MANAGED BY:
JUMAT
14 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Sabtu, 11 Juli 2020 10:15
Mau Juara, Malah Kena Marah
Moussa Marega

PROKAL.CO,

PORTO – FC Porto tinggal selangkah lagi memastikan gelar juara Primeira Liga-nya yang ke-29. Saat semana (pekan) ke-31 kemarin WIB (10/7), Porto mempecundangi tuan rumah CD Tondela 3-1, di Estadio Joao Cardoso, Tondela. Di sisi lain, SL Benfica sebagai klub pesaing ketat Porto di papan atas, malah tersendat 1-1 dari klub peringkat keenam, FC Famalicao.

Nah, itu artinya Porto hanya butuh tambahan satu angka ketika menjamu Sporting CP di Estadio Do Dragao, Kamis dini hari nanti WIB (16/7). Sebab itu, sepulang dari lawatan Tondela, fans klub yang berjuluk Dragoes itu sudah menunggu skuad besutan Sergio Conceicao tersebut di Vila Nova de Gaia, sebutan kamp latihan Porto, guna merayakan keberhasilan tersebut.

Meski, di balik kemeriahan malam itu ada pemain kunci Porto yang malah merasakan hal sebaliknya. Ya, bomber Porto Moussa Marega-lah orangnya. Dilansir dari laman Record, Marega menjadi sasaran kemarahan fans Porto. Padahal, pada laga tersebut dia menyumbangkan satu dari tiga gol kemenangan Porto pada menit ke-64.

Kedua gol lainnya diciptakan Danilo Pereira (menit ke-47) dan gol penalti Fabio Vieira pada menit akhir. Penalti itulah yang jadi sumber kemarahan fans. Bomber berkebangsaan Mali tersebut marah besar setelah Conceicao tidak menunjuknya sebagai eksekutor tendangan penalti. ’’Maafkan atas perbuatanku. Kini, kami butuh satu kemenangan lagi untuk menjadi juara,’’ tulis Marega dalam permintaan maafnya melalui akun Twitter-nya, @marega91.

Laman A Bola menyebut, sikap Marega itu karena dia panik dengan koleksi golnya yang baru menginjak angka sepuluh di Primeira Liga. Jumlah gol tersebut akan jadi koleksi terendah bomber 29 tahun tersebut sejak 2016 – 2017 di liga domestik, hanya berbeda satu gol dari jumlah golnya musim lalu.

Dalam laman resmi klub, Conceicao menegaskan bahwa persoalan tersebut sudah diatasi jajarannya. ’’Sudah tidak ada persoalan lagi, semuanya sudah selesai. Aku sudah menyelesaikan itu semua di ruang ganti,’’ sebut mantan pemain yang pernah turut jadi bagian skuad scudetto di Lazio pada musim 1999 – 2000 tersebut.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers