MANAGED BY:
SABTU
08 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 09 Juli 2020 10:37
ADA MASALAH LAGI..!! Ada Tumpang Tindih Lahan di Seksi 5 Tol Balsam

Pemilik Keberatan, BPN Sarankan ke Pengadilan

Pengerjaan tol Balikpapan-Samarinda. Sampai saat ini masih saja ada masalah, utamanya soal lahan.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN–Pembebasan lahan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) kembali dikeluhkan. Kali ini terjadi di Seksi V. Pemilik lahan yang akan dibebaskan menuding terjadi kesalahan pengukuran oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Sehingga luas lahannya menyusut. Dari semula 200 meter persegi menjadi 128 meter persegi. Pemilik lahan yang masuk Seksi V Tol Balsam itu bernama Elviana.

Dia mengungkapkan, tanahnya berada di Jalan Mulawarman, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur. Sebelum menjadi sertifikat, tanahnya masuk sertifikat induk milik Kabi. Pemilik lahan sebelumnya. Mulanya, dia tidak mengetahui adanya perbedaan pengukuran tanah tersebut dengan pengukuran yang dilakukan BPN.

Dia baru mengetahui setelah anak Kabi; Sumidah, melanjutkan proses pemecahan sertifikat tersebut. Karena Kabi telah meninggal. “Dia bilang tanah kita mau digusur. Jadi ibu enggak usah urus sertifikat. Karena akan digunakan untuk jalan tol,” ucapnya kepada Kaltim Post. Sumidah pun menawarkan pengurusan sertifikat lahan milik Elviana.

Karena masih dalam bentuk segel dan belum dilakukan pemecahan sertifikat, dia pun mengizinkan pengurusan pemecahan sertifikat itu dilakukan oleh Sumidah. Ada beberapa lahan yang sudah melakukan pemecahan sertifikat pada lokasi yang akan menjadi bagian Tol Balsam itu. “Saya enggak pernah lihat bentuk sertifikatnya seperti apa. Karena saya kenal dekat dengan keluarga mereka, saya percayakan saja,” terang dia.

Lalu sekira Juli 2019, dia kembali menanyakan progres pengurusan sertifikasi lahan tersebut. Namun, pada November 2019, dia mendapat informasi bahwa ada masalah pada proses penerbitan sertifikat itu. Ukuran lahannya tidak sesuai dengan luasan awalnya. “Ukuran tanah saya itu 200 meter persegi. Begitu saya lihat di situ (sertifikat) hanya 128 meter persegi. Hilangnya banyak betul,” katanya.

Dia melanjutkan, tak hanya dirinya yang bernasib sama. Beberapa lahan yang sudah berdiri bangunan juga belum melakukan pemecahan sertifikat. Luas lahan juga menyusut saat dilakukan pemecahan sertifikat.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 07 Agustus 2020 13:48

Stimulus Bansos Karyawan Harus Jelas

Pemerintah tengah mematangkan program stimulus untuk karyawan dengan gaji di…

Jumat, 07 Agustus 2020 12:10

Karyawan Gaji Di Bawah Rp 5 Juta Dapat Bansos Rp 600 Ribu

JAKARTA – Konsumsi masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak…

Jumat, 07 Agustus 2020 12:07

Ada 7 Kandidat Vaksin Uji Coba Tahap 3

 JAKARTA- Penelitian vaksin di tanah air terus dilakukan. Kamis (6/8)…

Jumat, 07 Agustus 2020 11:55

1 Persen Kemungkinan Tinggal di Lebanon Itu Hilang Sudah

BEIRUT– Selasa lalu (4/8) seharusnya jadi hari gembira bagi Israa…

Jumat, 07 Agustus 2020 11:49

Tarif Tol Balsam Final, Tiap Dua Tahun Disesuaikan, Pansus DPRD Terancam Kandas

Ketika suara pembentukan panitia khusus (pansus) Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam)…

Jumat, 07 Agustus 2020 11:47

Sabu 200 Kilogram Gagal Edar, Ditangkap di Banjarmasin, Dua Tersangka dari Balikpapan

BANJARMASIN-Bandar narkoba dibuat bangkrut. Rencana distribusi sabu-sabu seberat 200 kilogram…

Jumat, 07 Agustus 2020 11:45

Punya Pabrik Amonium Nitrat, Wali Kota Pastikan Bontang Aman

BONTANG-Penduduk Beirut, Lebanon, tengah berduka akibat meledaknya gudang amonium nitrat,…

Jumat, 07 Agustus 2020 11:43

Warga Wajib Ikut Upacara 17 Agustus

JAKARTA – Perayaan HUT ke-75 kemerdekaan RI memang urung dilaksanakan…

Jumat, 07 Agustus 2020 11:42
Maju-Mundur Rencana Pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-PPU

Traffic Kapal Dievaluasi, Ketinggian 50 Meter Tak Berubah

Realisasi pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) hingga kini…

Jumat, 07 Agustus 2020 11:26

Jangan Coba-Coba Langgar Protokol Kesehatan di Singapura, Dendanya Bikin Miskin Mendadak

SINGAPURA – Seorang pasien Covid-19 di Singapura didenda karena nekat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers