MANAGED BY:
SELASA
26 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 07 Juli 2020 13:12
2021 Ditolak, Tol Samarinda-Bontang Dimulai 2022

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN–Usulan pembangunan Tol Samarinda-Bontang ditolak dalam program Krisna Selaras Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2021. Alasannya, perlu dilakukan pengecekan kembali mengenai kesiapan readiness criteria atau RC. RC merupakan syarat yang diperlukan untuk memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun dapat dikelola dengan baik atau tidak.

Diketahui, Krisna adalah aplikasi yang merupakan akronim dari Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran yang digunakan dalam usulan program kegiatan DAK fisik tahun 2021. Sedangkan Selaras, adalah Sistem Informasi Penyelarasan Pembangunan Pusat dan Daerah. Dari 11 usulan yang disampaikan ke Kementerian PUPR, hanya 5 kegiatan yang disetujui untuk masuk dalam prioritas Kementerian PUPR pada 2021.

”Itu (Tol Samarinda-Bontang sepanjang 95 kilometer) tidak dibahas saat musrenbangnas. Sehingga kepastian untuk pembangunan di 2021 menjadi bias,” kata anggota Komisi V DPR RI asal Kaltim, Irwan kepada Kaltim Post kemarin (6/7). Lanjut dia, status proyek tersebut saat ini masih dalam penyiapan feasibility study (FS) atau studi kelayakan bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Berdasarkan usulan dalam Krisna Selaras, pembangunan Jalan Tol Samarinda–Bontang akan mendukung Pusat Kegiatan Nasional (PKN) Samarinda dan PKN Bontang. Sehingga diberikan catatan, dan perlu dilakukan konfirmasi apakah pembangunannya termasuk yang akan didanai dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

“Kita berharap, mudahan-mudahan bisa segera dilaksanakan,” ungkap politikus Partai Demokrat ini. Sementara itu, Kepala BPJT Danang Parikesit mengamini jika rencana pembangunan Tol Samarinda-Bontang masih dalam tahapan penyusunan FS dan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal). Berdasarkan tahapan yang direncanakan, tahun depan akan dilakukan penyusunan detail engineering design (DED) dan penyusunan dokumen KPBU.

“Jadi kemungkinan proses tender. Kalau semua lancar adalah tahun 2022,” kata dia saat dikonfirmasi Kaltim Post kemarin. Sebelumnya, Gubernur Kaltim Isran Noor sempat menyampaikan bahwa pembangunan tol yang akan terintegrasi dengan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) ini, akan dibangun melalui penugasan BUMN. Dengan mekanisme tender. “Best interest of users dilakukan dengan penawaran investasi terbaik,” tutupnya.

Jalan Tol Samarinda-Bontang seyogianya sudah direncanakan sejak 2013 lalu. Kala itu, biaya pembangunannya diperkirakan bakal menghabiskan dana mencapai Rp 9,6 triliun. Karena dipengaruhi inflasi dan eskalasi harga material, maka pembiayaan di luar dana pembebasan lahan, diperkirakan membengkak. Menjadi Rp 11 triliun. Dengan panjang tol sekira 94 kilometer.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 26 Januari 2021 12:34

Digugat Tommy Soeharto, Proyek Jalan Terus

JAKARTA– Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto melayangkan gugatan pada…

Selasa, 26 Januari 2021 12:16

Kabar Baik..!! Pasien Buta Sembuh berkat Kornea Sintetis

BAHAGIA benar Jamal Furani hari itu. Hari ketika dia bisa…

Selasa, 26 Januari 2021 12:15

Kasus Korupsi Perusda AKU, Di Atas Kertas WTP, Nyatanya Korupsi

SAMARINDA–Laporan keuangan Perusda PT Agro Kaltim Utama (AKU) sempat diaudit…

Selasa, 26 Januari 2021 11:51

GeNose Akan Dipakai Mulai 5 Februari

JAKARTA – Pemerintah akan mulai menggunakan alat deteksi Covid-19 GeNose…

Senin, 25 Januari 2021 15:00

Terpapar Covid-19, 173 Dokter Sembuh, 28 Dirawat, 5 Wafat, Tenaga Medis Jangan Lelah

Selain mengusulkan penambahan 507 tenaga kesehatan ke pemerintah pusat, Diskes…

Senin, 25 Januari 2021 11:30

Pasien Sembuh Capai 798.810 Orang, Kaltim Urutan Kelima

Perkembangan harian penanganan Covid-19 per 24 Januari 2021, jumlah pasien…

Senin, 25 Januari 2021 11:06

Ancaman Krisis Gizi di Tengah Pandemi, Abaikan Pola Asuh Sebabkan Kematian

Pandemi Covid-19 berdampak ke berbagai hal. Salah satu yang menjadi…

Senin, 25 Januari 2021 11:03

Kasus Gizi Buruk di Kaltim, Jangan Kendurkan Pelaksanaan Program

KASUS gizi buruk di Kaltim seolah “tenggelam” selama 2020 akibat…

Senin, 25 Januari 2021 10:47

Ge Nose Akan Dipakai di Kereta dan Bus Mulai 5 Februari

JAKARTA–Pemerintah akan mulai menggunakan alat deteksi Covid-19 Ge Nose untuk…

Senin, 25 Januari 2021 10:22

Indonesia Menuju 1 Juta Kasus Positif Covid-19

INDONESIA diperkirakan bakal mencapai angka 1 juta kasus positif Covid-19…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers