MANAGED BY:
SABTU
08 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 07 Juli 2020 13:47
PARAH..!! Fasilitas Umum Tidak Terurus, Pelabuhan Jadi Warung, Causeway Semakin Tak Jelas
DISAYANGKAN: Puluhan bangunan berbentuk warung non-permanen menjamur di kawasan Pelabuhan Kudungga, Sangatta Utara. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO,

SANGATTA–Belum jelasnya penyelesaian causeway di Pelabuhan Kudungga, Sangatta Utara, membuat lokasi menjadi karut-marut. Kawasan pelabuhan yang seharusnya dijaga ketat, seakan terbengkalai. Bahkan, banyak warung non-permanen menjamur di daerah tersebut.

Diperkirakan ada puluhan bangunan berjenis warung mengelilingi area tersebut. Meski hanya empat warung yang aktif berjualan, namun pembangunan menyerupai pondok warung kian bertambah.

Tidak hanya itu, pelabuhan yang dikenal Pelabuhan Kenyamukan itu kerap menjadi lokasi memancing dan sarana berlibur alternatif masyarakat setempat. Padahal, kegiatan itu sebenarnya sudah dilarang dinas terkait. Imbauan itu gencar 2019 lalu. Memasuki 2020, sudah tidak terlihat spanduk larangan. Sehingga, masyarakat leluasa beraktivitas di area tersebut. Rodi, masyarakat yang sedang memancing, menuturkan area ini sangat strategis untuk melakukan kegiatannya. Sebab, banyaknya hasil tangkapan membuat warga menjadi betah.

"Di sini (Pelabuhan Kenyamukan) bebas, mancing murah, tanpa perlu menyewa kapal bisa dapat ikan besar," ungkapnya.

Saat ditanya perihal larangan berkegiatan di kawasan tersebut, dirinya tidak mengetahui aturan yang berlaku. Bagi dia, selama tidak ada teguran dari instansi yang bersangkutan, ia tetap berkegiatan biasa. "Tidak ada larangan kok, mana ada pemberitahuan. Mancing aja, dari pada saya nongkrong di luar nanti kena virus corona," ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim Irawansyah menyebut telah menyediakan Rp 5 miliar dari APBD untuk digelontorkan sebagai upaya menyelesaikan causeway Kudungga. "Causeway belum selesai, masih terkatung-katung, APBN katanya ada, tapi ternyata belum ada. Mau kita yang kerjakan tapi terhalang aturan," ujarnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers