03 Agustus 2020 09:37

Pelarian Sopir Pikap Berakhir

BALIKPAPAN – Kecelakaan lalu lintas atau lakalantas sering terjadi karena…

Sabtu, 01 Agustus 2020 12:46

RSUD Beriman Tutup Sementara IGD

BALIKPAPAN – Penambahan kasus Covid-19 baru dari tenaga kesehatan RSUD…

Sabtu, 01 Agustus 2020 12:45
Positif Covid-19 Melonjak, Belajar Tatap Muka Dihentikan

Opsi Daring dan Home Visit

Penyebaran Covid-19 sudah masuk ke klaster perkantoran dan keluarga. Siswa…

Sabtu, 01 Agustus 2020 12:45

Salat Id di Masjid At-Taqwa, Membeludak, Ketat Protokol Kesehatan

BALIKPAPAN –Berbeda dengan Lebaran Idulfitri akhir Mei lalu, salat Iduladha…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers