MANAGED BY:
JUMAT
14 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 06 Juli 2020 13:55
Ancang-Ancang Pansus Perusda dan Seleksi Jabatan

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Seleksi jabatan tinggi pratama (JPT) ditujuh instansi Pemprov Kaltim medio 2019 lalu menuai kritikan dari para wakil rakyat. Wacana membentuk panitia khusus (pansus) pun menyeruak. Lantaran penjaringan ASN eselon II itu diurus oleh panitia seleksi (pansel) yang sudah memasuki masa purnatugas.

Fraksi PKB (F-PKB) menginisiasi dukungan para penghuni Karang Paci, sebutan DPRD Kaltim, agar pengawasan terhadap seleksi jabatan itu terealisasi dalam bentuk pansus. Kini mereka sudah mengantongi dukungan dari tiga fraksi lain. “Selain F-PKB, ada F-PDI Perjuangan, F-Gerindra, dan F-Golkar,” klaim Syafruddin, ketua F-PKB kepada Kaltim Post kemarin (5/7). Menurut dia, jawaban gubernur Kaltim yang disampaikan wakil gubernur pada paripurna nota keuangan, Jumat (3/7), jauh panggang dari api.

Tak menyentuh substansi masalah yang ditanyakan F-PKB. Karena itu, pansus jadi salah satu opsi yang digulirkannya. Alasan pansus ini harus dibentuk, lanjut Udin, begitu dia disapa, sudah sangat jelas. Pertama, lelang jabatan tujuh instansi itu tak diumumkan hingga sekarang. Yakni, Dinas Sosial; Dinas Pariwisata; Badan Lingkungan Hidup; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; Biro Humas Sekretariat Provinsi Kaltim; Biro Pemerintahan, Perbatasan, dan Otonomi Daerah Sekretariat Provinsi Kaltim. Serta jabatan wakil direktur Umum RSUD AW Sjahranie.

Padahal, seleksi berjalan pada April hingga Juni 2019. “Ketua pansel yang juga ASN mestinya sudah purnatugas tapi masih menangani seleksi. Serta tak adanya akademisi sebagai anggota,” lanjutnya. Dengan dukungan empat fraksi itu, usulan agar pansus ini dibentuk ke rapat pimpinan pun dapat terealisasi. Disinggung soal kerja dewan yang kian padat mengingat ada pansus lain yang juga diusulkan, yakni Pansus Perusda. Lalu ada Pansus Covid-19 yang masih berjalan sejauh ini.

“Enggak masalah itu, paling lama sebulan kelar pansus (pansus seleksi jabatan) ini pemprov kooperatif untuk memberikan jawaban,” sanggahnya. Keberadaan pansus ini dianggapnya agar pemprov lebih transparan dalam seleksi jabatan yang ada. Mengingat hasil seleksi saja terungkap ada beberapa ASN yang melebihi batas umur serta tak lulus poin minimun.

Jika nantinya resmi dibentuk, pansus ini hanya bertugas mengkroscek dan memintai keterangan pansel. Sementara Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim memverifikasi administrasi dari hasil kerja pansel tersebut. “Baru diparipurnakan rekomendasinya. Tak perlu kunker (kunjungan kerja). Ini fungsi pengawasan kami,” singkatnya. Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kaltim Andi Harun mengaku, usulan pembentukan pansus seleksi jabatan atau pansus perusda akan segera dirapatkan di internal Karang Paci. Apalagi, dua hal ini merupakan hal yang mestinya bisa transparan ke publik.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 14 Agustus 2020 11:53

Tiongkok Terancam Krisis Pangan, Presiden Xi Jinping Larang Sisakan Makanan di Piring

Ancaman krisis pangan akibat pandemi Covid-19 dan bencana banjir tampaknya…

Kamis, 13 Agustus 2020 13:09

Serapan Anggaran APBD Seret, Hanya Lima Provinsi yang diatas Rata-rata Nasional

JAKARTA- Realisasi serapan belanja daerah kembali mendapat sorotan. Betapa tidak,…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:59

Bahaya Klaster Baru di Sekolah, Pemerintah Diminta Tegas

JAKARTA– Baru beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:42

Lebih Separuh Bayi di Indonesia Tidak Terima ASI Eksklusif

JAKARTA– Lebih dari separuh bayi di Indonesia tidak menerima air…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:18

IKN Mulai,Tahun 2025 Tersedia Dua Juta Lapangan Kerja di Kaltim

Pemerintah terus mematangkan persiapan rencana pemindahan pusat pemerintahan ke Kaltim.…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:16

Balikpapan yang Kembali Menerapkan Pembatasan Sosial di Area Publik

Masifnya persebaran kasus Covid-19, memaksa Pemkot Balikpapan kembali menerapkan pembatasan…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:16

Proyeksi APBD Kaltim 2021 Diperkirakan Rp 9 Triliun

SAMARINDA–Nominal Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim 2021 sepertinya…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:15

Periksa Kejiwaan Pembunuh Ayah Kandung

SANGATTA–Motif Joni (38) menganiaya ayahnya hingga tewas dan membuat istrinya…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:15

KPK Dalami Peran Saksi untuk Tujuh Tersangka

SAMARINDA–Perkara dugaan suap proyek infrastruktur di Pemkab Kutai Timur (Kutim)…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:14

Sepeda Listrik Air Pertama

KALAU main sepeda di atas aspal biasa. Tapi apa pernah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers