MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Rabu, 15 Juli 2020 10:15
Drama Baru Permasalahan SKM, Warga Minta Tunda Bongkar Rumah
TETAP MEMBANTU: Jika sebagian warga ada yang menunda pembongkaran, sebagian warga lainnya tetap melakukan pembongkaran bangunan .

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Tim penanganan dampak sosial warga Sungai Karang Mumus (SKM) menghadapi babak baru. Warga yang menerima pembayaran meminta waktu penundaan pembongkaran bangunan.

Alasan itu ditengarai adanya kecemburuan antara mereka yang sudah menerima dana kerahiman dan yang belum menerima atau tidak menyetujui pembongkaran. Diungkapkan warga yang namanya enggan dikorankan, sebelumnya ia menyetujui pembongkaran lantaran adanya informasi bakal dilakukan serentak. Namun, mereka yang sudah menerima pembayaran lebih dulu dibongkar. "Kami yang setuju dan mendukung pemerintah kok dibongkar duluan, sedangkan yang belum setuju dibiarkan tetap tinggal. Kami minta penundaan dulu," ucapnya. Dia berharap, pemerintah memegang komitmen untuk serentak membongkar kawasan tersebut. "Kami siap bongkar, tapi harusnya serentak," tegasnya.

Menanggapi hal itu, Sekkot Samarinda Sugeng Chairuddin menuturkan, koordinasi dengan FKPD perihal langkah yang diambil untuk memuluskan program tersebut. Pasalnya, berbagai unsur menjadi pendukung. "Kami ditunggu Korem, karena pekan depan berencana mengeruk kawasan di belakang Pasar Segiri. Makanya kami melakukan percepatan," ucapnya. Namun, terkait langkah tegas yang akan diambil, dia belum bisa membeberkan. "Tunggu satu dua hari, dirapatkan dulu," singkatnya.

Terkait pembayaran tahap kedua yang sudah membongkar sendiri, Kabid Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Samarinda Joko Karyono menyebut, cukup mendokumentasikan bangunan yang sudah rata. Pihaknya akan mengecek sebagai bentuk persetujuan, selanjutnya tinggal menunggu dana ditransfer ke rekening sebelumnya. "Hari ini (kemarin) diverifikasi, insyaallah besok cair. Sekitar satu atau dua hari setelah laporan masuk, langsung ditransfer," jelasnya.

Sementara itu, puluhan tim Satpol PP Samarinda terus membantu warga membongkar bangunan. Target 40 bangunan dirobohkan kemarin. Progres pembayaran sudah ada 90 bangunan yang menerima transfer dana kerahiman. Sedangkan enam berkas masuk akan diproses hari ini. Tersisa 114 bangun yang belum menyetujui pembongkaran. Tidak ketinggalan, tim dari ULP PLN Samarinda yang juga telah membongkar 20 meteran milik warga yang rumahnya masuk pendataan dan telah menerima pembayaran. (dns/dra/k8)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers