MANAGED BY:
KAMIS
01 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 13 Juli 2020 10:01
Biaya Tinggi Politik Dinasti: Proses Lelang Diatur, Tindakan Korup Melenggang Jelang Pilkada
Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango saat mengumumkan penetapan tersangka Bupati Kutai Timur beserta istri dan 5 pihak lain (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

PROKAL.CO,

Kutai Timur (Kutim) jadi salah satu kabupaten yang bakal menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak. Namun, Ismunandar, sang petahana, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pertanda transaksional dalam proses pengadaan barang dan jasa makin kuat jelang pesta demokrasi.

 

SAMARINDA–Operasi tangkap tangan (OTT) yang dijalani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Kutim non-aktif Ismunandar dan istrinya Ketua DPRD Kutim Encek UR Firgasih patut diapresiasi. Namun, jadi pelajaran bagi kepala daerah lain. Politik balas budi dinilai bisa jadi salah satu penyebab korupsi.

Sekretaris Pusat Studi Anti-Korupsi Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda Herdiansyah Hamzah mengatakan, politik berbiaya tinggi (high cost politic) bukan satu-satunya faktor yang mendorong perilaku korup kepala daerah. Tapi biaya politik yang tinggi itulah, alasan yang memaksa para kandidat, khususnya petahana untuk menghalalkan segala cara.

“Hasil kajian Litbang Kemendagri (Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri) menunjukkan untuk menjadi wali kota/bupati diperlukan biaya Rp 20–30 miliar. Sementara menjadi gubernur berkisar Rp 20–100 miliar. Ongkos yang harus mereka keluarkan itu. Tentu tidak sepadan dengan gaji yang bakal diterima oleh seorang kepala daerah,” bebernya.

Selain itu, pertanda masih kuatnya politik transaksional dalam proses pengadaan barang dan jasa. Semacam upeti yang diberikan sebagai tiket untuk memenangkan tender barang dan jasa. Tradisi semacam itu jelas akan melanggengkan tindakan korup dalam proses lelang.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 30 September 2020 13:30
Bincang dengan Parawansa Assoniwora, CEO Samarinda Berani

Tetap Mengusung Kandidat, Tanpa Kontrak Politik

Samarinda Berani gagal mengusung calon pada pemilihan kepala daerah (pilkada)…

Rabu, 30 September 2020 10:43

Profesor asal Australia Sebut Pemerintah Indonesia Represif ke Kaum Islamis, Wamenag Menangkis

JAKARTA– Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi menangkis penilaian…

Selasa, 29 September 2020 13:19

Di Tarakan, 11 Orang Meninggal dari 42 Titik Longsor

TARAKAN–Hujan deras yang mengguyur Tarakan pada pukul 02.00 Wita, kemarin…

Selasa, 29 September 2020 13:17

Operasikan Mobil Terbang di Seoul

SEMAKIN banyak pabrikan yang mulai serius mengembangkan mobil terbang. Terbaru…

Selasa, 29 September 2020 13:16

Vonis Janggal Hotel Bahtera Pailit

BALIKPAPAN–PT Hotel Bahtera Jaya Abadi dinyatakan pailit. Itu berdasarkan putusan…

Selasa, 29 September 2020 13:16

Kewajiban Pemulihan Lingkungan Perusahaan Tambang Disorot

BALIKPAPAN–Kepastian empat perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara…

Selasa, 29 September 2020 11:47

Surat Nikah dan Akta Cerai Inggit Garnasih-Soekarno Diserahkan ke Negara

Keluarga besar tak setuju dokumen pernikahan dan perceraian Inggit Garnasih-Soekarno…

Selasa, 29 September 2020 11:44

Sidang Korupsi Proyek Kutim, Dewan Tak Tentukan Nominal, Sekkab Bakal Diperiksa Lagi

Saat dicecar jaksa KPK, Irawansyah mengaku tak tahu pertemuan kepala…

Selasa, 29 September 2020 11:43

Tim Mahasiswa Politani Ciptakan Aplikasi Deteksi Covid-19

Kini, hanya dengan bermodal gawai dan foto x-ray, seseorang bisa…

Selasa, 29 September 2020 11:41

DPR Belum Satu Suara Soal TPS Keliling

JAKARTA - Rencana tempat pemungutan suara (TPS) keliling dalam pilkada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers