MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 06 Juli 2020 13:56
78 iPhone BM Asal Singapura Disita
ILEGAL: Kompol Agus Arif Wijayanto (kiri, duduk) dan Iptu Noval Forestriawan menunjukkan barang bukti di Polresta Balikpapan kemarin. Tersangka RS (baju oranye) turut dihadirkan. FUAD MUHAMMAD/KP

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN – Upaya memberantas peredaran telepon seluler (ponsel) black market (BM) membuahkan hasil. Kemarin (5/7), Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Balikpapan merilis hasil pengungkapannya di Polresta Balikpapan.

Penjualan iPhone pasar gelap dengan berbagai model di Balikpapan itu berhasil digagalkan. Upaya itu merupakan bagian dari tindak lanjut Peraturan Menteri Nomor 11 Tahun 2019 tentang Pengendalian Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi yang Tersambung ke Jaringan Bergerak Seluler Melalui Identifikasi International Mobile Equipment Identity (IMEI). Di mana ponsel BM akan diblokir bila tetap beredar.

Kapolresta Balikpapan Kombes Turmudi melalui Kasat Reskrim Kompol Agus Arif Wijayanto menjelaskan, awalnya pada 30 Juni lalu, seorang konsumen melaporkan tertipu sebuah konter saat membeli iPhone. Sejumlah aksesorinya tidak sesuai dengan produk aslinya. “Kami tindak lanjuti ke konter handphone penjualnya. Ternyata benar itu iPhone BM,” kata Agus, Minggu (5/7).

Dipimpin Kanit Tipidter Iptu Noval Forestriawan, petugas akhirnya meringkus pemilik konter berinisial RS (32). Dari penggeledahan, ikut pula diamankan 78 unit Iphone berbagai model dan kotak Iphone kosong. Juga 40 stiker IMEI dan perangkat untuk menempelnya. “Jadi tersangka RS membeli iPhone dari Singapura. Lalu membeli kotak iPhone dan stikernya di Batam dan Jakarta,” sebut Agus.

Pemesanan barang-barang ilegal itu dilakukan melalui daring. Setelah sampai di Balikpapan, tersangka lalu memasukkan iPhone ke kotak sesuai model dan menempelkan stiker IMEI yang sudah disesuaikan. “Dijual dengan harga hampir sama dengan produk yang legal atau resmi. Kalaupun konsumen menawar, turunnya bisa mencapai Rp 2 juta untuk model terbaru,” ujarnya.

Disebut Agus, tersangka baru enam bulan menjual iPhone BM. Dari unit yang disita, ditaksir nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Mengingat harga iPhone 11 Pro Max 256 GB dibanderol sekitar Rp 23 juta, dan terendah iPhone SE seharga Rp 3 jutaan. “Kasus ini masih kami kembangkan. Tersangka mengaku belum banyak menjual unitnya,” bebernya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 27 Oktober 2020 14:20

Korupsi Rp 16,8 T, Benny Tjokro Divonis Penjara Seumur Hidup

JAKARTA– Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro divonis…

Selasa, 27 Oktober 2020 11:51

Gubernur Yakin Serapan Bisa 90 Persen di Ujung Tahun

SAMARINDA- Realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di Kaltim…

Senin, 26 Oktober 2020 17:10

Pemindahan IKN, Menteri Tak Berani Pasang Target

BALIKPAPAN–Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim belum menunjukkan progres…

Senin, 26 Oktober 2020 17:09

Draf UU IKN Katanya Disusun dengan Skema Omnibus Law

ANGGOTA DPR RI daerah pemilihan (dapil) Kaltim Irwan mengamini, hingga…

Senin, 26 Oktober 2020 17:08

Bus Listrik Indonesia Seharga Rp 2 Miliar

INDUSTRI Kereta Api (Inka) menghabiskan dana sekitar Rp 2 miliar…

Senin, 26 Oktober 2020 17:06

Sulit Mencari Dokter Spesialis, Tenaga Medis Menumpuk di Perkotaan

BALIKPAPAN-Sebaran dokter di Kaltim masih belum merata. Sejumlah rumah sakit…

Senin, 26 Oktober 2020 16:14

Menumpuk di Kota karena Bisa Buka Praktik

DATA Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat pada 2019, Kaltim memiliki…

Senin, 26 Oktober 2020 16:12

Kisah Dokter sebagai Garda Terdepan Penanganan Covid-19, Perjuangan Ekstra di Era Corona

Perayaan Hari Dokter Nasional tahun ini terasa berbeda. Bahkan, para…

Senin, 26 Oktober 2020 14:15

Rp 252 Triliun APBD Didepositokan Pemda, KPK Selidiki Modus Deposito APBD

JAKARTA- Kebijakan sejumlah pemerintah daerah yang menempatkan Anggaran Pendapatan dan…

Senin, 26 Oktober 2020 11:06

Kualitas Demokrasi Indonesia Menurun, Publik Takut Berpendapat, Aparat Semena-mena

JAKARTA– Kualitas demokrasi Indonesia dinilai mengalami penurunan. Itulah hasil survei…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers